<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670</id><updated>2012-02-16T11:35:08.488+01:00</updated><category term='moga moga anak putuku pada bisa njikot piwulang apik lan hikmah'/><category term='as the cooling dews touch the humble hearts'/><category term='SubhanallohwalhamdulillahAllohuakbar'/><category term='17 Agustus 2007 Wisma Duta Wassenaar'/><category term='nggo mawas diri seduluurrr'/><category term='kangge mawas diri'/><category term='may Allah SWT bless us forever...'/><category term='Louvre Museum Central Paris Square 15032007'/><category term='wonten ing ruang kerja kalih tamu pejabat depdiknas pusat'/><category term='moga2 pada depringi hidayah....'/><category term='kaliyan dubes ri utk rep. ceko bpk salim said ing wisma duta 140307'/><category term='laillahaillaantasubhanakainnikuntuminadlolimin...'/><category term='this can be mirror for understanding men'/><category term='semoga gue juga bisa melaksanakannya.....'/><category term='kanggo pepeling awake dewek ikih'/><category term='lencana karya satya: dubes ri: wisma duta 170807'/><category term='LANGLANG EROPA'/><category term='kangge ngoco lan mawas diri pribadi'/><category term='astaghfirullohaládziem.....'/><category term='lahaulawalaquataillabillahiáliyiládziem...'/><title type='text'>Prabulanglangjagat</title><subtitle type='html'>Lahaulawalaquwata illabillahil áliyiládziem.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-6623817591615959901</id><published>2009-04-20T00:48:00.005+02:00</published><updated>2009-04-20T01:01:54.457+02:00</updated><title type='text'>The Power of Positive Attidudes 4</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SeussRBOFUI/AAAAAAAAAWc/MCN1oC17yjE/s1600-h/WASLULN090409.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 133px; FLOAT: left; HEIGHT: 177px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326540860778485058" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SeussRBOFUI/AAAAAAAAAWc/MCN1oC17yjE/s320/WASLULN090409.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;ARIF, BIJAK DAN PROPORSIONAL&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika kita dikaruniai oleh Tuhan/ ditakdirkan memiliki kelebihan dalam hal apapun, termasuk kepandaian dalam menulis, menyusun kata-kata, melihat dan membaca femomena, mengekspresikan diri lewat karya-karya, atau kepandaian/ kecakapan lain yang pasti berbeda –beda setiap manusia…arif dan bijaklah dalam memandang dunia…jernih dan proporsionalah dalam mendeskripsikan, mensikapi dan memperlakukan sesama dan fenomena lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;br /&gt;i. Jika kebetulan kita berjumpa dengan sang juara dunia renang misalnya …janganlah kita memaki-maki, mengumpat, memarahi, memperolok-olok atau mengomelinya kalau dia tidak bisa bermain bola dengan baik atau dia tidak mau dan tidak bisa diajak main badminton atau tidak tahu apa-apa tentang olah raga anggar dan balap mobil misalnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;ii. Kalau kebetulan kita bertemu dengan petani buta huruf yang sedang mencangkul di sawah di desa terpencil misalnya…janganlah kita terus membabi buta ,mengomeli dan memaki-makinya ketika ternyata dia tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis,,,apalagi membuat kalimat, atau paragraph-paragraf yang indah atau karangan yang informative misalnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;iii. Kalau kita berjumpa dengan seorang petugas kebersihan kota yang rajin, disiplin dan penuh tanggungjawab walau sudah tua renta…seorang tukang sapu jalan yang sederhana dan jujur misalnya …janganlah kita marah, sewot dan membabi buta menuduhnya bodoh atau tidak berjiwa melayani ketika dia tidak bisa memberikan informasi tentang sistem perbankan, perpajakan, jaminan social, konstruksi jembatan, teknik bangunan atau manajemen kependudukan misalnya… &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;iv. Kalau kebetulan kita berjumpa dengan seekor kucing di jalan misalnya… janganlah kita menuduhnya sombong atau arrogant ketika dia tidak bisa dan tidak mau berbicara dengan kita,,,janganlah kita sewot, marah, memaki-maki dan menyalahkan serta mencelanya kenapa dia berjalan dengan kaki empat, kenapa dia berbulu, kenapa dia tidak naik sepeda atau tidak memakai baju misalnya… &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;v. Jika kebetulan kita tidak sengaja menabrak pohon misalnya… entah karena meleng (kurang hati-hati) atau oleng (mabuk/ sempoyongan) atau gembeleng (berhaha-hihi/ petantang-petenteng) misalnya… janganlah sewot, memaki-maki dan menyalahkan pohon itu…janganlah menggerutu, memarahinya dan mencelanya…dan janganlah menyumpah serapahinya…misalnya dengan gerutuan sbb;..hai pohon,,,kenapa kamu tumbuh disini...kenapa kamu tidak minggir ketika badanku akan menabrak…kenapa kamu tidak berbicara dan mengingatkan aku…kenapa kamu besar…kenapa kulitmu kasar…kenapa daunmu hijau tidak putih seperti wajah istriku…dst..dst..dst…ha ha ha....Hidup itu terlalu indah untuk digerutuin Man…Peace!!!…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Den Haag, 19 April 2009&lt;br /&gt;hambasahaja-rakyatjelata&lt;br /&gt;s.s. &lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-6623817591615959901?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/6623817591615959901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=6623817591615959901' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/6623817591615959901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/6623817591615959901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2009/04/power-of-positive-attidudes-4.html' title='The Power of Positive Attidudes 4'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SeussRBOFUI/AAAAAAAAAWc/MCN1oC17yjE/s72-c/WASLULN090409.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-4857886397594080493</id><published>2009-03-15T19:28:00.006+01:00</published><updated>2009-03-15T19:48:18.916+01:00</updated><title type='text'>The Power of Positive Attidudes 3</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/Sb1LaEbhRPI/AAAAAAAAAWM/265bMpyhXSU/s1600-h/Copy+of+saidan+red.jpg"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 119px; FLOAT: left; HEIGHT: 160px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313486046604903666" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/Sb1LaEbhRPI/AAAAAAAAAWM/265bMpyhXSU/s320/Copy+of+saidan+red.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HIDUP INDAH SEJUK DENGAN IKHLAS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;1. HATI YANG BERSIH---HIDUP TENTRAM, DAMAI, INDAH DAN BERKAH&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Berjiwa besar,watak ksatria dan sikap yang bijaksana, adil, matang, dewasa, rendah hati; menggalang persahabatan dengan saling menghargai, saling menghormati, saling toleransi dan saling memahami; bermasyarakat dan bersaudara dengan berbaik sangka, saling manasehati dengan adab, tutur kata dan serta bahasa yang baik penuh hikmah, kasih sayang dan kesabaran; bergaul dengan ramah, damai/salam, sopan santun, berkontribusi/ berbagi ilmu dan apa saja dengan keihklasan, melayani dengan tulus dan penuh kehangatan. Saling memberi semangat dalam perjuangan dan pengabdian untuk kebaikan, kemajuan dan manfaat bersama dengan cara yang santun, terhormat dan bermartabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;2. HATI YANG SAKIT---HIDUP RESAH YANG MENIMBULKAN MUSIBAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jubriya: Ujub ( bangga diri ), riya ( memamer-mamerkan keunggulan/ kelebihan diri ); Riki: Iri dan dengki ( tidak perlu paraphrase ); kahlim: serakah dan dlolim ( menyakiti/ merugikan/ menganiaya orang lain yang tidak bersalah dan tidak berdosa, baik dengan verbal maupun non verbal, baik fisik maupun non fisik, baik besar maupun kecil, baik tersembunyi atau terang-terangan baik halus maupun kasar ); sewot, membabi buta, menggerutu, me’ngeblame’/ menyalahkan orang lain, mencari kambing hitam, merendahkan/melecehkan orang lain, selalu mencari kelemahan dan kejelekan orang pihak lain; merasa susah/sedih kalau melihat/mengetahui orang lain senang,maju,berhasil atau sukses; dan sebaliknya, merasa senang/girang kalau melihat/mengetahui orang/pihak lain susah atau gagal; Picik, egois, memaksakan kehendak sendiri, mencari benarnya sendiri, tidak mau menerima argument/penjelasan orang lain… walupun didukung fakta data akurat ….kalau tidak sesuai dengan selera/pandangan pribadinya; menganalisis/ menyimpulkan/ menilai orang/pihak lain secara sepihak dan berburuk sangka tanpa check-cross check/ tabayyun; Mencari pemuasan ego dan narsismenya dengan suka kalau berhasil mencari musuh, memancing perdebatan/ pertengkaran yang tidak sehat, bersifat aggressive baik verbal maupun non verbal walaupun semua tidak disadarinya dan semaikin membabi buta kalau diingatkan atau di counter attack.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;strong&gt;IBARAT/ ANALOGI&lt;/strong&gt;:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;1. Orang yang bersih hati dan ikhlas ibarat matahari yang …. dengan setia, ikhlas/tanpa minta sanjungan, tanpa minta sambutan, tanpa minta tanggapan, tanpa minta imbalan, tanpa menuntut pujian, tanpa mengharap sanjungan…. senantiasa memancarkan sinarnya dengan energy cahaya dan panas/hangatnya sebagi sumber kehidupan bagi manfaat segala mahluk hidup atau mati di seluruh bumi dan tata surya yang mampu dijangkaunya. Maha Besar Allah Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakan semuanya dengan segala rahmat dan berkahnya yang tak terhingga banyaknya dan tak ternilai harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang tidak ikhlas ibarat orang yang merasa hebat telah ‘merasa’ menyumbangkan sesuatu yang hebat dan banyak…ibarati dermawan yang telah ‘merasa’ memberikan berton-ton beras bagi orang yang dianggap miskin dan kelaparan…tetapi memberikanya dengan penuh kejumawaan/ arrogansi, dengan mencaci-maki , dengan mengomel –ngomel tentang keburukan, kelemahan, kekurangan, kemalasan dan kebodohan pihak yang diberi. Dalam pandangan spiritual, perilaku orang yang merasa hebat telah ‘merasa’ banyak beramal/ berbuat / menyumbangkan kebaikan sampai menepuk-nepuk dada sambil berjingkrak-jingkrak menghiba-hiba agar ‘diakui/disanjung’ oleh seluruh dunia seisinya, di mata Yang Maha Menentukan Kehidupan/Mematikan….perbuatannya akan sia-sia , ibarat hangusnya timbunan-timbunan kayu bakar kering yang menghacurkan hijau sejuknya hutan dan menimbulkan panas/sangarnya pergaulan dan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Den Haag, 15 Maret 2009&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Hamba sahaja, wong ndeso rakyat jelata&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-4857886397594080493?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/4857886397594080493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=4857886397594080493' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4857886397594080493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4857886397594080493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2009/03/power-of-positive-attidudes-3.html' title='The Power of Positive Attidudes 3'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/Sb1LaEbhRPI/AAAAAAAAAWM/265bMpyhXSU/s72-c/Copy+of+saidan+red.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-2033401118114779855</id><published>2009-03-01T19:49:00.003+01:00</published><updated>2009-03-01T20:05:29.059+01:00</updated><title type='text'>The Power of Positive Attidudes 2</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SarcXoHCTnI/AAAAAAAAAV8/aSNXSFFzxXc/s1600-h/btfl+girl.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 140px; FLOAT: left; HEIGHT: 178px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308297409271582322" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SarcXoHCTnI/AAAAAAAAAV8/aSNXSFFzxXc/s320/btfl+girl.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Kasih Sayang&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Kasihilah penghuni bumi, niscaya engkau dikasihi penghuni langit. Muhammad Rasulullah Dalam hadis di atas, yang dimaksud ''penghuni langit'' adalah Allah dan para malaikatNya. Adapun ''penghuni bumi'' yang patut dikasihi dan sekaligus dikasihani, merujuk riwayat Abu Hurairah, yaitu segala yang bernyawa. Dengan demikian, menolong mereka -- termasuk memberi air kepada anjing yang kehausan, seperti disabdakan Rasulullah -- berpahala. Tak mengherankan bila kemudian para sahabat Nabi SAW saling berlomba untuk mengasihi para penghuni bumi. Abu Darda, misalnya, begitu sayang kepada burung. Ia berkeliling mendekati anak-anak untuk membeli burung mereka. Ia lalu melepas burung-burung itu seraya berkata, ''Terbanglah, dan kamu bebas mencari penghidupan sendiri.''&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Rahmat Allah yang oleh Alquran disebut mencakup segala sesuatu (wasi'at kulla syai'in), seluruh nikmat yang kita rasakan, barulah satu dari seratus rahmat-Nya. Sedang 99 rahmat yang lain sementara masih ditahan, dan seperti dikatakan Rasulullah, akan diberikan khusus kepada hamba-hambanya yang beriman yang di dalam dirinya terdapat getaran cinta. Sabda Rasulullah: ''Yang bisa masuk surga hanyalah orang yang mempunyai rasa belas kasihan.''Menebar rasa cinta haruslah menyeluruh, tidak pandang bulu, bahkan kepada para preman atau bangsat sekalipun. Kepada mereka, kita tidak boleh mengutuk dan mengumbar dendam. Rasulullah SAW, bahkan, menyuruh kita prihatin dan mendoakan mereka: Alhamumma irhamhu. Allahumma tub 'alaihi (Ya Allah, kasihanilah dia. Ya Allah, ampunilah dia). Kasih sayang (rahmah) juga berarti harapan agar seseorang kembali ke pangkuan Ilahi. Seorang sufi Syaqiq al-Zahid mengatakan: ''Pada saat kamu teringat atau bertemu orang jahat, kemudian kamu tidak merasa belas kasihan kepadanya, berarti kamu lebih jahat dari dia.'' Cinta kepada sesama adalah tolok ukur iman seseorang. Rasulullah SAW menegaskan, ''Bila seseorang tidak punya rasa belas kasihan terhadap sesamanya, maka Allah pun tidak menaruh kasihan kepadanya.'' (riwayat Bukhari-Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Bahkan, dalam hadis yang lain disebutkan bahwa salat dan puasa belum cukup membawa seseorang ke surga sampai dadanya bersih dari dendam, hatinya penyayang, dan berbelas kasih terhadap sesama. Khalifah Umar bin Abdul Aziz menjelaskan, amal yang paling disenangi Allah SWT ada tiga: ''Memberi maaf sewaktu sempat membalas dendam, berlaku adil saat emosi, dan menaruh belas kasihan terhadap sesama hamba Allah.'' Dalam kehidupan kita ini, begitu banyak manusia yang patut dikasihani: yang miskin, yang tak beribu bapak, yang jahat karena terpaksa, yang terkena musibah, dan seterusnya. Mereka adalah makhluk seperti kita, bernyawa. Bedanya, nasib baik belum berpihak kepada mereka. - ahi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003333;"&gt;By D. Sirojuddin AR/ Republika.online&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003333;"&gt;Jumat, 27 Februari 2009&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-2033401118114779855?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/2033401118114779855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=2033401118114779855' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/2033401118114779855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/2033401118114779855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2009/03/power-of-positive-attidudes-2.html' title='The Power of Positive Attidudes 2'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SarcXoHCTnI/AAAAAAAAAV8/aSNXSFFzxXc/s72-c/btfl+girl.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-7283396060103803068</id><published>2009-01-25T19:16:00.005+01:00</published><updated>2009-01-25T19:55:23.643+01:00</updated><title type='text'>The Power of Positive Attitudes</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SXytyntGtTI/AAAAAAAAAVc/R_sATCQh29U/s1600-h/WHITEHOUSE.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295298347044091186" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 137px; CURSOR: hand; HEIGHT: 103px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SXytyntGtTI/AAAAAAAAAVc/R_sATCQh29U/s320/WHITEHOUSE.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;Meraih Kesuksesan dengan 7B&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Harta, pangkat, dan jabatan yang sering kali dijadikan tolak ukur kesuksesan, dalam praktiknya kerap menjerumuskan orang pada kesesatan.Semoga Allah Yang Maha Agung mengaruniakan kepada kita kehati-hatian atas kesuksesan. Sebab, orang yang diuji dengan kegagalan ternyata lebih mudah berhasil dibandingkan mereka yang diuji dengan kesuksesan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Banyak orang yang tahan menghadapi kesulitan, tapi sedikit orang yang tidak tahan ketika menghadapi kemudahan. Ada orang yang bersabar ketika tidak mempunyai harta, tapi banyak orang yang tidak bisa mengendalikan diri saat dikaruniai harta yang melimpah. Ternyata, harta, pangkat, dan jabatan yang sering kali dijadikan tolak ukur kesuksesan, dalam praktiknya kerap menjerumuskan orang pada kesesatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Apa sebenarnya kesuksesan itu? Boleh jadi setiap orang memiliki pandangan berbeda mengenai kesuksesan. Namun secara sederhana, sukses bisa dikatakan sebagai keberhasilan akan tercapainya sesuatu yang telah ditargetkan. Dalam pandangan Islam, kesuksesan tidak sekadar aspek dunia belaka, tapi menyentuh pula aspek akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Kesuksesan, setidaknya mencakup lima hal. Pertama, kalau aktivitas yang kita lakukan menjadi suatu amal. Apalah artinya kita banyak berbuat kalau tidak bernilai amal. Kedua, bila nama kita semakin baik. Apalah artinya kita mendapatkan uang, mendapatkan harta atau kedudukan kalau nama kita coreng-moreng. Ketiga, kalau kita terus bertambah ilmu, pengalaman, dan wawasan. Apalah artinya jika harta bertambah, tetapi ilmu dan pahala tidak bertambah. Bila ini yang terjadi, kita hanya akan terjebak oleh harta yang kita miliki.Keempat, kita disebut sukses kalau kita dapat menjalin silaturahmi dengan orang lain, sehingga bertambah saudara. Apalah artinya mendapatkan uang dan kedudukan, tetapi musuh kita bertambah banyak. Dengan terjalin silaturahmi, insya Allah akan semakin banyak orang yang mencintai kita. Bila orang sudah cinta, maka ia akan mengerahkan ilmunya untuk menambah ilmu kita, mencurahkan wawasannya untuk mengembangkan wawasan kita, serta memberikan tenaga dan hartanya untuk melindungi kita.Kelima, kita disebut sukses bila pekerjaan yang kita lakukan dapat memberikan manfaat yang besar kepada orang lain. Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling banyak manfaatnya". Semakin banyak menjadi jalan kesuksesan bagi orang lain, maka semakin sukseslah diri kita.Pada hakikatnya kesuksesan itu milik setiap orang. Yang menjadi masalah, tidak semua orang tahu bagaimana cara mendapatkan kesuksesan itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Setidaknya ada tujuh formula yang dapat kita lakukan untuk meraih kesuksesan tersebut. Saya menyebutnya dengan 7B. Ketujuh teknik ini harus ada semuanya, jika salah satu tidak ada, maka belum bisa dikatakan sebuah kesuksesan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;B pertama&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, beribadah dengan benar. Ibadah adalah fondasi dari niat, fondasi dari track yang akan kita buat. Siapapun yang ingin membangun kesuksesan, ia harus memperbaiki ibadahnya. Perbaiki, terus perbaiki ibadah. Siapa yang akan membimbing kita jika ibadah kita buruk? Siapa yang akan melindungi kita dari ketergelinciran kalau ibadah kita tidak jalan? Bukankah Allah SWT berjanji akan menolong orang-orang yang ibadahnya baik. Intinya, ibadah adalah fondasi yang akan membuat kita agar senantiasa terjaga dalam jalur yang tepat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;strong&gt;B kedua&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, berakhlak baik. Akhlak yang baik adalah bukti dari ibadah yang benar. Apapun yang kita lakukan, kalau dilandasi akhlak yang buruk niscaya akan berakhir dengan kehancuran. Apa yang dimaksud akhlak yang baik itu? Merespons segala sesuatu dengan sikap yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;B ketiga&lt;/strong&gt;, belajar tiada henti. Karena itu, pertanyaan yang harus kita ajukan adalah apakah kita menyukai belajar? Setiap hari masalah bertambah, kebutuhan bertambah, dan situasi berubah. Bagaimana mungkin kita menyikapi situasi yang terus berubah dengan ilmu yang tidak bertambah!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;B keempat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, bekerja keras dengan cerdas dan ikhlas. Curahan keringat tak selalu identik dengan kesuksesan. Berpikir cerdas adalah merupakan bagian dari kerja keras. Pada prinsipnya, sebuah hasil yang maksimal akan diraih bila kita mampu mengaktualisasikan ibadah, akhlak, dan ilmu kita dalam pekerjaan yang berkualitas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;B kelima&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, bersahaja dalam hidup. Ini poin yang sangat penting. Banyak orang bekerja keras dan mendapatkan apa yang dia inginkan, tetapi dia tidak dapat mengendalikan dirinya. Bersahaja itu bukan miskin, bersahaja adalah menggunakan sesuatu sesuai keperluan. Dengan bersahaja kita akan memiliki kemampuan untuk mengendalikan diri dengan tidak diperbudak keinginan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;B keenam&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, bantu sesama. Gemar membantu orang lain adalah tanda kesuksesan. Kita harus gigih agar kelebihan yang kita miliki dapat menjadi nilai tambah bagi sesama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;B ketujuh&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, bersihkan hati selalu. Bila hati kita berpenyakit, maka akan tumbuh rasa ujub, ria, sum'ah, takabur, dan lainnya. Kondisi ini akan membuat amal-amal kita tidak berarti; tidak indah lagi di dunia dan tidak berkah lagi untuk akhirat. Allah SWT berfirman, Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak bermanfaat, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat (QS. Asy-Syu'ara: 88-89).Andaikata formula ini kita lakukan dengan baik, Insya Allah akan berdampak untuk kesuksesan diri, berdampak pada lingkungan, dan pada saat yang sama berdampak pula pada kesuksesan kita di akhirat. Wallahu a'lam bishawab. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;KH Abdullah Gymnastiar/dokrep/Agustus 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Republika NewsroomJumat, 09 Januari 2009&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-7283396060103803068?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/7283396060103803068/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=7283396060103803068' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/7283396060103803068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/7283396060103803068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2009/01/meraih-kesuksesan-dengan-7b-harta.html' title='The Power of Positive Attitudes'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SXytyntGtTI/AAAAAAAAAVc/R_sATCQh29U/s72-c/WHITEHOUSE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-9164950246502360448</id><published>2008-09-30T10:30:00.009+02:00</published><updated>2008-10-19T21:32:06.998+02:00</updated><title type='text'>RENUNGAN QOLBU AKHIR RAMADHAN 1429 H</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SPuLDTcfBqI/AAAAAAAAAP4/YeyJswWdVd4/s1600-h/BUNGA+INDAH.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258949878760801954" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SPuLDTcfBqI/AAAAAAAAAP4/YeyJswWdVd4/s320/BUNGA+INDAH.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;1. &lt;strong&gt;Di ujung Ramadhan&lt;/strong&gt; tahun ini, yang kebetulan Ramadhan ke 2 di negeri Kincir Angin, ingatan kami terusik pada moment Ramadhan 1426 H tahun 2005 saat di Australia. Saat sholat Idul Fitri di kota Birsbane, kami berjumpa dengan banyak komunitas Indonesia, termasuk mahasiswa/ mahasiswi yang sedang menempuh study lanjut di berbagai kota di Queensland. Dua hal yang kami renungkan adalah betapa ramah dan hangat bersahabatnya sanak saudara kita yang masyarakat biasa dan telah tinggal disana, baik yang karena berumah tangga dengan warga Australia maupun yang bekerja dan mengadu nasib di negeri kanguru. Mereka dengan antusias dan senyum cerah mau berjabat-tangan, bertegur-sapa dan berfoto-ria bagaikan saudara kandung dari jauh yang lama tidak berjumpa sehingga ada rasa kangen yang menggebu. Bahkan kami dijemput oleh salah satu keluarga yang sama sekali belum pernah kenal atau bertemu sebelumya&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Di lain sisi, kami menangkap betapa ‘angkuh’ nya saudara-saudara rekan kita yang mungkin berstatus mahasiswa yang, karena mungkin merasa orang hebat atau merasa orang-orang terpilih dari Indonesia, merasa orang-orang yang nanti akan 'berkedudukan' tinggi di universitas-universitas atau di kantor-kantor berbagai instansi, sehingga mereka nampak enggan dan tidak berminat untuk beramah tamah dengan orang biasa seperti kami. Mereka ‘terlihat’ jumawa sambil mengobrol dan tertawa-tawa penuh ‘ ketinggian’ dengan tangan di pinggang dan didekapkan ke dada dan tidak menghiraukan kami yang merasa berbahagia bila bisa bersilaturahmi dengan siapa saja, apalagi sesama ‘wong’ Indonesia di negeri orang. Ketika persiapan sholat di tanah lapang berumput di luar masjid, sebagai orang desa yang terbiasa dengan gotong royong, kami sibuk membantu dan berakrab ria dengan para ta’mir masjid yang kebanyakan adalah komunitas Timur Tengah untuk menyiapkan tempat, dari mulai menggelar tikar dan mengangkut sound system. Namun, saudara-saudara mahasiswa yang ‘mulia’ itu, bahkan kami tahu dan pernah ‘kenal’ dalam dinas salah satu dari mereka adalah seorang pendidik di salah satu PT swasta di sebuah kota di Jawa Tengah bagian barat, sama sekali tak tergerak untuk melakukan pekerjaan yang mungkin dianggap hina dan tak layak untuk dilakukan oleh tenaga dan tangan-tangan orang-orang penting itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;2. &lt;strong&gt;Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, berkah dan maghfirah&lt;/strong&gt;. Buka bersama adalah moment yang sesungguhnya dapat mengundang dan menjadi wasilah turunya anugrah-anugrah Illahi tersebut. Dengan silaturahmi, jabat tangan, tegur sapa dan senyum tulus saling bertebaran, apalagi bila dilanjutkan dengan tausiyah, pengajian, sholat atau do’a bersama sungguh akan menambah kesyahduan dan intensitas ibadah siapapun yang berpuasa di bulan mulia ini. Semua menjadi moment indah yang mungkin tak bisa ditemui di bulan-bulan lainnya. Kami menyesal dan mohon ampun kepada Allah SWT apabila yang kami renungkan ini hal yang salah atau dosa.&lt;br /&gt;Dalam dua kesempatan Ramadhan di negeri tulip ini, kami ditakdirkan dan diberi kesempatan membaca ’keanggunan’ buka puasa bersama yang sempat kami alami di aula kantor perwakilan. Kerumunan, keramaian dan antrean panjang dan lama akan terjadi khususnya saat-saat menambil minuman, jajanan dan atau makanan. Kenikmatan dan kebahagiaan berbuka puasa kadang sirna, ...astaghfirullah..., akibat menunggu antrian minum atau makan terlalu lama dan kesabaran kita benar-benar diuji karenanya. Apalagi kalau tiba giliran kita sudah sampai di depan wadah-wadah panganan ’stock’nya sudah habis atau menipis serta antrian masih panjang, aneka-warna rasa menjadi satu, antara ’kecewa’ tidak kebagian dan ’kasihan’ pada orang di belakangnya kalau mereka tidak kebagian ’jatah’.&lt;br /&gt;Walaupun ibadah adalah urusan dan hak pribadi, namun nampaknya ’bibit dosa’ selalu menghantui kami saat hati ini tergelitik dan bathin ini tergoda untuk beburuk sangka saat kami tahu bahwa antrean, keramaian dan kerumunan besar itu hampir selalu tidak ada lagi saat waktu sholat, pengajian/tausiyah dan do’a bersama. Kebersamaan, wajah-wajah ceria penuh senyum dan canda-tawa saat menikmati santapan buka puasa dan kehangatan keakraban yang menyejukan jiwa yang selalu kami rindukan kehadiranya ternyata tidak bisa dinikmati sampai akhir acara ...karena hanya sebagaian kecil saja yang tersisa.... Allah Maha Memberi, Maha Mencukupi dan Maha Mengasihi dan memang dunia selalu baik hati dan bersahabat bagi siapapun yang menginginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;3. &lt;strong&gt;Nun jauh di salah satu kabupaten di Jawa Timur di pertengahan bulan Ramadhan tahun ini&lt;/strong&gt;, ada mahluk 'spesies' manusia yang tega menganiaya rakyat jelata ...kaum faqir miskin papa..., bahkan 'membunuh' puluhan diantaranya akibat tergencet dan terinjak injak oleh kerumunan yang ‘sengaja’ dibuat, dengan kemasan berderma membagi zakat. Tiada kata dan dalih yang layak untuk menggambarkan tragedy ini, kecuali si mahluk yang merasa kaya itu ingin diketahui dan diakui oleh khalayak sebagai hartawan yang dermawan dan agamis. Di qolbunya telah bertahta raja dan pembisik kesombongan dengan senjata jubriyanya ( ujub dan riya ). Baginya, ketenaran, kemashyuran, pengakuan, dan perasaan tinggi-hebat-terhormat adalah puncak kejayaan dan kebahagiaan dunia dan makanan jiwa yang lezat-bergizi yang harus digapai dan dipujanya. Semoga Allah SWT melidungi dan menyelamatkan kami dari penyakit-penyalit hati itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;den haag, 30-09-08&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;hambasahaja&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-9164950246502360448?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/9164950246502360448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=9164950246502360448' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/9164950246502360448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/9164950246502360448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/09/renungan-qolbu-akhir-ramadhan-1429-h.html' title='RENUNGAN QOLBU AKHIR RAMADHAN 1429 H'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SPuLDTcfBqI/AAAAAAAAAP4/YeyJswWdVd4/s72-c/BUNGA+INDAH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-3537912686129259228</id><published>2008-08-24T18:10:00.010+02:00</published><updated>2008-08-24T21:21:55.805+02:00</updated><title type='text'>A MUST DIE - CREATURE ... ( 2 ) ...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SLGzrl2F77I/AAAAAAAAAOY/9SrwEQnXmzo/s1600-h/BUNGA+LILY.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238165403083337650" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SLGzrl2F77I/AAAAAAAAAOY/9SrwEQnXmzo/s320/BUNGA+LILY.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff6666;"&gt;Puasa Itu Sederhana &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Dalam rangka menggapai ketakwaan sebagai tujuan berpuasa, ada baiknya sesekali melakukan perenungan yang mendalam terhadap niat dan perilaku kita. Niat bukan hanya sekadar kemauan (&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;wants, interest, desire&lt;/span&gt;), tetapi sebuah komitmen, sebuah akad yang mengilhami seluruh relung jiwa yang melahirkan kesungguhan (jihad), tekad dan nyala api yang tak pernah padam. Niat merupakan dorongan yang maha kuat, sebuah motivasi (berasal dari bahasa Latin, &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;movere&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; yang artinya bergerak keluar, senada dengan kata &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;emovere&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, emosi) untuk mewujudkan seluruh harapan dalam bentuk tindakan. Kualitas pekerjaan seseorang sangat ditentukan oleh kualitas niatnya. Begitu juga dengan berpuasa. Kita diminta untuk memasang niat berpuasa, sebuah dorongan dan nyala api untuk melaksanakan puasa dalam arti yang utuh, yaitu ibadah yang bersifat personal dan sekaligus sosial. Bersifat personal, dikarenakan puasa merupakan bentuk pencerahan batin (Tarbiyatul Qolbi&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;).&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Hati yang telah tercerahkan akan berbinar cahaya (&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;nur)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; sehingga dia mengetahui secara jelas (karena diterangi cahaya), mana yang hak dan mana yang batil. Puasa akan melahirkan kejujuran, amanah dan menumbuhkan semangat pelayanan (&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;em&gt;sense of servitude&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;) yang sangat tinggi. Penghambaan dirinya kepada Allah yang dinyatakan setiap hari minimal 17 kali (&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;iyyaka &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;na'budu&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;) diterjemahkannya dalam bentuk perilaku yang aktual dengan cara menunjukkan sikap pelayanan yang bertanggung jawab (&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;em&gt; stewardship&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; ). Ini semua bermula dari niat yang disertai dengan ilmu dan arah yang benar. Nabi bersabda: "&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;em&gt;Barangsiapa yang berpuasa dengan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;iman dan penuh perhitungan, akan diampuni dosa-dosanya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;." Dari hadis ini tampaklah bahwa iman merupakan dasar dipasangnya niat yang disertai ihtishab sebagai proses penelitian bahkan menguji diri sendiri (self examination). Sehingga, kualitas niat berpuasa akan melahirkan dua hal besar yang akan merubah sikap hidupnya. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, niat berpuasa karena rasa cinta dan rindu yang teramat sangat untuk menghadirkan wajah Allah, sehingga mereka hanya memalingkan seluruh harapan dan tindakannya untuk selalu berpihak di jalan Allah (&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;em&gt;Al Shirath&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Al Mustaqiim&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;). &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, mereka mewujudkan niatnya tersebut dalam bentuk sikap hidup sederhana bahkan melatih untuk hidup berkekurangan, sebagaimana doa Rasulullah: &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;&lt;em&gt;"... Yaa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;&lt;em&gt;Allah, jadikanlah hamba kenyang sehari dan lapar sehari. Agar pada saat perut kenyang, hamba mau bersyukur, dan ketika lapar hamba menjadi orang yang sabar."&lt;/em&gt; &lt;span style="color:#006600;"&gt;Para&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;assabiqqunal awwalun&lt;/span&gt; ( &lt;em&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;path finder&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; ) menjadikan sikap hidup sederhana ( &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;em&gt;wara'&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; ) sebagai hiasan perilaku hidupnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Pada suatu saat Umar bin Khattab ditanya, "Kenapa Anda makan gandum yang kasat dan berpakaian sangat sederhana. Dan Anda hanya minum air putih setiap hari, padahal Anda adalah Al Farouk-Pemimpin umat yang besar?" Umar bin Khattab menjawab: "Aku menjadi pemimpin ini dipilih oleh rakyat, di antara mereka masih banyak yang hidup sangat sederhana bahkan dalam keadaan miskin. Tidak pantas seorang yang dipilih rakyat, makan dan minum serta berpakaian melebihi rakyatnya!" Puasa telah melahirkan pribadi-pribadi yang berakhlak mulia ( noble paragon ). Puasa telah melahirkan tipikal para pemimpin masa lalu yang hidup sederhana bahkan berkekurangan, karena dia menjaga diri (&lt;span style="color:#6600cc;"&gt; iffah&lt;/span&gt; ) agar tidak diperbudak oleh dunia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#999900;"&gt;Toto Tasmara/hikmah/republica.online/2008-08-15 14:56:00&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-3537912686129259228?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/3537912686129259228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=3537912686129259228' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3537912686129259228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3537912686129259228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/08/must-die-creature-2.html' title='A MUST DIE - CREATURE ... ( 2 ) ...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SLGzrl2F77I/AAAAAAAAAOY/9SrwEQnXmzo/s72-c/BUNGA+LILY.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-2114033506242072844</id><published>2008-08-08T21:02:00.004+02:00</published><updated>2008-08-08T21:26:34.392+02:00</updated><title type='text'>A MUST DIE - CREATURE ... ( 1 ) ...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SJyaFeeObMI/AAAAAAAAAOA/OM3XMT5TmE8/s1600-h/tulips+2.bmp"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232226285967535298" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SJyaFeeObMI/AAAAAAAAAOA/OM3XMT5TmE8/s320/tulips+2.bmp" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Membangun Kepedulian&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Apapun dan siapa pun tidak boleh kita remehkan karena kita tidak pernah tahu kapan kita akan terus berada di atas dan kapan kita akan berada di bawah. Awal membangun kepedulian bisa dengan menghilangkan superioritas dalam diri kita, bahwa kita punya sesuatu yang berlebih dari manusia yang lain, lalu dengannya kita berlaku semena-mena.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Kepedulian bisa dibangun melalui satu keyakinan bahwa kita adalah makhluk yang tak akan pernah bisa hidup sendiri, dan karenanya butuh kehadiran yang lain. Lalu dengan sikap ini kita bangun keutuhan kehidupan dengan saling memperhatikan. Inilah mungkin sebagian dari kunci untuk bisa menghargai dan peduli terhadap sesama. Kita sebagai manusia tentu berkehendak untuk disayang, maka sayangi yang lain. Kita sebagai manusia butuh diperhatikan, maka sudilah berbagi perhatian. Begitu seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Berbicara mengenai kepedulian dan perhatian, ia menjadi karakter para nabi yang sulit dicari bandingannya. Contoh kisah Sulaiman AS, seorang nabi sepeninggal Nabi Daud. Sulaiman dikisahkan pernah begitu kehilangan Hud Hud, padahal Hud Hud hanyalah seekor burung kecil dan bukanlah dari golongan pembesar. Ketidakadaan Hud Hud dalam barisan yang sedang diperiksanya, membuat Nabi Sulaiman langsung mempertanyakan keberadaannya kepada yang lain. (QS: An Naml 27: 20-21). Di kemudian hari sejarah menunjukkan, ”burung kecil” itu mampu membawa perubahan yang begitu besar bagi kerajaan Nabi Sulaiman. Rasa terima kasihnya Hud Hud, karena telah diperhatikan Nabi Sulaiman, membuat Hud Hud rela mengabdikan dirinya bagi kemajuan kerajaan Nabi Sulaiman. Kisah dalam surat An Naml 27: 20-44, Hud Hud yang mengantarkan Nabiyallah Sulaiman hingga kemudian bertemu dengan Ratu Saba. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Sikap Nabi Sulaiman kepada Hud Hud menunjukkan kepada kita, perhatian akan menumbuhkan kasih sayang, perhatian akan menumbuhkan kepedulian. Kisah itu juga memberikan kesan mendalam bagi pendatangnya di kemudian hari, betapa kita tidak boleh menyepelekan apapun dan siapa pun. Kita bisa menjadi besar lantaran ada yang kecil, atau seseorang bisa menjadi kaya karena ada yang miskin. Semuanya saling melengkapi keberadaannya satu sama lain. Sikap yang diajarkan Nabi Sulaiman pun mengajarkan satu hal mendasar dalam membina hubungan antarsesama makhluk, apalagi sesama manusia, bahwa kebersamaan sering terbangun dari hal-hal yang kecil, termasuk muncul dari sebuah perhatian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Teladan Nabi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang punya banyak sisi menarik yang bisa digali sehubungan dengan sikapnya yang memang penuh perhatian terhadap ummatnya. Muhammad adalah seorang nabi dan rasul terakhir, dia seorang pembesar. Tapi sebagaimana kita ketahui dari sejarah, beliau adalah orang yang selalu menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya. Termasuk hal kecil seperti menyapa. Baginya, yang terbaik adalah mereka yang memberi salam terlebih dahulu.(Al Hadits). Salah satu sisi menarik tersebut diceritakan, Rasul pernah ”kehilangan” seorang Yahudi, ketika beliau tidak dapati lagi Yahudi itu yang biasanya meludahinya di setiap keberangkatannya ke masjid. Selidik punya selidik, ternyata Si Yahudi sakit keras. Rasul lantas menjenguknya! Tidak ada sikap dendam. Bahkan dengan menjenguknya, Rasul ingin mengatakan ia berbeda dan ia tidak pantas untuk dijadikan musuh. Sikap luar biasa yang ditunjukkan Rasul tersebut, membuat Si Yahudi mengikrarkan kesaksiannya atas kebenaran ajaran yang Rasul bawa. Tidaklah salah jika Rasul pernah berpesan, bahwa berbuat baik kepada yang baik adalah suatu keharusan, tapi berbuat kebaikan kepada mereka yang jahat adalah tindakan yang sudah mencapai derajat ihsan, derajat kesempurnaan iman.(Al Hadits).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Perhatian Rasul kepada sesamanya adalah satu bagian yang tidak bisa terpisahkan ketika seseorang bercerita tentang kepribadian beliau. Hingga di akhir hayatnya, ia masih saja mengingat ummatnya, dan menitipkan pesan terakhirnya kepada sayyidatina Aisyah dan Ruhul Quds, Jibril, mengenai nasib ummat yang akan ditinggalkannya, ”... ummati, ummati, ummati..., ummatku... ummatku ... ummatku.” Oleh karenanya, beliau selalu menganggap mereka yang tidak pernah peduli kepada sesamanya dan tidak pernah mengulurkan tangan kepada orang yang membutuhkan adalah bukan bagian dari ummatnya dan juga bukan bagian dari orang-orang yang akan memperoleh perlindungan kelak di hari akhir, hari tiada perlindungan selain perlindungan Allah dan Rasul-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Kepribadian Nabi Sulaiman dan Nabi Muhammad ini, sangat sulit bisa kita temukan pada sikap sebagian besar pimpinan kita. Perhatian pimpinan kita, mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi, adalah untuk diri mereka sendiri (mudah-mudahan saya salah), tak pernah mau berbagi untuk masyarakatnya. Mereka ini senantiasa terus meminta diperhatikan, jarang sekali mau memperhatikan. Seketika mereka bisa be frantic, kebakaran jenggot, jika eksistensi kedudukan dan jabatannya terganggu. Tapi bisa dengan sangat tenang, tidak pernah tergerak hatinya jika eksistensi kemanusiaan masyarakatnya terabaikan. Begitu jugalah sikap sebagian besar kita. Kita juga seringkali hanya memperhatikan mereka yang ”sekelas” saja. Seakan haram untuk peduli kepada lapisan yang lebih bawah. Kita juga tidak pernah show interest in any problem atas apa yang terjadi di seputar kita. Bencana demi bencana yang terjadi di belahan bumi pertiwi yang sedang menangis ini seakan justru menjadi tontonan seru di layar kaca. Kejadian demi kejadian menyedihkan -- kelaparan, kebanjiran, tanah longsor dan sebagainya -- yang seharusnya mengetuk mata hati dan pintu nurani, justru menjadi bacaan seru di media masa.Tumbuhkan semangat berbagi dan munculkan kepedulian dan kasih sayang. Karena begitu pulalah Allah, Tuhan kita, bersikap kepada kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Obat Mujarab&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Dalam kaitannya dengan keluar dari kemelut hidup, kemampuan melihat mereka yang lebih di bawah, menjadi obat yang mujarab juga buat mengatasi kesedihan hidup. Banyak di antara kita yang merasa susah, karena mikirnya tentang kesusahan diri sendiri saja. Ketika ia bisa melihat kesusahan orang lain, akan tampaklah kesusahan dirinya tidak ada apa-apanya dibandingkan orang lain. Orang-orang yang ingin keluar dari kemelut hidup, juga harus mampu mensyukuri banyak-banyak hal-hal yang lebih yang dikaruniakan Allah kepadanya. Sebab kalau hanya melihat hal-hal yang menyedihkan, jangan-jangan dia hanya akan menyumpahi Allah atas kesedihannya. Ada terlalu banyak karunia Allah yang lain, yang harus lebih disyukuri. Insya Allah kemelut hidup tidak akan terasa. Banyak melihat ke bawah, dan banyak bersyukur, akan mempercepat diri keluar dari kemelut hidup. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Jika kepedulian sudah tidak ada di dalam hati kami, maka Engkau pun menjauh. Jika kasih sayang sudah tidak ada di dalam hati kami, maka Engkau pun menjauh. Jika kami tiada bersyukur kepada-Mu, tiada beribadah kepada-Mu, maka menjauh jugalah Engkau. Ya Allah, apalah lagi kerugian bagi seorang hamba, bila Engkau Yang Maha Membantu, sudah menjauh? Ya Allah, apalah lagi kerugian bagi seorang hamba, bila Engkau Yang Maha Mengasihi Maha Menyayangi, sudah menjauh? Ya Allah, apalah lagi kerugian bagi seorang hamba, bila Engkau Yang Maha Disembah, sudah menjauh? Rabb, jangan jauhkan kami dari diri-Mu. Amin.(77&lt;/span&gt;)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#333300;"&gt;Kolom Ustad Yusuf Mansur&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#333300;"&gt;suaramerdeka.com: 08 Agustus 2008&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-2114033506242072844?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/2114033506242072844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=2114033506242072844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/2114033506242072844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/2114033506242072844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/08/must-die-creature-1.html' title='A MUST DIE - CREATURE ... ( 1 ) ...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SJyaFeeObMI/AAAAAAAAAOA/OM3XMT5TmE8/s72-c/tulips+2.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-3690612494025279315</id><published>2008-07-18T16:12:00.002+02:00</published><updated>2008-07-18T16:22:29.450+02:00</updated><title type='text'>SOUL HEALING DEWS ...( 9 )...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/SIClF_ztj5I/AAAAAAAAAN4/dm2CLUDOp8w/s1600-h/MAWAR+PINK.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224357090196033426" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/SIClF_ztj5I/AAAAAAAAAN4/dm2CLUDOp8w/s320/MAWAR+PINK.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Pengemis buta dan Rasulullah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya Kepada anaknya itu, Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja. Apakah itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu? Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis buta itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW? Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq. Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya. Sebarkanlah riwayat ini ke sebanyak orang apabila kamu mencintai Rasulullahmu... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#009900;"&gt;Pengirim: Nazarudien &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#009900;"&gt;Satgas ICT Dit. PSLB Depdiknas RI&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-3690612494025279315?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/3690612494025279315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=3690612494025279315' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3690612494025279315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3690612494025279315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/07/soul-healing-dews-9.html' title='SOUL HEALING DEWS ...( 9 )...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/SIClF_ztj5I/AAAAAAAAAN4/dm2CLUDOp8w/s72-c/MAWAR+PINK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-1224421536509643792</id><published>2008-06-19T17:16:00.005+02:00</published><updated>2008-06-19T17:25:52.851+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SubhanallohwalhamdulillahAllohuakbar'/><title type='text'>SOUL HEALING DEWS ...( 8 )...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SFp5Zm0FobI/AAAAAAAAAM4/Ou6yH1sid6s/s1600-h/MAWAR.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213612999457481138" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SFp5Zm0FobI/AAAAAAAAAM4/Ou6yH1sid6s/s320/MAWAR.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Bersyukur dalam Kesempitan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;''Dan, hanya sedikit di antara hamba-hamba-Ku yang mau bersyukur.'' (QS Saba' [34]: 13).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Dengan wajah sedih, seorang laki-laki datang kepada seorang ulama. Dia mengeluhkan kefakiran dan berbagai kemalangan hidup yang dialaminya. Ulama tersebut berkata, ''Apa kamu mau penglihatanmu diambil dan diganti dengan seribu dinar?'' Orang itu berkata, ''Tidak.''&lt;br /&gt;Sang ulama bertanya lagi, ''Apa kamu senang menjadi orang bisu dan diberi seribu dinar?'' Orang tersebut menjawab, ''Tidak.'' Sang ulama yang dikenal saleh itu kembali bertanya, ''Apa kamu mau dua tangan dan dua kakimu buntung, lalu kamu mendapatkan dua puluh ribu dinar?'' Orang tersebut lagi-lagi menjawab, ''Tidak.''&lt;br /&gt;''Apa kamu mau jadi orang gila dan dikasih sepuluh ribu dinar?'' tanya sang ulama lagi. Dan, sekali lagi orang tersebut mengatakan, ''Tidak.'' Maka, sang ulama bijak itu pun berkata, ''Terus, apa kamu ini tidak malu kepada Tuhanmu yang telah memberimu harta senilai puluhan ribu dinar?'' Kisah ini berbicara, betapa banyak orang salah persepsi, dikiranya nikmat hanya sebatas harta dan materi semata. Mereka tidak menyadari bahwa nikmat Allah meliputi segala hal: keimanan, kesehatan, keluarga, tempat tinggal, kepandaian, teman yang baik, pemimpin yang adil, tumbuh-tumbuhan, makanan, dan sebagainya. Itu semua adalah nikmat yang harus disyukuri, baik kita memintanya maupun tidak.&lt;br /&gt;Untuk menjadi orang bersyukur, setidaknya ada tiga syarat yang harus dipenuhi. Pertama, mengetahui apa itu nikmat dan meyakini sepenuhnya bahwa nikmat tersebut adalah pemberian Allah. Kedua, bahagia dan gembira dengan nikmat yang Allah berikan kepada kita. Dan, ketiga, melakukan hal-hal yang disukai oleh Pemberi Nikmat, baik melalui lisan dengan ucapan ''Alhamdulillah'' maupun melalui perbuatan-perbuatan yang disukai-Nya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#333300;"&gt;(Abduh Zulfidar Akaha )&lt;br /&gt;hikmah/republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#333300;"&gt;Sabtu, 31 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-1224421536509643792?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/1224421536509643792/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=1224421536509643792' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1224421536509643792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1224421536509643792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/06/soul-healing-dews-8.html' title='SOUL HEALING DEWS ...( 8 )...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SFp5Zm0FobI/AAAAAAAAAM4/Ou6yH1sid6s/s72-c/MAWAR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-4612931161739361152</id><published>2008-05-31T09:22:00.003+02:00</published><updated>2008-05-31T09:31:03.696+02:00</updated><title type='text'>SOUL - HEALING  DEWS ..(7)..</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SED9bvxVlQI/AAAAAAAAALs/yXSQYI3Jh4M/s1600-h/ANTHURIUM.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206439822361990402" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SED9bvxVlQI/AAAAAAAAALs/yXSQYI3Jh4M/s320/ANTHURIUM.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;SUMBER SEGALA DOSA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Nabi SAW bersabda, ''Tiga hal yang merupakan sumber segala dosa, hindarilah dan berhati-hatilah terhadap ketiganya. Hati-hati terhadap &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;keangkuhan,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; karena keangkuhan menjadikan iblis enggan bersujud kepada Adam, dan hati-hatilah terhadap &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;tamak (rakus),&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; karena ketamakan mengantar Adam memakan buah terlarang, dan berhati-hatilah terhadap &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;iri hati&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, karena kedua anak Adam (Qabil dan Habil) salah seorang di antaranya membunuh saudaranya akibat dorongan iri hati." (HR Ibn Asakir melalui Ibn Mas'ud).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Jiwa manusia diliputi oleh sifat takabur pada saat manusia merasa memiliki kelebihan, baik berupa ilmu pengetahuan, harta benda, ataupun jabatan. Dalam keadaan seperti ini, setan tidak akan tinggal diam, dia akan membisikkan dan memasang perangkap untuk menjerumuskan manusia dengan melakukan tindakan yang tidak terpuji. Seperti, mencela, menghina, dan merendahkan orang lain.&lt;br /&gt;Sifat kedua yang diingatkan pada kita untuk mencermatinya adalah sifat tamak (rakus). Sering kali kita melihat betapa rakusnya manusia dalam mempertahankan apa yang sedang dalam genggamannya, baik berupa harta, kekuasaan, ataupun kedudukan. Sama sekali ia tidak mau berbagi dan hanya mau dinikmati sendiri. Ia tidak pernah merasa cukup dan tidak pernah bersyukur atas apa yang diperolehnya.&lt;br /&gt;Padahal, Allah SWT menjanjikan dan mengingatkan berulang kali kepada manusia bahwa sekecil apa pun perbuatan baik yang kita lakukan tidak akan sia-sia. ''Barang siapa yang mau berbuat baik walau sebesar biji dzara pun Allah SWT akan membalasnya.'' (QS Alzalzalah [99]: 7).&lt;br /&gt;Ketiga, hasud atau iri hati. Dengki atau iri hati adalah perasaan tidak rela atau tidak suka melihat orang lain mendapatkan kebaikan atau kenikmatan. Ketika dalam diri manusia telah tertanam sifat dengki, ia akan menghalalkan segala cara untuk menghancurkan orang yang ia dengki. Ia tidak senang melihat orang lain sukses, pintar, hidup bahagia, dan lebih kaya darinya. Sikap seperti ini akan menghapus segala bentuk kebaikan yang selama ini ia peroleh. Perbuatan baiknya akan sia-sia karena dalam dirinya terdapat sifat iri hati. Takabur, tamak, dan hasud merupakan tiga perangai buruk yang menyebabkan seseorang melakukan tindakan yang tidak terpuji. Karena itu, Rasulullah SAW selalu mengingatkan kepada kita untuk menjauhi tiga hal yang menyebabkan manusia terjerumus dalam tipu daya setan. Wallahu a'lam bish-shawab. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#666600;"&gt;Hikmah Republika.co.id/ Jumát, 30 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#666600;"&gt;Oleh : Rahmat Hidayatullah &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-4612931161739361152?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/4612931161739361152/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=4612931161739361152' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4612931161739361152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4612931161739361152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/05/soul-healing-dews-7.html' title='SOUL - HEALING  DEWS ..(7)..'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SED9bvxVlQI/AAAAAAAAALs/yXSQYI3Jh4M/s72-c/ANTHURIUM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-7345424811107248963</id><published>2008-05-03T22:36:00.006+02:00</published><updated>2008-05-03T22:58:14.842+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='laillahaillaantasubhanakainnikuntuminadlolimin...'/><title type='text'>SOUL - HEALING  DEWS ..(6)..</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SBzOCLf7sKI/AAAAAAAAALk/OpUtntGl60g/s1600-h/MAWAR+KUNING.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196254606920495266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SBzOCLf7sKI/AAAAAAAAALk/OpUtntGl60g/s320/MAWAR+KUNING.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Tawadhu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Tiada satu pun karunia yang diperoleh seseorang yang bersikap tawadhu kepada Allah, kecuali Allah meninggikan derajatnya." (HR Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Hadis di atas menjamin ganjaran yang bakal diterima seseorang jika tawadhu. Menghilangkan kesombongan, tinggi hati, merasa hebat, dan segudang penyakit hati lainnya. Rasulullah SAW bersabda, "Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun seberat biji sawi." (HR Abu Dawud).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Manusia diciptakan untuk beribadah kepada-Nya. Pemahaman yang benar terhadap hal tersebut seharusnya tidak melahirkan orang kaya yang merasa lebih hebat dibanding lainnya. Pejabat merasa lebih terhormat ketimbang rakyat biasa, kiai merasa lebih benar daripada santrinya, atau generasi tua merasa lebih tahu ketimbang yang muda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Hadis di atas seharusnya cukup membuat kita sadar dan takut. Shalat, puasa, zakat, haji, dan segudang amal saleh lainnya tidak menjamin kita masuk surga jika di dalam hati kita masih ada setitik kesombongan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Bahkan, pejabat setingkat presiden pun tidak berhak sombong. Hal ini dikisahkan dalam hadis riwayat Ibnu Majah. Diceritakan seseorang yang gemetar ketakutan ketika menemui Rasulullah yang dipersepsikan sebagai raja diraja. Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh hina engkau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Sesungguhnya, aku bukanlah seorang raja. Aku hanyalah anak seorang wanita yang memakan dendeng di Makkah." Subhanallah, betapa agungnya ketawadhuan Nabi SAW. Muhammad bin Abdullah yang seorang Nabi, kepala negara, kepala pemerintahan, raja, panglima militer, pengusaha sukses, pendidik, dan manusia yang dijamin masuk surga tidak membuatnya sombong sedikit pun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Ketawadhuan Beliaulah yang patut diteladani, diikuti, dan ditiru. Seperti telah disebut dalam Alquran surat Alahzab ayat 21, "Sesungguhnya, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang berharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Marilah membuang jauh-jauh kesombongan dalam menjalani hidup yang singkat ini, seberapa pun hebatnya kita. Karena, sesungguhnya kekayaan, jabatan, ilmu, tubuh yang sempurna, wajah cantik, kecerdasan, dan bahkan anak istri kita adalah milik Allah yang dititipkan pada kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Sesungguhnya, orang yang berlaku tawadhu zaman sekarang ini sangatlah sedikit. Apakah kita termasuk di antara mereka? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#009900;"&gt;kolom hikmah republika.c0.id&lt;br /&gt;28 April 2008 oleh Karyanto Wibowo&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-7345424811107248963?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/7345424811107248963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=7345424811107248963' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/7345424811107248963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/7345424811107248963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/05/soul-healing-dews-6.html' title='SOUL - HEALING  DEWS ..(6)..'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SBzOCLf7sKI/AAAAAAAAALk/OpUtntGl60g/s72-c/MAWAR+KUNING.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-4447171158813716628</id><published>2008-04-20T18:54:00.015+02:00</published><updated>2008-04-20T20:16:05.280+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='may Allah SWT bless us forever...'/><title type='text'>RENUNGAN RAKYAT JELATA ( 1 )</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SAt40OzpjJI/AAAAAAAAALc/R0BWZk4Q_08/s1600-h/FTO+RSMI+RED+-+Copy.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191375834197888146" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SAt40OzpjJI/AAAAAAAAALc/R0BWZk4Q_08/s320/FTO+RSMI+RED+-+Copy.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;LOGIKA SEDERHANA, AKAL SEHAT DAN HATI NURANI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Tiap hari kita mendengarkan dan menyaksikan berita-berita politik dari negeri tercinta, baik melalui koran-koran, tabloid-tabloid, TV, website-website atau situs-situs pribadi yang menjamur di era internet yang gampang ditemukan setelah kita '&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;em&gt;google'in'&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;, yang ujung-ujungnya ( UUD ) nya adalah syahwat kekuasaan. Hampir semua penggila kedudukan dan pemuja kekuasaan atau tahta menebarkan janji-janji manis bak angin surga dan retorika berbusa-busa... yang kadang tidak menginjak bumi atau tidak bersentuhan dengan hajat real/ nyata kehidupan rakyat banyak. Saking intensenya bersyahwat kekuasaan, sampai-sampai tiap saat kita disuguhi oleh sajian berita tentang cakar-cakaran atau ontran-ontran seperti saling pecat antar pengurus intern partai, saling klaim keabsahan dan dukungan, saling membuat partai tandingan dan tumbuhnya bejibun partai-partai baru untuk mewadahi syahwat orang-orang yang merasa hebat, merasa tokoh, merasa terkenal dan merasa berjasa kepada rakyat bangsa atau negara ( padahal semua adalah mahluk yang lemah dan pasti akan mati )&lt;br /&gt;Bagi rakyat jelata seperti kami atau orang yang sedikit saja mempunyai hati nurani dan akal sehat, walau kami sadar realita politik, menyaksikan ini semua menjadi mulas/ muak dan bawah sadar kita pasti berbisik...lha ngurus partai sendiri aja acak-acakan tidak becus, lha kok ya nekat dan tidak tahu diri, terus bernafsu untuk berkuasa untuk mengurus negara atau rakyat umum..... pusyiing deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada orang baik, rendah hati, berakhlak mulia, sopan santun, sabar tawakal, ikhlas, berjiwa melayani, sederhana dan memiliki karakter dan kompetensi kememimpinan yang amanah, tulus, penuh kasih dan ingin berkhitmat untuk mengabdi kepada rakyat dengan program-program sederhana yang intinya mengajak dan memberdayakan masyarakat untuk menyambut berkah dan rahmat Yang Maha Kuasa, Maha Kasih dan Maha Memberi, yaitu Tuhan YME, tetapi tidak memiliki akses struktural, legal atau timbunan kapital untuk ‘membeli’ dan menggerakan mesin/ kendaraan politik --- saat ini mungkin belum mendapat tempat dan kesempatan di bumi pertiwi yang sungguh dikaruniai tanah-air yang sangat subur, indah dan kaya-raya akan sumberdaya alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai saja para penghuni negeri ini, saudara-saudara kita yang memiliki potensi dan kompetensi yang mumpuni di berbagai bidang, terlepas dari tinggi rendahnya pendidikan, asal-usul, latar belakang apapun, tapi dengan hati nuraninya, akal sehat, dan karakter yang kuat berkomitmen untuk mewujudkan negeri yang baldatun toyyibatun warrobbun ghofur --- tinggalkan semua hiruk pikuk , riuh rendah dan cakar-cakaran untuk menuntaskan hasrat dan syahwat jabatan, kedudukan, kekuasaan --- lalu masuklah ke ranah barokah yaitu menyebar keseluruh pelosok denyut nadi kehidupan masyarakat, menebarkan virus pengundang rahmat yaitu mensyukuri karunia hidup dari Allah dengan sibuk bekerja, beramal shaleh, berkarya nyata yang manfaat, berinovasi dengan dedikasi dan etos tinggi dengan ikhlas niat ibadah untuk kepentingan, kemajuan dan kesejahteraaan rakyat banyak sesuai dengan keahlian dan bidangnya masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;&lt;strong&gt;Misalnya, yang sepele-sepele saja:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;MISALNYA DEPARTEMEN/ DINAS PERTANIAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt; di tiap-tiap pemda/ kecamatan/ desa )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Program penanaman 1000 pohon buah-buahan, 1000 pohon lombok, cabe, bawang putih, bawang merah dll bumbu-bumbuan, 1000 pohon kangkung, bayam, kacang panjang, dll sayur-sayuran, baik di lahan-lahan kosong, halaman-halaman rumah, pot-pot, vas-vas atau tabung-tabung bambu hydroponic, secara regular dan kontinyu di tiap-tiap RT per bulan dan bukan program instant untuk menipu lewat proposal agar mendapat bantuan uang rakyat dari kas APBD/APBN ( yang pertanggung jawabanya penuh rekayasa dan manipulasi tertulis di kertas sangat rapi dan sesuai ketentuan tetapi dananya tidak kena sasaran dan hanya menguap di kantong aktor-aktor senseless, raja tega/ juragan licik/ broker-broker politik dan struktural yang penuh syahwat dan setelah sekali selesai program semua berantakan mandeg dan terbengkelai tengah jalan )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;strong&gt;BEBERAPA MANFAAT DAN HIKMAH PROGRAM TERSEBUT DIANTARANYA:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;1. Semua lingkungan menjadi hijau segar, asri, sejuk, teduh, nyaman dan sehat karena oksigen melimpah yang Alloh karuniakan melalui jutaan daun-daun pepohonan yang rindang yang juga menangkal debu dan menyerap air, sehingga tidak banjir saat hujan dan sumur-sumur air tanah tidak pernah kering di musim apapun.&lt;br /&gt;2. Hewan-hewan penyangga keseimbangan alam akan lestari dengan siklus dan rantai makanan yang teratur; dengan tidak punahnya hewan-hewan, anak cucu kita generasi mendatang masih bisa melihat binatang-binatang asli tidak hanya lewat gambar-gambar atau dongeng orang tuanya.&lt;br /&gt;3. Menambah gizi dan kesehatan warga/ keluarga/ masyarakat karena terpenuhi asupan sayur dan buah yang segar tanpa bahan kimiawi atau pengawet. Dengan gizi yang baik otak dan tubuh akan berkembang baik sehingga generasi mendatang lebih baik, bukan generasi subhat karena makanan kemasan kaleng/ pastik produk industri pemilik modal besar yang tidak bertanggung jawab dengan pengawet, pewarna, dan zat-zat kimiawi subhat lainya yang berbahaya.&lt;br /&gt;4. Mengurangi beban pengeluaran belanja keluarga dan masyarakat karena sebagian bahan makanan diproduksi secara swadaya; dan otomatis menambah pendapatan dan kesejahteraan keluarga karena beban dan biaya hidup lain bisa semakin ringan.&lt;br /&gt;5. Melatih seluruh anggota keluarga agar rajin bekerja dan tidak menjadi mahluk pemalas dengan cara bergantian merawat tanam-tanaman tersebut dengan penuh rasa senang dan kasih sayang menyiramnya secara teratur, memupuk dll --- daripada waktu habis untuk kongkow-kongkow/ tongkrongan sambil menggoda gadis-gadis/ memalak orang-orang lewat, nggosip-nggosip yang menimbulkan kemarahan, perpecahan, kebencian dan fitnah, merokok/membakar uang atau berpikiran/ berperilaku negatif, kurang terpuji dan tidak produktif lainnya seperti menghujat, berdemo berdarah-darah dengan teriakan-teriakan penuh permusuhan, kebengisan dan kekerasan, merusak sarana publik secara anarkis dll. ketidakberadaban )&lt;br /&gt;6. Melatih dan mendidik semua anak-anak dan warga lainya untuk bersifat jujur dan berjiwa ksatria dengan cara tidak merusak/ tidak mencuri/ tidak merampas atau tidak merampok buah atau sayuran milik tetangga karena masing masing keluarga memilikinya.&lt;br /&gt;7. Memupuk semangat kerjasama, kekeluargaan, kekompakan, saling menjaga dan saling membantu antar keluarga dan warga sehingga suasana kehidupan masyarakat dan pergaulan lingkungan menjadi aman, damai, tentram, sejuk dan menyenangkan/ membetahkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;8. Dan untuk memotivasi, mengapresiasi dan memberikan pengakuan '&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;&lt;em&gt;acknowledgement'&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; atas prestasi dan kinerja semua anggota masyarakat serta mendorong peningkatan produksi dan kwalitas hasil, secara berkala diadakan pantauan, bantuan dan pembimbingan teknis dari petugas dinas terkait tentang produk yang sehat --- juga bisa diadakan kontest produk yang - &lt;strong&gt;ter....&lt;/strong&gt; misalnya terong terbesar, timun terpanjang, waluh terberat, mangga terbesar termanis, bawang terbesar, kangkung tersubur, bayam terbaik dll. yang hasilnya dilelang atau dipamerkan atau dilombakan ke tingkat yang lebih tinggi dan pemenangnya diberi hadiah walau hanya semacam sertifikat kertas dan diumumkan di acara publik lokal sebagai wahana kehangatan sosial-kemsyarakatan ---&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;--- YANG LAGI-LAGI HARUS &lt;strong&gt;DIJAUHKAN&lt;/strong&gt; DARI INTEREST ATAU KEPENTINGAN ATAU AGENDA ATAU IKLAN-IKLAN POLITIK ---&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;8. Kalau semua dapat berjalan dengan baik sebagaimana mestinya, insyaAllah, rahmat barokah Allah Tuhan YME akan datang dan tercurah di bumi yang masyarakatnya beramal shaleh dan berlomba-lomba dalam kebajikan, berakhlak dan berperilaku mulia sehingga ketentraman, kedamaian, keharmonisan, kemakmuran dan kesejahteraan lahir bathin bisa terwujud.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dan menurut kami inilah amalan agama yang nyata....&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Den Haag, 20 April 2008&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Salam,&lt;br /&gt;wongndeso/ earth-touchingdew&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-4447171158813716628?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/4447171158813716628/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=4447171158813716628' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4447171158813716628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4447171158813716628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/04/renungan-rakyat-jelata-1.html' title='RENUNGAN RAKYAT JELATA ( 1 )'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SAt40OzpjJI/AAAAAAAAALc/R0BWZk4Q_08/s72-c/FTO+RSMI+RED+-+Copy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-5384861938712098678</id><published>2008-04-16T23:34:00.005+02:00</published><updated>2008-04-17T10:37:06.868+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kangge ngoco lan mawas diri pribadi'/><title type='text'>SOUL - HEALING  DEWS ...(5)...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SAZ0EHD7h8I/AAAAAAAAALE/Im8HX9zhnXY/s1600-h/mawar+pink2.jpg"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189963234554906562" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SAZ0EHD7h8I/AAAAAAAAALE/Im8HX9zhnXY/s320/mawar+pink2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt; &lt;strong&gt;Cara Islami Berkepribadian Menyenangkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Untuk memiliki kepribadian yang menyenangkan bukanlah sesuatu yang sulit, yang pasti ada banyak cara untuk memperolehnya. Namun yang terpenting adalah adanya kemauan dalam diri kita untuk memiliki kepribadian yang&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;menyenangkan.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Sebab dengan memiliki kepribadian ini bukan hanya dapat mempengaruhi kesehatan jasmani dan ruhani orang yang memilikinya, akan tetapi ia juga akan mendapatkan orang lain merasa nyaman berada di sisinya. Maka dari itu, memiliki kepribadian yang menyenangkan bukan saja harus dimiliki oleh seorang dai yang setiap hari tugasnya adalah menyampaikan risalah dakwah kepada masyarakat, namun juga oleh siapapun, dan pada profesi apapun. Sebab hakekatnya manusia di manapun sama, ia akan tertarik kepada sesuatu yang ia lihat menyenangkan, dan akan lari dari sesuatu yang terlihat menjengkelkan.&lt;br /&gt;Betapa senangnya hati kita, ketika kita mendapatkan banyak orang yang menghargai kita, menghormati kita, memperdulikan kita, namun bukan karena ada apa-apanya, tetapi semata-mata karena memang kita memiliki kepribadian yang menyenangkan. Sungguh sangat sengsara seseorang yang selalu mendapatkan pujian orang banyak, sanjungan, perhatian, penghargaan, dan lain-lain, hanya karena orang-orang tersebut takut akan ketidakstabilan emosinya yang kemungkinan bakal mengancam masa depan hidupnya. Percayalah bahwa semua hal yang ia dapatkan berupa sanjungan itu hanyalah semu belaka dan tidak akan bertahan lama. Hal ini karena pujian itu tidak keluar dari dalam hati yang paling dalam, karena ia muncul bersamaan dengan adanya kepribadian yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, akan saya sampaikan bagaimana cara islami memiliki kepribadian yang menyenangkan, semoga dapat merubah hidup kita menjadi lebih dicintai oleh manusia semata-mata karena mereka merasa nyaman berada di sisi kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;1. Memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan orang lain.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Salah satu sifat seorang muslim yang berjiwa besar adalah, dalam dirinya selalu tersimpan rasa ingin selalu berkhidmat kepada orang lain dan bukan meminta dikhidmati oleh orang lain. Karena ia merasa yakin bahwa sebanyak itu ia memberikan perhatian kepada orang, sebanyak itu pula ia akan mendapatkan perhatian dari orang lain. Orang lain tak ubahnya sebagai refleksi dari pada diri kita sendiri. Pepatah melayu mengatakan, "jika buruk wajah jangan lalu cermin yang dipecah" tetapi perbaikilah bentuk dan raut wajah, niscaya cermin itu dengan sendirinya akan mengeluarkan pantulan yang indah. Nah, salah satu yang dapat memantulkan bayangan indah dari cermin orang lain itu adalah prilaku kita yang senantiasa ingin memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan orang lain. Tidak ada yang dapat membahagiakan hati kita, kecuali jika kita telah benar-benar membantu dan meringankan beban orang lain, tentu dengan satu keyakinan bahwa Allah Swt. akan senantiasa meridoi segala apa yang kita perbuat. Ada satu hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Abu Dawud, di mana Nabi Saw bersabda, "Barangsiapa yang diserahi amanat untuk mengurus kebutuhan umat, namun ia lalai atau tidak memperdulikan kebutuhan, kepentingan dan keterdesakan mereka, maka Allah swt. akan memperlakukannya sama dengan tidak akan memperdulikan kebutuhan, kepentingan dan keterdesakannya di akherat kelak". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;2. Lemah lembut dan dapat mengontrol emosi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Dalam hidup ini, terkadang dalam hati kita sudah tertanam untuk tidak melakukan perbuatan buruk yang bakal merugikan orang lain, namun perbuatan buruk itu bisa jadi muncul dari orang lain. Ada saja perbuatan orang lain yang membuat kita merasa jengkel dan panas hati, boleh jadi perbuatan tersebut disengaja atau tanpa disadarinya. Seseorang yang memiliki kepribadian yang menyenangkan, ia tidak lantas main hantam dan menyalahkan secara kasar. Namun yang ia lakukan adalah memberikan masukan secara bijak dan penuh kearifan. Boleh jadi dengan kearifannya ini akan membekas di hati orang yang berbuat salah kepadanya, sehingga di hari kemudian orang tadi menjadi orang yang selalu merasa takut berbuat kesalahan sekecil apapun berkat nasehat dan masukan yang arif tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh besar pahala kita jika kita mampu merubah jalan hidup orang lain hanya semata-mata sikap lemah lembut dan kemampuan kita mengontrol emosi itu. Ketimbang, jika yang kita lakukan adalah memaki dan memarahinya seolah-oleh tidak ada kata maaf dan introspeksi dalam kamus diri kita. Rosulullah Saw. adalah tauladan yang paling baik, bagaimana beliau bersikap terhadap orang 'ndeso' yang pernah menjambak selendang beliau di tengah orang banyak secara kasar, sampai-sampai akibat jambakan tersebut leher Rosulullah merah memar. Lalu orang itu dengan keras berkata, “Wahai Muhammad beriakanlah sebagian harta yang kau miliki...” Para Sahabat yang ada di sekitar nabi ingin marah, tapi sikap rasulullah ketika itu malah memberikan senyumannya kepada orang itu, lalu dengan penuh kasih sayang beliau berikan seledang yang beliau punya kepada orang tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;3. Mampu memberikan reward dan empatik kepada orang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Salah satu ciri orang yang memiliki kepribadian yang menyenangkan adalah ia mudah memberikan reward atau penghargaan berupa pujian tulus kepada orang yang telah berbuat baik sekecil apapun. Kata-kata seperti, "oh, memang betul-betul hebat kamu yah, atau, "wah, coba kalau tidak ada kamu tadi, bisa lain urusannya", dan lain-lain yang menggambarkan bahwa kita benar-benar dapat menghargai karyacipta orang lain. Coba kita bandingkan dengan ungkapan berikut, "ah, kalau itu sih siapa juga bisa", atau "yah, lumayan lah nggak jelek-jelek banget sih" dan yang semisalnya. Betapa kata-kata ini menampakkan kita belum dapat menghargai apa yang dilakukan orang lain. Coba kita lihat bagaimana Rosulullah ketika ada sesorang yang sedang bicara dengannya, maka dengan penuh khusuk beliau hadapkan badan, telinga, dan matanya untuk memperhatikan lawan bicaranya, dan tidak pernah beliau memotong pembicaraan orang tersebut, sampai ia benar-benara telah selesai dari pembicaraannya. Hal ini betapa beliau mengajarkan kepada kita untuk selalu menghargai orang lain, dan inilah caranya agar kita dapat memiliki kepribadian yang menyenangkan sehingga orang lain merasa nyaman berada di sisi kita. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;4. Tidak membuang muka kepada orang yang suka maksiat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Dalam lingkungan kita terkadang ada orang yang dianggap sampah masyarakat. Kegemarannya adalah mencari keonaran dan membuat kerusuhan dalam masyarakat. Banyak orang yang dalam menghadapi orang semcam ini, malah mengucilkannya. Sampai-sampai ada kesepakatan untuk tidak melakukan hubungan dengan orang tersebut. Sebagai seorang muslim yang kuat, yang tentunya memiliki keyakinan akan adanya kebaikan dalam diri orang tersebut, kita tidak boleh lekas-lekas memutuskan hubungan dengannya. Akan tetapi kita berusaha untuk selalu mencari celah mengajaknya kembali kepada jalan yang benar. Bahkan harus kita ciptakan strategi yang membuatnya dapat luluh untuk menjauhi perbuatan-perbuatan yang tercela itu. Terkadang untuk mewujudkan hasil ini, perlu sesekali kita mengikuti dunia hitam yang orang itu geluti seperti dunia malam, hiburan, perjudian, dll…namun ada satu misi yang kita tuju, yaitu kita akan merubah jalan hidup orang tersebut sekiranya kita telah berhasil meraih hati orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu contoh yang menarik dari cara dakwah seorang wali songo yang ikut menggunakan wasilah musik dan kesenian daerah untuk dijadikan sarana dakwah, ia gunakan wasilah yang sama namun isi dari pertunjukan itu ia rubah menjadi nada-nada dakwah kepada jalan Allah. Berapa banyak orang yang awalnya tidak tau agama lalu menjadi tertarik dengan ajaran agama dengan cara seperti itu. Kuncinya adalah, agar kita tidak lekas memandang sebelah mata terhadap orang-orang yang kadung dianggap sebagai sampah masyarakat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;5. Tidak bersikap angkuh&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Banyak orang mengira bahwa dengan bersikap angkuh akan menjadikan diri kita disegani oleh orang lain, yang betul justru sebaliknya orang akan enggan bergaul dengan kita. Dalam realitas hidup bisa jadi ada orang yang merasa minder melihat kesuksesan hidup yang diraih oleh kita misalnya, rasa minder ini lalu akan melahirkan rasa rendah diri dan kurang bersahabat dengan kita. Pada saat inilah kita perlu menunjukkan sikap rendah hati kita untuk memulai mencairkan kondisi dengan bersikap ramah dan tawadu kepada mereka. Hal ini pula yang pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw, ketika ada seseorang yang hendak menghadap kepada beliau untuk suatu keperluan, namun karena besarnya wibawa rasulullah maka orang tersebut menjadi gugup dan tidak percaya diri, dengan santun kanjeng Nabi berkata, "santai saja, Aku bukanlah Malaikat, aku hanyalah seorang anak ibu dari suku Quraisy yang juga sama-sama makan bubur nasi". Sikap tawadu inilah yang membuat suasana menjadi cair dan berjalan normal, sehingga orang lain merasa senang berada disisi kita. Lalu coba kita bedakan dengan sikap syetan yang berkata, "sesungguhnya Aku lebih mulia dari Adam, karena aku diciptakan dari api, sedang Adam dari tanah," (Q.S. Shad:76).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah di antara cara bagaimana memiliki kepribadian yang menyenangkan, semoga dengan bekal cara ini kita dapat memperoleh target dari sebuah pergaulan hidup yaitu menyebarkan keindahan-keindahan ajaran Allah Swt, baik dengan cara lisan maupun dengan amal perbuatan. Siapa tau, banyak orang yang tertarik kepada Islam bukan hanya disebabkan keindahan ajarannya saja, namun karena ketertarikan mereka kepada perangai yang menyenangkan dari yang kita miliki itu. Amin ya Rabbal ‘Alamin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#6600cc;"&gt;&lt;em&gt;Islamabad, Jum’at 28 Februari 2008./Oleh: Ustadz Muladi Mughni, Lc./ pesantrenvirtual.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-5384861938712098678?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/5384861938712098678/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=5384861938712098678' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/5384861938712098678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/5384861938712098678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/04/soul-healing-dews-5.html' title='SOUL - HEALING  DEWS ...(5)...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/SAZ0EHD7h8I/AAAAAAAAALE/Im8HX9zhnXY/s72-c/mawar+pink2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-3186827576468356729</id><published>2008-04-06T22:32:00.007+02:00</published><updated>2008-04-06T22:54:53.560+02:00</updated><title type='text'>SOUL - HEALING  DEWS ...(4)...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R_k2rvX2SbI/AAAAAAAAAKg/YMUnMlIkZ6Q/s1600-h/ANTHURIUM2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186236570972604850" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R_k2rvX2SbI/AAAAAAAAAKg/YMUnMlIkZ6Q/s320/ANTHURIUM2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:130%;color:#6600cc;"&gt;Kesederhanaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;''Hidup sederhana merupakan bagian dari kebahagiaan.''&lt;/span&gt; (HR Ahmad)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Meski ada jutaan dahan kayu di hutan, seekor pipit cukup memakai sebatang ranting untuk menggayutkan sarangnya. Keselamatan telur-telurnya lebih berarti dibanding seberapa banyak ranting yang bisa dikuasai. Seekor zebra hanya meneguk air kubangan secukupnya meski panas terik membakar.&lt;br /&gt;Alam senantiasa mengajarkan kesederhanaan. Bersikap sesuai dengan keperluan dan kemampuan, tak melebihkan dan tak menguranginya. Menjaga batas kewajaran agar melodi hidup dapat berjalan seirama.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Kesederhanaan adalah kekuatan di balik orang-orang hebat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Tokoh besar dunia, seperti Rasulullah SAW, Sang Budha, dan Mahatma Gandhi, memberi keteladanan itu. Keinginan mereka selalu terkontrol dalam batas keperluan. Mereka tidak mau membebani hidup dengan hal-hal yang remeh, kegiatan yang tidak bernilai. Mereka menempatkan nilai hidup di atas materi.&lt;br /&gt;Tulus menerima dan mensyukuri segala yang dianugerahkan, hidup terasa berkecukupan dan bersahaja. Di negara manapun orang bersahaja lebih dihormati dan disegani.&lt;br /&gt;Rasulullah SAW seorang pemimpin yang sederhana. Rumah dan perabotan beliau sederhana. Pakaian beliau tidak lebih bagus dari yang lain. Beliau bergaul dengan siapa pun, kaya maupun miskin. Pola pikir beliau juga tidak berbelit-belit.&lt;br /&gt;Aisyah RA berkata, ''Rasulullah SAW tidak pernah memilih antara dua perkara melainkan akan memilih yang paling mudah antara keduanya selama perkara itu tidak mendatangkan dosa. Jika mendatangkan dosa, baginda adalah orang yang paling menjauhinya.'' (HR Muslim).&lt;br /&gt;Beliau makan juga tidak melebihi batas kenyangnya perut. Aisyah menuturkan, keluarga Muhammad tidak ada yang pernah kenyang dari roti gandum dua hari berturut-turut sampai meninggal (HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kesederhanaan dapat mengubah suasana sosial semakin harmonis&lt;/span&gt;, terhindar dari kesenjangan yang dapat mengusik ketenteraman hidup bersama. Kesederhanaan akan membuka sekat diri merasa lebih berharga. Dan menggantinya dengan ketawadhuan, kesadaran akan keterbatasan diri, begitu pula rekan-rekan kita.&lt;br /&gt;Maka, saling melengkapi lebih penting daripada menonjolkan diri. Inilah refleksi keimanan, Rasul bersabda, ''Kesederhanaan itu bagian dari iman.'' (HR Abu Dawud).Kesederhanaan berarti melepaskan diri dari tuntutan dunawi yang menyesakkan. Dengan kata lain mengambil persoalan dari esensinya, dan menyikapinya dengan proporsional. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#003300;"&gt;( republika.co.id: Selasa, 06 Nopember 2007)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#003300;"&gt;Oleh : Jebel Firdaus &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-3186827576468356729?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/3186827576468356729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=3186827576468356729' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3186827576468356729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3186827576468356729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/04/soul-healing-dews-4.html' title='SOUL - HEALING  DEWS ...(4)...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R_k2rvX2SbI/AAAAAAAAAKg/YMUnMlIkZ6Q/s72-c/ANTHURIUM2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-6818362062209301358</id><published>2008-03-04T20:02:00.004+01:00</published><updated>2008-03-29T23:35:10.677+01:00</updated><title type='text'>SOUL - HEALING  DEWS ...(3)...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R82dKTZU3ZI/AAAAAAAAAIU/CIgKeJnoyuc/s1600-h/ANNGREK+UNGU2.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173964347249319314" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R82dKTZU3ZI/AAAAAAAAAIU/CIgKeJnoyuc/s320/ANNGREK+UNGU2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;span style="color:#993399;"&gt;Ibadah Kerja&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Umur manusia bukan sekadar jumlah deretan waktu, tetapi sejauh mana kita mengisi dan memberi arti. Dengan begitu, makna panjang umur bukanlah berapa lama kita hidup melainkan berapa banyak prestasi amal yang telah kita buat.&lt;br /&gt;Kata iman dalam Alquran pada umumnya diikuti perintah untuk beramal sebagaimana kata shalat yang seringkali dikaitkan dengan kewajiban menunaikan zakat, membantu fakir miskin, dan anak yatim. Tidak sempurna iman seseorang kalau tidak terbukti amalnya. Tidak sempurna shalat seseorang apabila tidak mendorong cinta kasih pada kaum yang lemah dan kekurangan.&lt;br /&gt;Apalah artinya menggeleng-gelengkan kepala berdzikir apabila tidak peduli pada tetangga yang sedang sakit atau menahan lapar. Ibadah ritual menjadi hampa dan kehilangan ruhnya, apabila tidak dimanifestasikan dalam bentuk amal aktual. Dalam sebuah riwayat dikatakan, Khalifah Harun Al-Rasyid pernah bertanya kepada seorang kakek tua renta yang begitu asik menanam kurma, ''Untuk siapakah benih kurma yang kakek tanam ini, bukankah untuk memetik buahnya membutuhkan waktu yang lama?''&lt;br /&gt;Dengan tersenyum sang kakek menjawab, ''Anakku, sebentar lagi aku segera menghadap Sang Kekasih, karenanya benih kurma ini bukan untukku tetapi dia akan menjadi penolongku kelak di akhirat. Semoga benih pohon kurma ini tumbuh dengan subur, buahnya ranum, pohonnya rindang, sehingga burung-burung berkicau, kumbang madu berlomba menikmati sarinya, dan para pengembara melepaskan lelah di bawah daunnya yang rindang.&lt;br /&gt;Kicauan burung, getaran kumbang serta napas lega para pengembara adalah doa dan cahaya terang yang mengiringi diriku di akhirat kelak.'' Apa yang dilakukan kakek tua itu tidak lain dari amal aktual, serta memenuhi beberapa untaian hikmah sabda Rasulullah, ''Allah sangat mencintai orang-orang mukmin yang bekerja. Mukmin yang kuat lebih baik dari mukmin yang lemah. Seandainya seseorang mencari kayu bakar dan dipikul di punggungnya, hal itu lebih baik dari pada meminta-minta yang kadang-kadang diberi kadang-kadang ditolak. Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah.''&lt;br /&gt;Mereka yang bekerja keras, dapat menjadi wasilah (perantara) untuk memperoleh maghfirah Ilahiyah (ampunan-Nya). ''Barang siapa yang di waktu sorenya merasakan kelelahan karna bekerja, bekarya dengan tangannya sendiri, di waktu sore itu pulalah telah terampuni dosanya.'' (HR Tabrani dan Baihaqi). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Kolom Hikmah&lt;br /&gt;Republika.co.id&lt;br /&gt;Sabtu, 01 Maret 2008 Oleh : Darmilus &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-6818362062209301358?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/6818362062209301358/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=6818362062209301358' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/6818362062209301358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/6818362062209301358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/03/soul-healing-dews-3.html' title='SOUL - HEALING  DEWS ...(3)...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R82dKTZU3ZI/AAAAAAAAAIU/CIgKeJnoyuc/s72-c/ANNGREK+UNGU2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-4172275011846198554</id><published>2008-02-17T00:34:00.026+01:00</published><updated>2008-02-17T10:42:08.425+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SubhanallohwalhamdulillahAllohuakbar'/><title type='text'>INVISIBLE HANDS ... ( 2 ) ...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7d2SbAW85I/AAAAAAAAAIM/0JVrMUifS1Q/s1600-h/MAWAR+PINK.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167729156289917842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7d2SbAW85I/AAAAAAAAAIM/0JVrMUifS1Q/s320/MAWAR+PINK.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Buah Salak di Balik Duri&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#003333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#003333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#003333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#003333;"&gt;Allah is The Holiest...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#003333;"&gt;Allah is The Richest...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#003333;"&gt;Allah is The Highest...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003333;"&gt;Allah is The Greatest...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;May Allah Bless Us Forever...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Suatu hari di musim kemarau yang panas, si Anak Rakyat Jelata ( Araj ) dengan teman-teman sekelasnya berlarian pulang dari sekolah. Si Araj baru kelas 4 SD saat itu. Jarak antara sekolah dengan perkampungan tempat tinggal Si Araj sekitar 1,5 kilometer. Mereka tidak melewati jalan utama desa karena selain untuk menghindari 'sekeluarga' anjing galak yang dipelihara dan sering dibawa oleh pemilik warung 'aneh' penjual gerabah dari tanah yang suka mengejar anak-anak juga karena jalan lebih panjang, panas dan berdebu ( maklum karena belum di aspal ), tetapi melewati jalan-jalan setapak di sela-sela pepohonan yang rindang di tengah-tengah kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Araj hampir tidak pernah jajan saat itu sehingga hari-hari pulang sekolah adalah saat-saat haus dan lapar mendera apalagi di musim panas dengan matahari terik di atas ubun-ubun.&lt;br /&gt;Sepanjang jalan, kadang-kadang mereka berhenti sejenak dan mata saling menyisir ke seluruh sudut tanah bila melewati pohon-pohon buah apa saja dengan harapan bisa menemukan buah buahan yang jatuh yang bisa sedikit mengganjal perut dan melepas dahaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat perjalanan menyusuri tebing sungai, sampailah si Araj dan teman-temanya di atas lubuk yang cukup dalam yang di atasnya tumbuh serumpun pohon buah salak liar yang sudah cukup besar. Hampir tiap hari saat melewati rumpun pohon salak itu semua teman-teman Si Araj berebut untuk mencari-cari buah salak dengan cara memasukan tangannya di sela-sela duri-durinya yang tajam. Dan sepanjang yang Araj tahu, belum pernah sekalipun teman-teman Araj bisa medapatkan buah salak yang mereka cari. Malah kebanyakan mereka pasti tanganya terluka dan berdarah terkena duri walaupun mereka sudah berhati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Si Araj sejak dulu tidak mempunyai tabiat untuk berebut dengan kekuatan tenaga atau otot dan tidak pernah diberi kesempatan untuk ikut berkompetisi mencari buah salak tersebut karena mereka melakukanya dengan cepat bak serangan kilat (&lt;span style="color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;blitz kriegs...?&lt;/span&gt; ) serta was-was takut ketahuan dan dimarahi oleh si pemilik kebun. Dan dasar masih bocah, mereka juga saling men’celakakan’ dan ‘rivalry/bersaingan’ yaitu kelompok anak lain akan segera ‘menyalak-nyalak’ dengan keras dan ganas bila sekelompok anak ‘sainganya’ kepergok sedang mencuri buah milik orang lain, dengan harapan kelompok ‘si pencuri sainganya’ akan ketahuan dan tertangkap basah oleh si pemilik kebun – kemudian biar orang tuanya malu dan mendapat aib kalau anaknya dilaporkan tertangkap basah ‘mencuri’ --- ini yang paling ditakuti oleh si Araj karena orang tua si Araj sangat 'galak' dan tidak ada kompromi kalau menyangkut akhlak anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah hari itu, seperti biasa teman-teman si Araj berebut untuk saling mendahului mencari buah salak. Dan mereka biasanya melakukanya secara bergantian karena hanya ada satu lubang cukup besar disela-sela rumpun pohon salak itu yang nampaknya terbentuk karena saking seringnya dilewati oleh lengan-lengan siapa saja yang mau mencari salak. Dan mereka sebenarnya juga tahu bahwa kelompok anak-anak lain baru saja mendahului melakukan hal yang sama. Tetapi karena terdorong oleh sifat anak-anak yang selalu ingin mencoba-coba dan juga rasa selalu penasaran karena buah salak saat itu masih termasuk buah langka dan elit-enak rasanya disebabkan mereka jarang memakannya. Dan hari itu, seperti hari-hari biasanya, semua nihil, tak ada satupun anak yang berhasil memperoleh buah salak yang selalu menjadi incaran, idaman dan impian.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Terdorong oleh rasa penasaran, rasa ‘kasihan’ kepada teman-temannya yang selalu gagal dan juga karena Si Araj sendiri ingin menikmati lezatnya buah salak, apalagi saat lapar dan dahaga seperti saat itu, Si Áraj iseng-iseng memasukan tanganya di sela-sela pohon salak itu seperti yang dilakukan teman-temanya setiap hari. Dan ... seolah ada &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;‘invisible hands’&lt;/span&gt; ... tangan si Araj berhasil masuk ke tengah-tengah rumpun pohon salak itu dengan mudah dan tidak terkena duri-durinya. Dan ‘subhanalloh’ saat jari-jari tangan Si Araj sedang memulai menggapai-gapai sesuatu di balik duri-duri pohon salak itu, tiba-tiba tangan Si Araj ‘menerima’ sebutir buah salak yang besar seolah ada ‘tangan’ yang memberikan dan menggenggamkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Araj sendiri bengong, bingung dan ‘takjub’ karena begitu cepat dan mudahnya dia memperoleh buah salak ( yang selalu menjadi incaran semua anak-anak '&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;nggragas&lt;/span&gt; ' ) walau baru sekali itu dia ‘iseng’ ikut-ikutan teman mencari salak dan untuk yang pertama kalinya dalam hidup si Araj ‘memetik’ buah salak langsung dari pohonnya. Dan yang lebih mem’bahagiakan’ dan melegakan adalah Si Araj bisa berbagi dengan teman-temanya ( yang kelihatanya juga pada ikut bengong, penasaran dan keheranan seolah tidak percaya ) untuk menikmati buah salak yang besar, harum dan manis itu bersama-sama&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Den Haag, 17 February 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7dzX7AW83I/AAAAAAAAAH8/M7mtmHlM-Es/s1600-h/anggrek+ungu2.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-4172275011846198554?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/4172275011846198554/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=4172275011846198554' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4172275011846198554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4172275011846198554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/02/invisible-hands-2.html' title='INVISIBLE HANDS ... ( 2 ) ...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7d2SbAW85I/AAAAAAAAAIM/0JVrMUifS1Q/s72-c/MAWAR+PINK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-1847849441332333837</id><published>2008-02-14T19:47:00.010+01:00</published><updated>2008-02-15T20:00:53.521+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='laillahaillaantasubhanakainnikuntuminadlolimin...'/><title type='text'>SOUL - HEALING  DEWS ...(2)...</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7SNF7AW82I/AAAAAAAAAHw/FTZsVT8ArxY/s1600-h/MAWAR+MERAH.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff6666;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166909805378859874" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7SNF7AW82I/AAAAAAAAAHw/FTZsVT8ArxY/s320/MAWAR+MERAH.jpg" border="0" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Fiqh, Akhlaq dan Taqwa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Written by Emha Ainun Nadjib&lt;br /&gt;Column Reflection Republika.co. id&lt;br /&gt;Published Dated Sunday 24 June 2001&lt;br /&gt;Accessed Thursday 14 February 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Fiqh atau hukum formal itu penting. Tapi, ada yang lebih dari itu dalam kehidupan manusia. Yakni akhlak, atau moral. Yang puncak adalah taqwa, entah apa bahasa Inggris atau Indonesianya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Kalau Anda sedang jalan, tiba-tiba menjumpai ada seorang anak tergeletak di pinggir jalan karena kelaparan, maka Anda tidak dipersalahkan oleh fiqh serta tidak ada pasal hukum formal negara manapun yang membuat Anda ditangkap polisi. Tapi, menurut pandangan akhlaq Agama atau moralitas sosial, Anda sungguh salah. Apalagi menurut mata pandang taqwa: Anda mungkin dikategorikan bukan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Syarat rukun shalat adalah niat, terus takbiratul ihram dst... Tidak ada syarat harus khusyuk, sehingga kalau tidak khusyuk maka shalat Anda tidak sah. Jadi fiqh dan hukum formal itu lapisan paling dasar dari moral dan yang paling elementer dari taqwa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Saya tidak mengatakan fiqh dan hukum formal itu rendah atau tidak penting, melainkan ada yang lebih tinggi, yakni moralitas dan taqwa. Kalau shalat tidak khusyuk, atau setidaknya kurang berusaha untuk khusyuk, berarti tidak sungguh-sungguh menjalankan moral atau akhlak kepada Tuhan. Taqwanya diragukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Kalau dalam perspektif zakat, misalnya, ukuran fiqih sangat teknis. Misalnya 2,5 persen. Asal sudah bayar segitu, tak dosa. Tapi tak dosa tidak sama dengan sudah berakhlak. Tak berdosa tidak berarti sudah lulus moral. Peta sosial-ekonomi suatu lingkaran masyarakat memiliki ukuran-ukuran tertentu sehingga kelayakan zakat menurut akhlaq berbeda-beda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Mungkin baru pantas kalau kita kasih 10%, atau bahkan 50%. Sedangkan terminologi taqwa menganjurkan kepantasan dan logika bahwa yang disebut sudah bertaqwa adalah kalau sudah ikhlas menyerahkan atau menyampaikan kembali segala yang kita miliki kepada yang punya, melalui siapa saja yang Ia kehendaki. Segala sesuatu yang kita punya itu bukan hanya deposito, rumah dan harta benda, tapi juga seluruh diri kita ini. Kalau sudah pada taraf itu, maka kita mengalami Islam: pemasrahan total diri kita kepada Yang Memiliki, Yang Menciptakan dan kemudian yang selama ini meminjamkan kepada kita&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Jadi sebenarnya taqwa itu sangat sederhana dan kelihatan mudah: yakni mengembalikan barang yang kita pinjam kepada pemiliknya. Apa anehnya dan apa susahnya? Kita mungkin keberatan kalau memberikan barang yang kita miliki kepada pihak lain. Tapi ini kan sekedar menyampaikan barang pinjaman kepada yang punya, tidak ada rugi dan keberatan apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Tapi bagaimana mau omong moral, akhlaq dan taqwa? Sedangkan hukum yang paling sederhana, elementer dan teknis saja pun susah dilaksanakan di negeri ini. Memang bangsat betul kita ini!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Kebanyakan kita cenderung lebih suka menggunakan sudut pandang pertama, yakni fiqh, atau hukum formal. Tapi ternyata tidak juga. Ada maling yang mencuri di suatu kampung, kontan saja masyarakat langsung memberikan hukuman --entah dengan menggebuki beramai-ramai atau menyeret ke kantor polisi setelah kondisi si maling tadi babak belur, atau membakarnya hidup-hidup. Ada dua orang lelaki kehilangan motor. Investigasi. Datang ke desa yang diduga tempat pencurinya. Sampai di sana malah diteriaki sebagai maling. Orang mengeroyoknya dan dibakar hidup-hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Akhlak sosial yang dewasa melakukan etika untuk menanyakan terlebih dahulu, apa latar belakang dia mencuri. Mungkin karena isterinya akan melahirkan, sementara dia tidak mempunyai uang sama sekali. Karena kepepet dan berjumpa momentum, maka terpaksa dia mencuri. Penanganan terhadap si maling tadi, jika dilihat dari sudut pandang yang kedua ini, si maling tetap dihukum atau diserahkan ke polisi, tetapi masyarakat berusaha untuk memenuhi kebutuhannya yang mendesak itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Bila masyarakat kita sudah berada dalam lingkaran taqwa, sebenarnya tidak ada kesulitan dalam mengatasi persoalan-persoalan seperti di atas. Jika si A membutuhkan pertolongan atau bantuan karena isterinya akan melahirkan, maka si A menyampaikan kebutuhannya tadi --secara syariat kepada si B, namun hakikatnya memohon kepada Allah-- sehingga Allah akan memudahkan kepada si A dengan lantaran rizkinya dari si B. Maka, secara batin (hakikat), si A berterima kasih kepada Allah, sedangkan secara lahiriyah (dhohir), dia berterima kasih kepada si B. Dari sini tampak kontinuitas antara dimensi horisontal dengan dimensi vertikal. Bukankah segenap niat dan aktivitas kita selalu berkaitan dengan dua dimensi itu? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-1847849441332333837?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/1847849441332333837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=1847849441332333837' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1847849441332333837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1847849441332333837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/02/soul-healing-dews-2.html' title='SOUL - HEALING  DEWS ...(2)...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7SNF7AW82I/AAAAAAAAAHw/FTZsVT8ArxY/s72-c/MAWAR+MERAH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-5949495351202660195</id><published>2008-02-13T21:31:00.014+01:00</published><updated>2008-02-14T09:55:44.462+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='may Allah SWT bless us forever...'/><title type='text'>SOUL - HEALING  DEWS ...(1)...</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7NUW7AW81I/AAAAAAAAAHo/nhK9-hpmbFE/s1600-h/tulip+putih.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166565950297142098" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7NUW7AW81I/AAAAAAAAAHo/nhK9-hpmbFE/s320/tulip+putih.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:130%;color:#00cccc;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Empat Air Menyucikan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Written by Emha Ainun Nadjib&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Column Reflection Republika.co.id&lt;br /&gt;File Dated Monday 23 September 2001&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#336666;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Accessed Wednesday 13 February 20&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;08&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Ada &lt;strong&gt;empat macam idiomatikal air atau cairan&lt;/strong&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;sebagaimana &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;em&gt;disebutkan &lt;/em&gt;&lt;em&gt;di Al-Quran. Idiomatikal air itu adalah &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;em&gt;lambang &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;em&gt;atas makna &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;em&gt;syariat Islam &lt;/em&gt;&lt;em&gt;( dalam ibadah ).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pertama,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;shalat&lt;/strong&gt; diibaratkan sebagai &lt;strong&gt;air hujan&lt;/strong&gt;, karena terjadi melalui proses pencahayaan. Melalui pencahayaan sinar matahari yang menyerap air di lautan dan di mana saja, maka terjadilah hujan yang merupakan rahmat-Nya. Maka shalat adalah upaya manusia untuk mencahayai dirinya sendiri, atau tepatnya mendapatkan cahaya Allah. Arti cahaya itu sederhana. Bagi orang yang berdagang, cahaya adalah laba, gelap adalah rugi. Bagi kelangsungan rumah tangga, cahaya adalah stabilitas, harmoni, dan ketenteraman. Bagi negara, cahaya adalah tercapainya keadilan di segala bidang. Orang yang melakukan shalat, belajar mencahayai dirinya sendiri, sehingga berpeluang untuk memercikkan cahaya ke lingkungannya. Metode shalat itu sedemikian rupa kondusif terhadap terciptanya sumber cahaya di dalam diri manusia. Singkatnya, misalnya dimulai dari wudlu: membersihkan isi mulut (supaya jujur), hidung (supaya tidak menjadi pemuka masyarakat yang menyebalkan), telinga (supaya mau mendengarkan), dan seluruh wajah (supaya menjaga integritasnya), tangannya (supaya kinerjanya bagus), kakinya (supaya langkahnya tidak ngawur), dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Kalau orang kentut, yang dicuci dan dibersihkan bukan pantatnya, melainkan wajahnya. Karena yang merasa malu dan menjadi kotor sesudah kentut bukan pantatnya, melainkan wajahnya. Dalam sujud orang meletakkan wajah dan kepalanya lebih rendah dari pantatnya. Itu suatu workshop tentang derajat kepribadian. Kalau melangkah tak hati-hati, nanti image tentang kita lebih rendah dari pantat kita sendiri. Sekurang-kurangnya 17 kali sehari kita letakkan wajah di bawah pantat itu, dan pada saat sujud itu kita ucapkan 'Maha Suci Allah yang Maha Tinggi'.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;puasa&lt;/strong&gt; ibarat &lt;strong&gt;air arak&lt;/strong&gt; (khamr) atau &lt;strong&gt;ragi.&lt;/strong&gt; Dalam puasa sebenarnya terdapat proses 'peragian' sebagaimana yang terjadi dalam proses pembuatan tape. Proses 'peragian' sesungguhnya merupakan metode 'pembersihan' rohani manusia. Puasa, hakikatnya, bukan hanya menahan lapar dan haus serta mengendalikan hawa nafsu seksual saja, tetapi juga menahan dari hal-hal yang mengotori jiwa. Peragian adalah pelembutan. Orang yang berpuasa mengubah dirinya dari karakter ketela menjadi tape. Dari watak wadag kasar menjadi rohani lembut. Dari pemarah menjadi pemaaf. Dari kerdil menjadi arif. Dari sempit menjadi luas. Dari rakus menjadi legawa. Dari penuh nafsu menjadi nothing to loose.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;zakat &lt;/strong&gt;ibarat &lt;strong&gt;air susu&lt;/strong&gt;. Zakat fitrah maupun zakat mal merupakan kewajiban bagi orang Islam yang sudah melampaui batas nishab untuk mengeluarkan zakat (mal) kepada mereka yang berhak menerimanya. Tidak ada kambing yang kepalanya melengkung ke bawah badannya sendiri, karena menyusu putingnya sendiri. Susu kambing bukan milik kambing itu sendiri seluruhnya. Di antara susu yang dimuat di kantungnya, terdapat hak orang lain. Seekor induk kambing yang tengah menyimpan air susu ditubuhnya misalnya, tidak seratus persen berhak atas susunya sendiri, melainkan harus diberikan kepada anak-anaknya. Itu adalah hak anak-anaknya. Bila air susu kambing itu tertahan ditubuhnya, justru menimbulkan penyakit. Jika kewajiban zakat tidak dilaksanakan, hal itu lebih 'berat dosanya' dibanding dosa seorang pencuri. Seorang pencuri biasanya mencuri harta 'orang kaya', sedangkan orang yang tidak membayar zakat ibaratnya orang yang kaya yang 'mencuri' hak orang fakir-miskin. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;strong&gt;Adapun &lt;span style="font-size:130%;"&gt;keempat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;haji,&lt;/strong&gt; identik dengan &lt;strong&gt;air madu&lt;/strong&gt;. Maknanya adalah orang yang telah 'suci' kembali ke fitrah, sebagaimana bayi yang baru dilahirkan, sehingga di dalam pergaulan kemasyarakatan selalu memberikan kemaslahatan dan kemanfaatan kepada dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan lebih luas. Sebagaimana madu yang rasanya manis --yang bentuknya tidak cair maupun padat-- dan memberikan kemanfaatan pada kesehatan tubuh (manusia), maka orang yang ibadah hajinya mabrur, sesungguhnya selalu menjauhi dari hal-hal yang tidak berguna (sia-sia). Sebaliknya orang tersebut senantiasa memberikan hal-hal yang bersifat positif kepada yang lain. Madu bisa dianggap minuman, bisa dianggap makanan, ia meta-kategori. Orang yang berihram dalam haji sudah mengatasi kelelakiannya dan keperempuanannya. Berarti ia menapak ke level rohani, daerahnya Tuhan. Tuhan itu tidak lelaki tidak perempuan. Juga malaikat. Bahkan lebih sederhana dari itu: yang namanya kecerdasan, intelektualitas, visi, gagasan, ide, kearifan, kebijaksanaan, kemuliaan, dan seterusnya, itu semua tidak laki-laki tidak perempuan. Jadi, orang berhaji itu orang paling tinggi pencapaiannya, kalau sungguh-sungguh berhaji. Ia sudah memiliki kedewasaan untuk tidak direkrut oleh berbagai jenis primordialisme hidup: parpol, ormas, golongan, kelompok, atau sentimen-sentimen kekerdilan lainnya yang merepotkan kebersamaan hidup manusia. Mestinya begitu. Tapi yang kita punya adalah Persatuan Haji. Ini suatu golongan, yang berbeda dengan golongan lain, misalnya Persatuan Orang Belum Haji. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-5949495351202660195?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/5949495351202660195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=5949495351202660195' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/5949495351202660195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/5949495351202660195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/02/soul-healing-n-heart-touching-dews-1.html' title='SOUL - HEALING  DEWS ...(1)...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R7NUW7AW81I/AAAAAAAAAHo/nhK9-hpmbFE/s72-c/tulip+putih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-8038609709632153627</id><published>2008-02-07T22:51:00.000+01:00</published><updated>2008-02-08T20:05:09.115+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='astaghfirullohaládziem.....'/><title type='text'>INVISIBLE HANDS ... ( 1 ) ...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6t9zL5zfQI/AAAAAAAAAHg/j2O7NcmFiaA/s1600-h/ANGGREK+PUTIH.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164359716032445698" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6t9zL5zfQI/AAAAAAAAAHg/j2O7NcmFiaA/s320/ANGGREK+PUTIH.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Seorang Bocah telanjang &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;dan burung-burung kecil..&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Suatu sore di sebuah kampung di kaki perbukitan di Jawa Tengah bagian selatan, seorang anak kecil, sebut saja Si Hamba Sahaja ( Hamsa ) baru pulang mandi dengan adiknya di sungai dekat rumahnya yang sederhana. Dia berjalan pulang sambil berlari-lari kecil karena udara musim kemarau agak dingin dan bertiup keras. Sesekali dia membunyikan terompet tangan yang kadang belum bisa berbunyi sempurna, maklum karena dia baru berumur sekitar 3 tahun. Dia juga tidak mengenakan handuk atau baju hangat atau pakaian apapun. Maklum dia hanya anak orang desa petani biasa yang hidup sangat sederhana dengan ke sepuluh saudaranya yang lain. Mandipun dia tidak memakai sabun atau shampoo karena memang tidak mampu membeli. Dan kalaupun sempat sikat gigi ya hanya digosok dengan pasir sungai yang diambil langsung di dasar air.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Sesampainya di dekat rumah yang dikelilingi pagar hidup seperti pohon teh-tehan dan pohon-pohon bunga sepatu, dia digertak oleh beberapa kakaknya supaya tidak berlari atau bersiul atau berisik apapun karena mereka sedang mengejar-ngejar anak-anak burung Prenjak yang sedang mencari tempat untuk tidur dengan induknya karena memang sudah sore. Untuk menangkap burung-burung itu, mereka juga sudah memasang beberapa perangkap atau jerat, baik tali maupun getah pohon nangka. Karena sedang dikejar-kejar, suara burung-burung itu, terutama induknya, ramai sekali saling bersahut-sahutan. Kakak-kakak Si Hamsa juga tidak kalah ramainya saling mengejar dan memberi aba-aba, kadang diselingi umpatan kekesalan atau kekecewaan karena selalu gagal menangkap burung-burung itu. Kakak-kakak Si Hamsa jelas tidak membolehkan Si Hamsa ikut mengejar karena dianggap masih anak kecil belum tahu apa-apa, malah mereka menganggap si Hamsa hanya mengganggu atau menghalangi saja bila ikut nimbrung.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Si Hamsa hanya berdiri di tempat sambil menyaksikan aksi kejar-mengejar seperti dalam film-film action ( Si Hamsa baru tahu film setelah kelas 2 SMP nonton lewat TV hitam putih milik tetangga yang jam tayangnya sangat dibatasi karena takut lantainya kotor, dan kadang hanya curi-curi nonton lewat jendela yang kadang juga ditutup kordennya…. he he he ). Dan entah karena sudah capai atau kehilangan tenaga, burung-burung itu berhenti berbunyi, hanya sesekali masih terdengar suara anak-anak burung Prenjak itu mungkin memanggil-mangil induknya. Dengan semakin hilangnya suara burung-burung itu, kakak-kakak si Hamsa kelilangan jejak karena hari juga semakin sore dan penglihatan juga semakin susah karena warna burung-burung itu sama dengan warna daun-daun dan ranting-ranting pohon. Kakak-kakak Hamsa akhirnya hanya saling ‘maido’ dan saling menyalahkan. Dan dari cara mereka saling memandang, Si Hamsa bisa merasakan kekecewaan kakak-kakaknya karena gagal menangkap burung-burung kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Dan tanpa disuruh, dengan maju mundur takut kalau digertak lagi atau dimarahi kakak-kakaknya, Si Hamsa berinisiatif ikut mencari burung-burung itu. Si Hamsa sama sekali belum pernah menangkap burung saat itu dan tidak mempunyai taktik atau strategi apapun untuk melumpuhkan binatang apapun, maklum masih kecil. …….. Dan seolah ada ‘&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;strong&gt;invisible hands'&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, yang menuntun dan membimbing, Si Hamsa langsung menuju pagar rumah di belakang dapur. Setelah mengamati beberapa saat di rerimbunan pohon bunga sepatu, yang bagi Hamsa cukup tinggi saat itu, Si Hamsa melihat anak-anak burung itu sedang hinggap berdampingan di ranting. Betapa girangnya si Hamsa karena ketika Hamsa mendekat, anak-anak burung itu tidak lari atau terbang, tetapi malah membuka-buka paruhnya sambil menyorong-nyorongkan kepalanya sambil mengeluarkan bunyi-bunyi manja. Si Hamsa semakin takjub ketika burung-burung itu tidak berontak saat tangan Si Hamsa memegang dan menangkapnya. Dan dengan penuh suka cita, Si Hamsa memanggil-manggil kakak-kakaknya kalau burung-burung itu sudah berhasil ditangkap. Tetapi……. Si Hamsa merasa kecewa karena keinginan untuk memelihara burung-burung itu ditolak mentah-mentah oleh kakak-kakaknya. Dan…. Si Hamsa malah sangat menyesal dan menangis sedih telah menangkap burung-burung yang indah dan lucu itu karena burung-burung itu ternyata malah… di…ba…kar…. dan… di…ma….kan… ra…ma..i… ra…ma…i… &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;( Walaupun sekarang Hamsa paham mungkin kakak-kakak Hamsa sesekali ingin makan yang mengandung protein hewani karena keluarga Hamsa saat itu memang dalam kondisi ‘&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;unde&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;r&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;survival limits line’&lt;/span&gt; ... ) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Den Haag, 07 February 2008&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-8038609709632153627?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/8038609709632153627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=8038609709632153627' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/8038609709632153627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/8038609709632153627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/02/invisible-hands-1.html' title='INVISIBLE HANDS ... ( 1 ) ...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6t9zL5zfQI/AAAAAAAAAHg/j2O7NcmFiaA/s72-c/ANGGREK+PUTIH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-5334742155854582701</id><published>2008-02-05T22:14:00.000+01:00</published><updated>2008-02-06T18:45:33.542+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lahaulawalaquataillabillahiáliyiládziem...'/><title type='text'>SAAT-SAAT AIR MATA HANYA BISA MELELEH ( 2 of 9 )</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6jSDr5zfPI/AAAAAAAAAHY/5-b3q8RYuh4/s1600-h/melati.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163607933546888434" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6jSDr5zfPI/AAAAAAAAAHY/5-b3q8RYuh4/s320/melati.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Koloh jenthik, mlongo, ngeleg idu...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;Ngayer ayer mbok ana wong sing aruh aruh...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Plolar plolor mbok ana wong sing welas asih...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Klintar klinter mbok ana wong sing duwe ati....&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ngertia bocah bocah cilik esih suci kaya melati...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Aja disia sia utawa dikilani, kabeh mahluke Gusti..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Crita kiye ora bakal bisa kelalen merga saking jerone nelesi kamanungsan wong sih esih duwe ati lan welas asih. Si tukang ngarit ya ora bisa meksa wong liya kon bisa ngrasakna lan njikot hikmahe merga GustiAllah sing kuasa molak malikna micek mbudegna ati lan jiwane menungsa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Nalika kue si tukang ngarit esih kelas 2 SD. Ya agi seneng senenge dolan, seneng tontonan utawa hiburan merga jaman semono ora duwe radio, ora duwe tape ora duwe TV. Lan jan umur umur agi semega, mendane ana ya hawane kencot lan kepengin mangan bae. Lha wektu semena ana dulur, jere sih kepernah nini, sing lagi mbarang gawe utawa hajatan nyunati anak lanange sing ragil, ya kepernah paman lah. Merga keluargane nini kue kegolong wong sugih...gole duwe gawe geden2an lan nanggap wayang kulit. Dulur2 kabeh sekang desa endi baen pada ngumpul lan rewang-rewang. Panganan mambrah mambrah ngebeki umah, umahe telu cacahe&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Lha wong jerene kepernah putu....si tukang ngarit karo adine cilik2 telu cacahe, umur 5 tahun, 4 tahun lan 2 tahun ya kepengin melu bungah lan kepengin mangan enak lah. Dilakoni bareng bocah papat mlaku, wong umahe madan adoh, ketimik thimik..malah sing cilik dewek kadang kudu digendong gantian merga mlakune urung lancar esih sempoyongan. Bareng wis tekan nggone ninine kejaba tujuane arep nonton, ya angger duwe duit kepengin tuku jajan lan panganan..merga akeh bakul apa baen…Jaman semana nek ana tontonan nang ndesa ndesa bakul2 akeh banget kaya pasar tiban. Ningen ya langka wong utawa dulur2 sing gelem aweh duit… Dadi kejaba kur mlongo thok nek weruh bocah2 cilik liyane pada tuku jajan lan ngeleg idu thok nek nyawang kanca2ne pada mangan jajan…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;Si tukang ngarit ya kadang melas ndeleng adi2ne cilik2 pada kriyap kriyip matane, lha si tukang ngarit ya esih cilik nembe kelas 2 SD. ( La haula wala quwata illa billahil áliyil adzim ). Alhamdulillah si tukang ngarit lan adi2ne ora ana sing duwe watek clamit utawa ora gelem jaluk utawa nyolong. Dadi ya pada kur klintar klinter, mutar muter, arep api api nonton wayange genah ora bisa weruh sebab esih endep endep awake lan urung patia mudeng lakone. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Lha sing nelangsani…., gandeng selot suwe selot kencot wetenge perih tur ya agi semega, si tukang ngarit lan adi2ne ya kadang kadang kumawani nongol lan klintar klinter maring dapur mbok menawa ana sing nawani panganan wong jerene esih kepernah putune si nini sing agi duwe gawe. Ningen…..wong pirang2 kemerab tur ya akeh sing pada ngerti wong jere kepernah dulur ya pada ora ngrewes, langka sing nakoni, langka sing gelem aruh aruh, langka sing nawani utawa langka sing aweh panganan. Si tukang ngarit karo adi2ne ya kur mlongo maning..ngeleg idu thok ngasi gulune lara nahan dada nelangsa ora karuan lan weteng kencot kroncongan. Si tukang ngarit ya kur mrebeses mili matane…..nangis mbatin. Sajroning ati lan sukma, sekang kersane Allah, si tukang ngarit ora dendam lan ora terus due penggalih ala, ora kepengin tumindak ala, kaya dene nguntet, nyolong utawa njaluk-njaluk ngemis kanthi memelas, malah tukul rasa welas asihe sing gede, lewih melas karo adi2ne sing urung ngerti apa2.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Lha sing lewih nelangsani maning, nalika wengine, si tukang ngarit karo adi2ne dijak karo mboke ( gandeng esih cilik2 adi2ne si tukang ngarit ditutna nang mboke, sing cilik dewek diemban sebab kadang2 ngatuk lan turu mbok kepidek wong, adi sing loro maning nggandeng tangan kiwa tengene mboke, lha si tukang ngarit nginthil ngetut mburine) bola bali mlebu maring dapur nggon panganan kaya esuk awan kae, ya jan langka wong sing aruh aruh utawa nakoni. Lha wong sepirang pirang kemerab rame banget, panganan mambrah mambrah koh jan pada ora ana sing melas blas karo si tukang ngarit lan adi2ne. Apamaning koh aweh panganan, nawani thok be ora… padahal si tukang ngarit karo adi2ne ngarep arep banget ana sing nawani utawa sing gelem aweh panganan sebab saya wengi hawane saya kencot. Jaaan…ujar ujare dikancani mboke bisa kaleksanan mangan enak nang umahe ninine sing lagi hajatan….jebule ya nasib….tetep langka wong sing peduli karo si tukang ngarit, langka sing nawani utawa aweh panganan wlo bekas utawa wis mambu sekalipun. Ya akhire si tukang ngarit lan adi2ne sing wis ongap angop kriyap kriyip anu ngantuk lan kencoten, kur mlongo maning, nangis mbathin, mata mrebes mili…tiwas plolar ploror, nganguk anguk, ngayer ayer mbok ana menungsa sing duwe ati lan gelem welas asih…jebule urung ketiban nasib apik. Akhire bocah2 cilik sing urung ngerti dosa, urung mudeng salahe apa kok ngalami lakon sing nelangsani… disewiyah wiyah…wujuduhu kaádamihi….kur koloh jenthik maning ngasi ngiler, ngeleg idu…glzxk glzghx..glxzx….kur bisa sambat karo Sing Maha Welas Asih….&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Den Haag, 05 February 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-5334742155854582701?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/5334742155854582701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=5334742155854582701' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/5334742155854582701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/5334742155854582701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/02/saat-saat-air-mata-hanya-bisa-meleleh-2.html' title='SAAT-SAAT AIR MATA HANYA BISA MELELEH ( 2 of 9 )'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6jSDr5zfPI/AAAAAAAAAHY/5-b3q8RYuh4/s72-c/melati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-7380705669918219902</id><published>2008-02-05T00:01:00.000+01:00</published><updated>2008-02-08T20:05:37.645+01:00</updated><title type='text'>SAAT-SAAT AIR MATA HANYA BISA MELELEH ( 1 of 9 )</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6eZm75zfOI/AAAAAAAAAHQ/bKknB1EMjQk/s1600-h/pohon.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163264391997783266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6eZm75zfOI/AAAAAAAAAHQ/bKknB1EMjQk/s320/pohon.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Cerita cerita berikut ini hanya kilas balik beberapa kisah perjalanan hidup hamba Alloh yang sangat tidak berharga dan sangat tidak mulia ini, bukan untuk jumawa, bukan untuk sumáh, bukan untuk ghibah, bukan untuk riya, bukan untuk sombong, bukan untuk mencari popularitas, bukan untuk mencari simpati atau empati, bukan untuk minta dikasihani, bukan untuk meminta pembelaan dan pembenaran diri dan bukan untuk minta dipuji puji…tetapi sekedar untuk media syukur, mawas diri dan menggali hikmah untuk mendekatkan diri kapada Yang Maha Memberi dan Maha Menyayangi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Direkadaya ben ora bisa…&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Jaman si tukang ngarit nembe kelas 3 SD, jan umur sing jane esih mbutuhna banget bimbingan lan kasih sayang wong tua. Pas ana model raport anyar, kabeh murid2 kon pada ngumpulna foto nggo nglengkapi data pribadi nang halaman ngarep rapot. Lha kanca2ne si tukang ngarit ya pada gipyak ngrengek njaluk dikancani wong tuane utawa kakang mbakyune, paman bibine utawa dulur dulure kon enggal2 foto sing jaman semana anane nang ibukota kabupaten sing adohe ana 15 km sekang desa. Bot bote kepengin pada karo kanca kancane, ben rapote ana gambare, ben aja diomehi gurune ya uga kepengin weruh kayangapa foto kue, si tukang ngarit ya kepengin melu foto. Gandeng wong tuane si tukang ngarit anu wong buta huruf ora tau sekolah ora mudeng apa apa...ora peduli lan ora ngurusi bocah sekolah, ya si tukang ngarit kon lunga dewek...kue baen gole njaluk duit kanti nangis nangis lan diomehi lan digolet2na utangan disit. Ya sebab esih cilik urung tau lunga lunga adoh tur urung tau numpak angkot, ya rekane si tukang ngarit nembung njaluk tulung melu bareng karo kancane sing pada arep dianter nang wong tuane. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Wis janjian jere ulih melu mangkat bareng dina minggu, bareng wayahe arep mangkat,....eh....tekan nggone koh si tukang ngarit ditinggal, wong2 mau pada mangkat nggasiki ora gelem dipeloni, intine pada ngrekadaya ben si tukang ngarit aja bisa melu. Gole pada mangkat maring tukang foto maring kota koh pada nglimpe. Lha si tukang ngarit dilomboni jere pada ora sida mangkat...ning jebule dilimpe ben ora bisa duwe foto...ben diomehi gurune, ben wedi terus ben ora nerusna sekolahe... Si tukang ngarit ya sediiiih banget, mrebes mili, mingsek mingsek... nangis mbatin ( ningen ya langka wong sing peduli merga anake wong ora duwe, anake rakyat jelata sing rupa raga ora keropea lan busana ala kadarnya) Wis langka sing mbimbing, langka sing nggatekna, langka sing ngurus, langka sing nganter...lha koh gedene arep nunut melu ngetutna thok maring kota ben ora kesasar tur nganggo biaya dewek beh koh pada ora ulih... &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Sadawane nangis mbatin, sedih, nelangsa ora karuan....alhamdulillah si tukang ngarit saking kersane GustiAllah ora terus kelara lara, ora mutung, ora dendam lan ora cilik ati utawa wedi, nanging malah kaya ana sing mbimbing, kaya ana sing nulung.. kaya ana sing nggered lan nyurung kon kendel... Mbuh kepriwe nalare si tukang ngarit kaya ana sing nuntun ( Astaghfirullah, subhanalloh, walhamdulillah, walaillahaillallohu wallohuakbar ) dadi ora wedi, gipyak enteng kayong ora krasa tur cepet banget tekan, mlaku dewek sekang desane menyang gili gede kecamatan sing jarake 4 kilometeran sedurunge ganti numpak angkot nglewati dalan aspal. Trus mbuh kepriwe koh kaya anu ora sadar si tukang ngarit ujug ujug wis numpak angkot lan bareng medun nang stanplat kota kabupaten ya kaya ana sing nuntun njujug maring toko studio foto, padahal urung tau menganah tur urung ngerti nggone. Lha bareng tekan tujuane...nang kono jegagik koh bisa ketemu karo kanca2ne sing agi pada didandani wong tuane sing pada nganter ben fotone anak2e apik. Si tukang ngarit rasane ya bungaaaaah banget, plong, lega cara ngingrise relieved....rasane dadi ayem, ora deg2an, ora wedi mbok kesasar ora bisa bali maning sebab rumangsa bisa ketemu kanca2 sing pancen dianter lan ditutna nang wong2 tuane. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Gandeng esih bocah cilik, si tukang ngarit ya ora jengkel utawa dendam walau nembe baen dilomboni utawa direkadaya ala. Bareng wis rampung gole pada foto2, ya mbuh iklhlas apa ora, mbuh sengit apa ora, mbuh kesuh apa ora, si tukang ngarit ya ora ngerti, baline ya tetep melu nginthil, nunut melu ngetut mburi kepengin bali bareng karo kanca2ne. Sedawane numpak angkot bali, ketone sih pada klintat klintut kaya kisinan lan mungkin ya pada gumun karo kenekadan lan kekendelane si tukang ngarit... Medun sekang angkot nang kecamatan, kanca2ne tukang ngarit ya pada ditumpakna dokar nang wong tuane tekan ndesane....ningen si tukang ngarit ya ora dikon melu. Si tukang ngarit ya ora apa apa , ora iri, ora nelangsa, tetep mlaku maning gipyak dewekan bali maring desane kanti bungah lan mantep baen sebab dalan bali nang desane wis apal lan ora wedi kesasar utawa ora wedi deculik sing jaman semana medeni critane....&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Den Haag, 04 February 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-7380705669918219902?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/7380705669918219902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=7380705669918219902' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/7380705669918219902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/7380705669918219902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/02/saat-saat-air-mata-hanya-bisa-meleleh-1.html' title='SAAT-SAAT AIR MATA HANYA BISA MELELEH ( 1 of 9 )'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6eZm75zfOI/AAAAAAAAAHQ/bKknB1EMjQk/s72-c/pohon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-4214420711780172360</id><published>2008-01-25T20:14:00.000+01:00</published><updated>2008-02-12T19:19:42.238+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='as the cooling dews touch the humble hearts'/><title type='text'>MENJADI HAMBA ALLAH YANG IKHLAS DAN TAWADHU</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6XAsr5zfNI/AAAAAAAAAHI/rpQwCzk0HQE/s1600-h/SIN-THIMUN+0708+-+Copy+(1).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162744421782093010" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 206px; CURSOR: hand; HEIGHT: 160px" height="224" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6XAsr5zfNI/AAAAAAAAAHI/rpQwCzk0HQE/s320/SIN-THIMUN+0708+-+Copy+(1).jpg" width="291" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:130%;color:#666600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ketawadhuan Hamba Ahli Ikhlas&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;-&lt;span style="font-size:85%;"&gt; tidak gentar bila ditakut takuti...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;- tidak lupa diri bila dipuji...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;- tidak iri hati bila dipameri...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;- tidak dengki bila dicaci maki...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;- ikhlas, sabar..... dan rendah hati...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;tetap istiqomah, bersahaja dan mawas diri&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;em&gt;( tambahan wong ndeso hamba sahaja ) &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt; accompanying students following the 40th the hague international model united nations, 28 january - 02 february 2008 at world forum convetion centre den haag, the netherlands&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Ada yang mendefinisikan bahwa tawadhu itu ialah Anda tidak melihat diri Anda memiliki suatu nilai (value). Dalam pengertian lain tawadhu bermaksud merendahkan nilai amal --- tentunya dengan suatu alasan. Sementara itu ikhlasnya seorang hamba Allah ditandai oleh sebelas hal. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, ia tidak mencari popularitas dan tidak menonjolkan diri. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, tidak rindu pujian dan tidak terkecoh pujian. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, ia tidak silau dan tidak cinta pada jabatan. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, ia tidak diperbudak imbalan dan balas budi. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Kelima&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, tidak mudah kecewa. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Keenam&lt;/span&gt;,&lt;/strong&gt; tidak membedakan amal besar dan amal kecil. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;strong&gt;Ketujuh,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; tidak fanatik golongan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Kedelapan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, ridha dan marahnya bukan karena perasaan pribadi. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;strong&gt;Kesembilan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, ringan, lahap, dan nikmat dalam beramal. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Kesepuluh,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; tidak egois karena selalu mementingkan kepentingan bersama. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;strong&gt;Kesebelas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, tidak membeda-bedakan pergaulan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Lalu apa hubungan keikhlasan dan berlaku tawadhu? &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Ternyata, rangkuman keikhlasan seorang hamba ada pada ketawadhuan. Orang yang tawadhu berarti keikhlasan telah bersarang di hatinya. Karena, menyimak kesebelas tanda di atas, ketawadhuan lebih berfungsi horisontal daripada vertikal. Dengan kata lain, tawadhu berhubungan dengan hubungan sosial atau interpersonal. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Hakikat Tawadhu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;em&gt;Disebutkan bahwa jika takabur adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia, maka tawadhu ialah menerima kebenaran dan menghormati manusia kecuali terhadap manusia yang Allah bersikap keras kepadanya. Sombong, arogan, keras kepala, berlaku angkuh, tinggi hati -- kalau itu semua sempat hinggap di hati kita -- saat itulah kita sampai pada apa yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW, "Sesungguhnya Allah telah menyampaikan wahyu kepadaku, 'Kalian agar tawadhu, sehingga seseorang tidak angkuh atas yang lain, dan seseorang tidak menzalimi seseorang yang lain'." (HR Muslim). Ketika ketawadhuan terangkat dalam hati, saat itulah kita berlaku angkuh dan siap berbuat zalim terhadap orang lain. &lt;span style="color:#333300;"&gt;Na'udzubillahi min dzalik&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#6600cc;"&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;repubilka.co.id/Jumat, 13 Desember 2002 mns/mqp)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#6600cc;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#6600cc;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-4214420711780172360?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/4214420711780172360/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=4214420711780172360' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4214420711780172360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4214420711780172360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/01/menjadi-hamba-yang-ikhlas-dan-tawadhu.html' title='MENJADI HAMBA ALLAH YANG IKHLAS DAN TAWADHU'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6XAsr5zfNI/AAAAAAAAAHI/rpQwCzk0HQE/s72-c/SIN-THIMUN+0708+-+Copy+(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-1368182625244206293</id><published>2008-01-20T14:52:00.000+01:00</published><updated>2008-01-21T21:26:00.860+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kanggo pepeling awake dewek ikih'/><title type='text'>PEPELING URIP ING JAMAN TUA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R5NSY0nBpLI/AAAAAAAAAGk/nyUABQFPzVQ/s1600-h/arjuna.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157556584662017202" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R5NSY0nBpLI/AAAAAAAAAGk/nyUABQFPzVQ/s320/arjuna.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;strong&gt;PEPELING&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;URIP ING JAMAN TUA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Urip nang jaman wis tua, jaman wis adoh sekang Pangerane, cedhak setane, rekasa dalan nggo surgane ningen gampang dalan maring nerakene; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong sing detingkat umahe, ningen asor budine, degedeni bangunane ningen tambah cilik pakartine, diduwuri bature ningen tambah endep lakone, depager latare ningen tambah ndadrah srakahe, dimewahi isen isenane ningen dadi reged kolbune, deambani kamare, ningen pada ciut atine, diapiki dalane ningen tambah ala mlakune, diambani giline ningen tambah cupet nalare lan langka sabare…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Akeh wong ngaku pada ora duwe wektu ningen akeh jagongane, ngglenes dopokane, akeh penjorangane, mblaketaket ngrasani wonge. Akeh wong sing jere ora duwe duwit ningen akeh blanjane, digedeni gajine ningen tambah akeh korupsine, diakehi penghasilane ningen tambah gede gengsine, dipepeki abrag abrage ningen tambah akeh kurange, dimewahi perabotane ningen tambah ndadi pamere, diakehi rejekine ningen tambah duwur sombonge, tambah akeh ngeyeke, tambah gumede omongane lan mumpruk umuke...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Akeh wong pada sambat ora kuat mbayar bocah sekolahe, ningen pada akeh tuku sawahe, tambah amba tuku lemahe, tambah mewah mbangun umahe, tambah anyar motore, tambah modern kulkas TVne lan tambah canggih HPne...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Akeh wong sing kurang gizi anake ningen wong tuwane gemebyar panganggone, akeh wong sing anake cileren lara laranen merga kurang diropea kesehatane, nanging wong tuane pathing krelab emas berliane, ramane klepas klepus ngrokoke lan teplak teplok kertu remi, domino lan cekine, glegak glegek omben-ombenane…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Akeh wong sing pada duwur pendidikane, akeh gelare, tambah ilmune ningen sengsaya suda ati nuranine, ilang akal sehate, gigis kawicaksanaane, akeh wong ngaku pinter ningen sethitik sing bener patrape, keblinger pangupo jiwane, akeh obat lan tamba ningen sengsaya akeh wong lara lan akeh penyakite….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Akeh wong sing gampang nesune, cepet kesele, angel turune , sethitik maca bukune, males ngangsu kawruhe, akeh nonton tivine ningen langka ngibadah lan sembayange, angel dzikir lan tasbehe ningen sregep mencet mencet tombol hapene, akeh SMSe lan asik isine….&lt;br /&gt;Akeh wong pada mangas ngumpulna banda dunyane, ningen ora peduli keluhuran budine, akeh wong pada gede omonge, akeh mrupuse ningen langka welas asihe, akeh drengkine, akeh ujube, tambah riyane, tambah srakah lan dlolime...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Akeh wong sing gede ambisine, ngotot mburu kariere ningen budeg picek mata atine, wedi karo sing kuwoso ningen ora wedi Karo Sing Moho Kuwoso, nyunggi karo atasane ningen ngidek karo bawahane, loma karo nduwurane ningen nglikip karo ngisorane, nggandeng karo balane ningen nyikut kanca kancane, akeh wong sing tambah umure ning ora tambah mateng pemikire, ora tambah meneb emosine ora tambah manteb spirituale...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Akeh wong sing wis adoh klayabane asring lunga lungane, ningen abot ngambah sanak sedulure, angel mlangkah sikile nggo srawung tanggane, akeh wong sing pinter nyacad lan mbiji liyane ningen emoh ndeleng gitoke lan metane jeroane dewek, akeh wong sing duwur angen angene lan mambrah mambrah karepe ningen sethitik sing mulya tujuane lan akeh mudlarate, akeh wong sing rajin resik resik papan lan ragane ningen ora mandeg gole ngotori jiwo lan sukmane…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Akeh wong sing wasis nulis lan nggagase ningen sethitik sing gelem njikot hikmahe, akeh wong sing pada kemrungsung kepengin nang ngarep sakabehe ningen ora sabar nunggu antriane, akeh sing wis podo pinter computer, akeh nyimpen datane, prigel ngolah informasine, akeh kopiane ningen sengsaya kurang komunikasine…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Akeh wong sing enak enak panganane, cepet masake ningen alon pencernaane, akeh wong sing dadi penggede ningen cilik karaktere asor pribadine , akeh wong sing munggah kasile lan untunge ningen medun pesedulurane, akeh wong sing dobel gardane, lanang wadon pada nyambut gawene tambah gede income ningen tambah akeh ngresulane, tambah gede mangas srakahe, tambah gede bakhil pelite, tambah nglikip pretungane, tambah eman sodaqohe, tambah akeh hasud crahe, akeh sing tambah apik umahe ningen ajur umah umahe...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Jaman sing wis tua, kabeh sarwa cepet lan gampang, bebasan moral baen ora eman debuang, wengi akeh sing pada dugeman, awak deumbar lemu lemuan, narkoba pada nggo klangenan, banda nggo pameran ningen jiwa pada suwung ahlak blong blongan, jaman teknologi global informasi cepet semebar, gampang buyar lan cepet dibakar...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Ningen ,menungso kudu eling lamun urip ana titiwancine mati, wenehna wektu kanggo anak bojo, wong tuwo, sanak kadang sedulur, brayan karo tonggo teparo lan sepodo podo, sebab kabeh bakal ora sateruse bisa disrawungi nek ajal wis nekani, ojo daksio sewiyo wiyo karo sepodo podo sebab molak maliking jaman, obah moseke takdir, mulyo nistane manungso gumantung Sing moho Kuwoso...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Srawungono kabeh menungso kanthi welas asih tumusing ati kang bersih, mesemo kanthi tulus lair bathin, salamanono kanthi grapyak lan rangkulano kanthi semanak, iki mau perkoro sing sejatine dadi sugihe kamanungsan kito lan ora perlu ngetokna bioyo, tur kena nggo nambani ati lan raga sing lagi nandang lara...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Elingono manungso sedulur kabeh, yen kito kabeh mesti bakal dadi bathang yen sukmo wis kapundut Sing Moho Kuwoso, banda dunya sing mambrah mambrah, motor mobil umah mewah, pangkat drajat jabatan sing wah bakale ditinggal. Wenehna wektu rikala esih diparingi urip kanggo tresna asih lan brayan karo sepada pada, wenehna wektu kanggo nandur becik lan amal sholeh kanggo sangu urip mulyo sejati ing alam kelanggengan, wenehna wektu kanggo amar ma’ruh nahi munkar, wenehna wektu kanggo fastabiqul khoirot. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Dadio mengso sing manfangat, ojo dadi menungso laknat, subhat, mubah utowo mudlarat, dadio menungso sing ora kur tumindak, mikirna, lan mentingna untunge dewek, enake dewek lan menange dewek. Elingono uripmu ora diukur sekang akehe hawa sing dienggo ambekanmu, nanging ditaker sekang akehe pakarti mulyamu naliko ambekan nganggo hawa mau…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Den Haag, 10 Asyura 1429 Hijriyah/ 19 Januari 2008&lt;br /&gt;Hamba Alloh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-1368182625244206293?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/1368182625244206293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=1368182625244206293' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1368182625244206293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1368182625244206293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/01/paradox-urip-ing-jaman-tua.html' title='PEPELING URIP ING JAMAN TUA'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R5NSY0nBpLI/AAAAAAAAAGk/nyUABQFPzVQ/s72-c/arjuna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-6814093885787352519</id><published>2008-01-19T20:38:00.000+01:00</published><updated>2008-01-21T21:19:31.398+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='this can be mirror for understanding men'/><title type='text'>PARADOX OF LIFE IN MODERN TIMES</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R5JSBEnBpKI/AAAAAAAAAGc/UB4-RRBLW7o/s1600-h/CANDI+PRAMBNAN.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;color:#330099;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157274701663413410" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R5JSBEnBpKI/AAAAAAAAAGc/UB4-RRBLW7o/s320/CANDI+PRAMBNAN.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#cc33cc;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;The paradox of our time in history is that we have taller buildings but shorter tempers, wider freeways, but narrower viewpoints. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;We spend more, but have less, we buy more, but enjoy less. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;We have bigger houses and smaller families, more conveniences, but less time.&lt;br /&gt;We have more degrees but less sense, more knowledge, but less judgment, more experts, yet more problems, more medicine, but less wellness. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;We drink too much, smoke too much, spend too recklessly, laugh too little, drive too fast, get too angry, stay up too late, get up too tired, read too little, watch TV too much, and pray too seldom. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;We have multiplied our possessions, but reduced our values.&lt;br /&gt;We talk too much, love too seldom, and hate too often.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;We've learned how to make a living, but not a life.&lt;br /&gt;We've added years to life not life to years.&lt;br /&gt;We've been all the way to the moon and back, but have trouble crossing the street to meet a new neighbour.&lt;br /&gt;We conquered outer space but not inner space.&lt;br /&gt;We've done larger things, but not better things. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;We've cleaned up the air, but polluted the soul.&lt;br /&gt;We've conquered the atom, but not our prejudice.&lt;br /&gt;We write more, but learn less.&lt;br /&gt;We plan more, but accomplish less.&lt;br /&gt;We've learned to rush, but not to wait.&lt;br /&gt;We build more computers to hold more information, to produce more copies than ever, but we communicate less and less. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;These are the times of fast foods and slow digestion, big men and small character, steep profits and shallow relationships. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;These are the days of two incomes but more divorce, fancier houses, but broken homes.&lt;br /&gt;These are days of quick trips, disposable diapers, throwaway morality, one night stands, overweight bodies, and pills that do everything from cheer, to quiet, to kill.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;It is a time when there is much in the showroom window and nothing in the stockroom.&lt;br /&gt;A time when technology can bring this letter to you, and a time when you can choose either to share this insight, or to just hit delete... &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Remember; spend some time with your loved ones, because they are not going to be around forever.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Remember, say a kind word to someone who looks up to you in awe, because that little person soon will grow up and leave your side. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Remember, to give a warm hug to the one next to you, because that is the only treasure you can give with your heart and it doesn't cost a cent.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Remember, to say, "I love you" to your partner and your loved ones, but most of all mean it.&lt;br /&gt;A kiss and an embrace will mend hurt when it comes from deep inside of you. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Remember to hold hands and cherish the moment for someday that person will not be there again.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Give time to love, give time to speak!&lt;br /&gt;And give time to share the precious thoughts in your mind.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;AND ALWAYS REMEMBER: Life is not measured by the number of breaths we take, &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;but by the moments that take our breath away.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#33ccff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;A Message by George Carlin&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-6814093885787352519?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/6814093885787352519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=6814093885787352519' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/6814093885787352519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/6814093885787352519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2008/01/urip-nang-jaman-wis-tua.html' title='PARADOX OF LIFE IN MODERN TIMES'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R5JSBEnBpKI/AAAAAAAAAGc/UB4-RRBLW7o/s72-c/CANDI+PRAMBNAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-4216067551422464973</id><published>2007-12-09T19:55:00.000+01:00</published><updated>2007-12-09T20:05:54.076+01:00</updated><title type='text'>TO PROGRESS AND ADVANCE 2GETHER</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R1w7CairPaI/AAAAAAAAAFA/6HidAEeiMbw/s1600-h/Image008.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142049787220802978" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="271" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R1w7CairPaI/AAAAAAAAAFA/6HidAEeiMbw/s320/Image008.jpg" width="171" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;strong&gt;MENUJU SUKSES BERSAMA DENGAN PENDEKATAN 6 C-s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;1. Commitment ( Ikhlas Niat )&lt;br /&gt;2. Communication ( Komunikasi Sehat )&lt;br /&gt;3. Coordination ( Koordinasi Lekat )&lt;br /&gt;4. Cooperation ( Kerjasama Kuat )&lt;br /&gt;5. Courtesy ( Santun Ragawi/ Adab )&lt;br /&gt;6. Care ( Santun Ruhani/ Ahlaq )&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;1. Commitment ( Ikhlas niat )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;• Sebaik baik manusia adalah yang paling baik ahlaqnya, paling banyak amal ibadahnya dan paling banyak manfaatnya bagi sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bekerja merupakan wujud rasa syukur atas rahmat nikmat, dan karunia hidup dari Alloh yang tak terhitung jumlahnya dan tak terhingga banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dan apabila dalam bekerja itu diniati ikhlas untuk ibadah, kita tidak hanya akan mendapatkan imbalan dunia tetapi juga pahala dan tabungan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;2. Communication ( Komunikasi sehat )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;• Saling menyambung silaturahmi, bertukar informasi, berbagi ilmu, wawasan, pengetahuan, bahkan menularkan kecakapan/ ketrampilan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kulitas sesama untuk maju bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Komunikasi yang sehat, akurat dan akuntabel dalam organisasi maupun lembaga ibarat pelumas yang melancarkan kerja mesin dan meningkatkan akselerasi perjalanan menuju pencapaian sasaran dan tujuan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Komunikasi sehat bersifat netral, jauh dari keterpihakan, tidak menggunjing, tidak menggosip, tidak menonjolkan diri, tidak membanggabanggakan diri, tidak menyakiti, tidak mendlolimi tetapi men’courage’ dan memotivasi untuk meningkatkan dan memperdayakan sesama untuk berkembang, berprestasi, dan sukses bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;3. Coordination ( Koordinasi lekat )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;• Koordinasi, pembagian tugas, pendelegasian wewenang dan beban kerja secara fair, adil, pas dan tepat merupakan hal tak terpisahkan dalam derap langkah organisasi atau denyut nadi institusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Koordinasi ibarat sekrup-sekrup, katup katup, tali pengikat dan rantai penyambung agar semua komponen dan bagian dalam sistem, sesuai fungsi, peran dan tugasnya bergerak secara sinergis, dinamis dan selaras untuk maju dan sukses bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Masing-masing bagian dengan penuh kesadaran menjalankan tugas dan amanah dengan rasa senang tanpa beban, antusias, penuh tanggung jawab, tulus-ikhlas, profesional, proporsional dan prosedural seperti layaknya kesatria yang merasa bangga dan terhormat bila dapat menjalankan dharmanya dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;4. Cooperation ( Kerjasama kuat )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;• Setiap manusia ditakdirkan memiliki potensi, bakat, kebisaan, kelebihan dan kemampuan tertentu yang menonjol yang berbeda beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kerjasama adalah memberdayakan semua potensi atau kelebihan- kelebihan yang menonjol dari masing-masing SDM dalam organisasi atau institusi dalam melaksanakan tugas/amanah/darma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kerjasama tesebut bersifat saling melengkapi, saling mengisi, saling menguatkan, saling menopang, saling mendukung secara sehat, kreatif, inisiatif, proaktif dan sinergis untuk keberhasilan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;5. Courtesy ( Keramahtamahan Ragawi/ Adab )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;• Unsur sangat penting dan hakiki dalam sebuah manajemen, organisasi dan sistem kerja antar manusia adalah keramahtamahan, sopan santun, tata krama, etika, adab atau norma pergaulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Saling memberi salam, bertegur sapa, ramah dan hangat bersahabat serta senyum yang tulus yang terpancar dari hati yang bersih dan tak berburuk sangka saat berkomunikasi, berkoordinasi, bekerja sama maupun dalam kontak pergaulan setiap saat sangat mendukung terciptanya suasana kerja yang nyaman, kondusif, sejuk dan menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;6. Care ( Keramahtamahan Ruhani/ Ahlaq )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;• Saling peduli, simpatik, empatik dan peka atas apa yang terjadi dan menimpa sesama ( baik dalam suka atau duka, saat musibah atau anugrah ) merupakan hal tak tampak (…juga tidak mempengaruhi gaji, penghasilan, pangkat, kedudukan, kekayaan atau jabatan seseorang…) tetapi luar biasa manfaat dan pengaruhnya dalam menciptakan atmosfir kerja yang penuh rahmat, damai dan sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Rasa diterima, diakui ‘ dianggap’, dihargai , dan diapresiasi baik prestasi maupun eksistensinya sebagi mahluk individu maupun sosial dalam pergaulan umum, organisasi, lembaga maupun manajemen merupakan hal yang hakiki dalam menuju sukses bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;strong&gt;Terima kasih/ thank you/ bedankt/danke schoen/ merci/ gracias/ maturnuwun&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-4216067551422464973?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/4216067551422464973/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=4216067551422464973' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4216067551422464973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4216067551422464973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/12/to-progress-and-advance-2gether.html' title='TO PROGRESS AND ADVANCE 2GETHER'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R1w7CairPaI/AAAAAAAAAFA/6HidAEeiMbw/s72-c/Image008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-979282387567342446</id><published>2007-11-18T20:15:00.000+01:00</published><updated>2007-11-18T20:47:10.085+01:00</updated><title type='text'>menyusuri halaman istana prinz van nederland</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R0CQyl1wsAI/AAAAAAAAAE4/rQVJUi1u4jY/s1600-h/Image076.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5134262774027825154" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R0CQyl1wsAI/AAAAAAAAAE4/rQVJUi1u4jY/s320/Image076.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#006600;"&gt;Hari minggu yang cerah, tanggal 4 November 2007, kami berjalan-jalan menyusuri hutan yang merupakan halaman sebuah istana milik salah satu Pangeran pewaris Kerajaan Belanda. Cerita selengkapnya kami cuplikan dari tulisan Bapak Danny Lim, orang Indonesia yang sudah bermukim dan menjadi warga negara Belanda, yang dikirim lewat milist 'Kincir Angin' Minggu 18 November. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Terima kasih Bapak Danny yang aktif menulis dan rajin mendokumentasikan setiap aktivitas yang layak direkam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Foto no. 2 dan 3 juga hasil dari jepretan dan upload Pak Danny Lim.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Beberapa hari yang lalu Pak Danny  kirim email pemberitahuan ke Kincir Angin tentang adanya acara jalan-jalan di pekarangan Istana De Horsten. Istana di desa Wassenaar itu dihuni oleh pangeran Willem-Alexander dan putri Maxima Zorreguietta serta 3 putri mereka. Istana itu milik keluarga Kerajaan Belanda, dus milik privat, tapi publik boleh jalan-jalan di situ sebab ada perjanjian antara keluarga Kerajaan dengan pemerintah daerah. Bunyi perjanjian kira-kira: keluarga Kerajaan tidak usah bayar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) asal pekarangan istana dibuka untuk publik. Buat wong cilik, jalan-jalan di sana merupakan keasikan tersendiri. Karcis masuknya cuma 1 euro/orang, anak-anak 50 sen. Orang Belanda gandrung mengikuti kegiatan menyusuri alam seperti ini sebab bangsa Belanda adalah bangsa yang amat mencintai alam. Orang Indonesia yang di Belanda pun tidak sedikit yang menggandrungi acara jalan-jalan mengagumi alam seperti ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Email ajakan Pak Danny menghasilkan dua reaksi lewat japri, yang pertama dari pak Aksan Saputra "Wah, saya kepingin ikut jalan-jalan tapi tidak bisa, sebab istri sedang ada di Malaysia". Reaksi kedua dari pak Saidan Said "Saya mau ikut, bawa 4 siswa Sekolah Indonesia". Maka Ahad, 4 November 2007 kami bertemu di pintu gerbang Istana De Horsten, membeli karcis masuk 1 euro per orang dan bergabung dengan rombongan orang Belanda yang juga akan jalan-jalan di sana. Ada 3 orang guides dari IVN Leiden, semuanya bekerja gratis sukarela demi kecintaan mereka kepada alam dan entusias menalarkan pengetahuan alam mereka ke banyak orang Belanda. IVN adalah instansi pecinta alam berpusat di Leiden. Ada sekitar 20 penduduk Belanda yang turut jalan-jalan, dari Indonesia ada 8 orang yaitu pak Saidan Said and his four pupils serta saya, istri dan anak bungsu. Anak sulung Pak Danny kali ini tidak ikut sebab ujian SMA. Rombongan dibagi dua, rombongan pertama dipimpin seorang guide dan pengikutnya bule semua, rombongan kedua dipimpin oleh dua orang guides, yaitu rombongan kami bercampur dengan sekitar 10 orang Belanda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Begitu melangkah beberapa puluh meter dari loket pintu gerbang, kami sudah masuk ke sebuah hutan kecil dengan suasana musim gugur, yaitu daun-daun berwarna kuning berguguran ke tanah. Udara di sana amat bersih dan segar. Setiap beberapa puluh meter rombongan kami berhenti untuk mengamati jamur-jamuran yang ditemukan menempel di batang pohon atau menyembul dari semak-semak. Dua guide itu dengan profesional menerangkan seluk-beluk jamur yang ditemui, juga perihal pohon-pohon di sana. Ada pohon beracun, kuda pun bisa mati bila memakan buahnya yang kecil-kecil berwarna merah itu. Namun burung yang doyan makan buahnya tidak pernah ada yang mati, guide bertanya ke kitorang ada yang tahu apa sebabnya? Karena semua pejalan kaki bungkam, guide menjelaskan "Burung cepat sekali berak, buah itu di dalam perut burung hancur dan dagingnya diserap oleh lambung burung tapi bijinya yang beracun itu belum sempat hancur di dalam perut burung sudah keburu diberakkan oleh sang burung sehingga&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;burungnya selamat." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Selesainya acara jalan-jalan menyusuri hutan di pekarangan istana De Horsten itu, kaki dan badan terasa capai tapi enak segar. Napas kita menjadi plong karena banyak menghisap oksigen. Bila anda membayangkan pekarangan istana di Belanda mewah, itu salah besar. Pekarangan istana (dan pekarangan di mana saja di seluruh Belanda) dipertahankan keasliannya. Bahkan pohon yang tumbang tidak akan disingkirkan, dibiarkan sampai batangnya rapuh lalu diselidiki lumut-lumutan dan jamur-jamuran yang tumbuh di batang itu. Batang pohon yang tumbang buat orang Belanda simbol dari kebangkitan baru, sebab di batang yang mati itu akan tumbuh kehidupan baru berupa lumut dan jamur. Meresapi filosofi orang Belanda berkaitan dengan alam tidak akan ada habisnya, sebab alam sendiri tidak ada batasannya. Begitu akbar, begitu misterius, begitu menyegarkan, sehingga sebagai mahluk bagian alam kita harus berusaha menjaga melestarikan dan mewairkan alam ke generasi yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R0CQml1wr_I/AAAAAAAAAEw/8zRAXnYYRSw/s1600-h/untitled+3.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5134262567869394930" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R0CQml1wr_I/AAAAAAAAAEw/8zRAXnYYRSw/s320/untitled+3.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#666600;"&gt;Pak Saidan bertanya ke guide "Ada ular di sini?" Pak Danny menyela "Andaikata ada, ularnya pasti terbirit-birit lihat kumis pak Saidan" :-). Just kidding.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R0CQeF1wr-I/AAAAAAAAAEo/Z_L2ihmI6DU/s1600-h/untitled+2.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5134262421840506850" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R0CQeF1wr-I/AAAAAAAAAEo/Z_L2ihmI6DU/s320/untitled+2.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#999900;"&gt;Kepala Sekolah Indonesia Nederland, his four pupils and Danny Boy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#999900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-979282387567342446?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/979282387567342446/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=979282387567342446' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/979282387567342446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/979282387567342446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/11/menyusuri-halaman-istana-prinz-van.html' title='menyusuri halaman istana prinz van nederland'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R0CQyl1wsAI/AAAAAAAAAE4/rQVJUi1u4jY/s72-c/Image076.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-3149204045284669450</id><published>2007-11-07T20:43:00.000+01:00</published><updated>2007-11-14T21:55:12.184+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semoga gue juga bisa melaksanakannya.....'/><title type='text'>PENYEJUK HATI...PENENTRAM JIWA....</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RztbniSiINI/AAAAAAAAAEI/cz6FEEIK7_g/s1600-h/GUNUNG+SINDORO.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132796935096377554" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 302px; CURSOR: hand; HEIGHT: 158px" height="158" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RztbniSiINI/AAAAAAAAAEI/cz6FEEIK7_g/s320/GUNUNG+SINDORO.jpg" width="259" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#6600cc;"&gt;RESEP MUJARAB GALIAN AWET MUDA….&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;1. Sabar, tawakkal, ikhlas, jujur, rendah hati, banyak syukur dan dzikir &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;2. Bersih jiwanya, bersih hatinya, bersih badanya, bersih pakaianya, bersih tempat tinggalnya, dan bersih lingkungannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;3. Bersuci dan sembahyang dengan teratur, rajin dan berserah diri kepada YME. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;4. Minum/ makan makanan yang segar, bergizi, baik, halal dan tidak berlebihan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;5. Banyak shodaqoh, infaq, zakat dan amal jariyah lain dengan tulus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;6. Jangan mudah terpancing emosi dan jangan tergesa gesa &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;7. Istirahat dan tidur yang cukup dan bermutu.&lt;br /&gt;8. Olah raga fisik dan jiwa yang teratur seperti meditasi, yoga, joging, senam dll. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;9. Hindari semua hal yang beracun/ subhat dalam hidup seperti racun dalam makanan, racun dalam hubungan, racun perasaan, racun lingkungan dan penyakit hati lainnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;10. Toleran, bijak dan luwes dalam menghadapi dan memecahkan berbagai persoalan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;11. Memandang masalah sebagai peluang dan mengambil hikmah darinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;12. Hidup saling menghargai, saling menghormati dan saling kasih sayang baik dengan sesama manusia maupun mahluk-mahluk lain serta alam seisinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#993399;"&gt;13. Terus bersemangat untuk meningkatkan diri dalam berbagai hal, baik wawasannya, kearifanya, kebijaksanaanya, ilmunya, amalnya, kemampuanya dan manfaatnya bagi sesama dan alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Den Haag, 07 November 2007..&lt;br /&gt;HambaAlloh&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-3149204045284669450?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/3149204045284669450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=3149204045284669450' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3149204045284669450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3149204045284669450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/11/penyejuk-hatipenentram-jiwa.html' title='PENYEJUK HATI...PENENTRAM JIWA....'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RztbniSiINI/AAAAAAAAAEI/cz6FEEIK7_g/s72-c/GUNUNG+SINDORO.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-9205451689734689059</id><published>2007-11-06T19:40:00.000+01:00</published><updated>2008-02-03T14:22:16.359+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moga moga anak putuku pada bisa njikot piwulang apik lan hikmah'/><title type='text'>Wheladalah...Kang Kungker.. martabatbangsaku dimana....?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6W-l75zfMI/AAAAAAAAAHA/o6xzPceOr_A/s1600-h/DG+ATMIL+AS.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162742106794720450" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 182px; CURSOR: hand; HEIGHT: 228px" height="262" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6W-l75zfMI/AAAAAAAAAHA/o6xzPceOr_A/s320/DG+ATMIL+AS.JPG" width="239" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Sedulur2ku kabeh sing tak tresnani..nang bumi endi baen....Pokoke aja dadi penggalih tulisan kiyeh kur kanggo adem2 pikiran lan ati sing lagi bae ngalami gumun, getun, eram, kaget, shock apa mbuh istilahe....pokoke ora ana ukara nggo nggabarna kedadean sing miturut nyong jan ora tinemu ngakal. Lha ana wong sing gede2 drajate dhuwur2 pangkate dadi wong penting utawa dadi pejabat punggawaning praja sing desubya subya nang kantore utawa nang daerahe....pada dewedeni anak buahe ...pada desunggi sunggi nang bawahane...mbasan klayaban maring manca negara koh kaya bocah cilik sing urung tau mambu sekolahan... Sakarepe dewek ora nganggo adab sesrawungan sing lumrah....Apamaning srawung karo wong lan lembaga sejen bangsa sejen budaya lan sejen negara. sing kudune ngerti tata krama lan etika sing nggambarna martabat lan kehormatan diri lan bangsane dewek....Lha jere kepengin kungker2 lan stuba2 kaya crita wingenane...wis njaluk detulungi kon nggoletna lembaga sing arep detuju...wis degawekna janji utawa kesepakatan kunjungan...wis dewenehi foto kopi surat resmine...wis nggah..nggih..setuju lan siap...wis deomongi langsung pas ketemuan...lha pas tekan nggon2ne...lha koh pada ora teka..ora ana kontak lan ora ngabari....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Lha kaya ngapa rasa wirang, bingung, gelisah lan isin ora karuan..soale lembaga sing arep detuju wis siap2 sakabehe merga kepengin ngormati tamu2 penting minangka nyambung kamitran utamwa kalembagan.....Enggane pada ora mblenjani....ora pada cidra...wah pokoke manfangate gede banget awit lembaga mau seneng banget menawa ana pihak sing gelem nyambung kamitran....apamaning siki nang Ngindonesia lagi degalakna sekolah sekolah bertaraf Internasional sing pancen deamanahna nang Undang Undang Pendidikan. Crita lengkape nganggo bahasa Ngindonesia baen yah......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Dengan segala kerendahan hati dan ketulusan perkenankanlah kami menyampaikan laporan singkat kunjungan rombongan Pejabat Depdiknas Pusat dan Propinsi ( 12 orang ) ke Sekolah Indonesia Nederland ( SIN ) dan Sekolah2 Internasional serta Lokal di Den Haag Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bahwa rombongan telah berkunjung ke SIN dan beramah tamah dengan kami dengan sangat baik dan kekeluargaan hari Kamis tanggal 1 November antara jam 2 sore sampai jam 4 sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sesuai dengan permintaan rombongan baik langsung, lewat perantara travel agent ke pihak SIN maupun lewat KBRI Den Haag, kami diminta untuk mencarikan sekolah Internasional dan lokal yang dapat dikunjungi oleh rombongan untuk study banding. Ditengah tengah kesibukan kami, sebagai wujud kekompakan, kekeluargaan, kehormatan dan niat yang tulus untuk membantu dan mempermudah urusan demi kepentingan dan keberhasilan sesama saudara sebangsa setanah air, kami berhasil mencari dan menghubungi sekolah2 dimaksud baik melalui telepon maupun emails ( email-email terlampir/ forward ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Singkat cerita, Beliau2 rombongan sudah dikonfirmasi/ sudah acc. baik lesan ( saat bertemu di SIN ) maupun dengan copy2 email2/surat persetujuan/kesepakatan kunjungan ke salah satu sekolah internasional di Den Haag sebagai bukti hitam diatas putih bahwa rombongan akan diterima di American School of The Hague hari Senin 5 November jam 10 pagi sampai selesai ( email terforward ). Rombongan tampaknya juga sudah menghubungi sekolah tersebut lewat telepon dan fax terbukti pihak sekolah America sudah memeroleh daftar nama pejabat yang akan berkunjung dan beberapa anggota rombongan juga sudah mendapatkan jadwal pertemuan dengan beberapa pejabat sekolah tersebut. Rombongan malah meminta kami untuk menemani/mendampingi kunjungan ke sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tetapi pada hari H ( Senin tanggal 5 November 2007 ) sesuai dengan jadwal dan jam yang ditentukan...rombongan tidak hadir/ tidak jadi berkunjung ke sekolah Amerika tersebut ( kami dengan seorang guru sudah menunggu sebelum jam 10 )..padahal pihak sekolah Amerika sudah menyiapkan penyambutan khusus, baik akomodasi, sampel2 dokumen2/ brosur2 yang sudah disiapkan dalam map2 rapi, maupun personel yang akan melayani dan memandu kunjungan tersebut..karena pihak sekolah tersebut juga sangat menghormati/menghargai kita mengingat dalam daftar rombongan yang mereka dapatkan adalah pejabat2 pedidikan penting di Indonesia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Akhirnya dengan tata krama, keramahtamahan dan kekeluargaan kami menyampaikan permohonan ma'af yang tulus kepada pihak sekolah amerika tersebut atas ketidaknyamanan/ ketidaktepatan jadwal tersebut dan kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas penyambutan yang hangat dan penuh persaudaraan. Kami akhirnya juga dianggap telah mewakili pihak rombongan Indonesia...diajak berkeliling sesuai rencana, ditunjukan dan dipandu dengan sangat ramah ke seluruh gedung, fasilitas dan aktivitas denyut nadi sekolah tersebut ( kami dokumentasikan )....serta brosur2/bahan2 tertulis yang sudah disiapkan rapi dalam map beserta kartu2 nama pejabat terkait sekolah yang bisa dihubungi untuk tindak lanjut diserahkan secara simbolis kepada kami untuk dapat serahkan kepada Pejabat2 Depdiknas RI Pusat/Propinsi dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kami, dengan sopan santun keramahtamahan dan keluwesan, akhirnya juga membatalkan janji kunjungan ke sekolah lokal Belanda yaitu Voorvlinder School di jalan Diamanthorst Mariahoeve Den Haag yang sudah kami buat untuk hari dan tanggal yang sama...yang rencananya dilakukan setelah kunjungan ke Sekolah Internasional Amerika yaitu untuk jam 1 siang, sesuai dengan permintaan rombongan untuk memeproleh gambaran perbandingan yang lengkap antara sekolah Internasional dan Lokal di Belanda.&lt;br /&gt;Demikian laporan ini kami buat dengan sebenarnya, apabila ada kekurangan/ kehilafan kami mohon ma'af yang sbesar besarnya. Atas perhatian dan perkenannya kami haturkan terima kasih. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;Den Haag, 05 Nov. 2007&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-9205451689734689059?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/9205451689734689059/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=9205451689734689059' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/9205451689734689059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/9205451689734689059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/11/wheladalahkang-kungkermartabatbangsaku.html' title='Wheladalah...Kang Kungker.. martabatbangsaku dimana....?'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/R6W-l75zfMI/AAAAAAAAAHA/o6xzPceOr_A/s72-c/DG+ATMIL+AS.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-834529859563328628</id><published>2007-11-03T18:04:00.000+01:00</published><updated>2007-11-10T20:54:54.278+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='17 Agustus 2007 Wisma Duta Wassenaar'/><title type='text'>Karya Satya.......Tukang Ngarit (2)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyyqUEuCzTI/AAAAAAAAABA/pQc-mt1a9D4/s1600-h/doc+17+08+07+058.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128661337509121330" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyyqUEuCzTI/AAAAAAAAABA/pQc-mt1a9D4/s320/doc+17+08+07+058.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Ya kader anu arep pada ora urip terus ikih ...inyong arep nerusnna critane bocah tukang ngarit mau.....&lt;br /&gt;Jaman sengiyen....nyong ya ora mudeng koh menungsa pada duwe lakon kaya jaman jahiliah..ora pada gelem tulung tinulung kanthi welas asih..nanging pada adigang adigung adiguna....sewiya wiya karo wong mlarat.....ujare sing mulya lan kinormatan kue kur awake deweke....angger ana wong kecingkrangan ora dimelasi malah dinyek dipilara....malah detambahi drengki srei nek bocah sing deanggep mlarat lan kere kue ketone ulih kanugrahan rahmat sekang GustiAlloh...misale bocahe tetep tabah,,,,tawakal....sabar...nrimaan.....sekolahe pinter...adabe apik....lakone bener......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman semana sebab wong tuaku ora ana wragad ya ora ana sedulurku sing kon sekolah....kaya inyong sekolah ya sebab nekat sarto sebab kersane lan rahmate GustiAlloh kanti perjuangan sing maneka werna....upama bocah2 sedulur2ku kabeh gelem sekolah tur ya pinter..wong tuane inyong ya ora mudeng..ora tau nggatekna...ora tau urusan lha...wong panjenegane sakloran jaman cilik ya ora sekolah...ibarate urip saringan detinggal mati wongtuane..ya mbah2e inyong... awit cilik...dadi gede cilike yatim piatu dipupu diopeni karo dulur2 paman bibine... Jere critane ya melasi...jaman ora enak..langka wong tua...esih cilik ngalami urip nelangsa.....ning ya alhamdulillahe wong tuane inyong sakloron hikmahe dadi ngerti rasane didlolime lan dilarani ati..utawa depilih kasih lan desewiyah wiyah.....mulane dadi sensitif banget mulane ngajari anak2 e kon sing pada priyatin, ngalah luhur wekasane, ora kena pada licik utawa dlolim, kon sing jujur, kerja keras lan guyub rukun.... ora usah pada gumunan, ora iri, drengki lan melik marang duweke liyan.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jan jaman inyong cilik.....ya wis jaman modern....udu jaman kuna...sekolah ora tau sangu duwit lha wong nggo tuku uyah lombok rama beyunge be senen kemis,...Jaman sekolah esngempe ya ndaftar dewek...ora ana sing ngatar utawa ndampingi utawa marah2i utawa mbimbing2... sekolahe adoh 10 kilometeran...mlaku...mangkat esuk bar subuh kanti dikancani suarane manuk getilang...( ya ganu esih akeh manuk...lan umahku nang pinngir gunung ndesa adoh sekang kutha utawa gili gede ).....ora nganggo sepatu ( lha ora duwe...ya ana guru sing maune urung ngerti inyong ...gara2 ora nganggo sepatu nyong deomehi enthong bersih, dearani bocah nakal badhung trus detokna ora ulih melu pelajaran..)....Ndina ndina nek bali sekolah ya mlaku ..... udan, panas ,angin, bledug...ya nggo kanca mlaku...ngelak ngelih kencot ya delakoni...lha arep ora trima kepriwe...mbok kesuha ya ora ana bedane tetep kencot lan ngelak..... Ya kadang nelangsa thok ngger weruh lan delewati kanca2 sing pada numpak sepeda pada guyon2 karo penjorangan lan glewehan..ya Ngindonesia pada bercengkerama, bersendagurau bercanda ria....karo dulat dulit senggal senggol,,,,ningen langka sing nawani boncengan...ya merga eman2 boncengane mbok tugel ndean....ya kaeh sing pada duwe sepeda ya biasane anak2 wong sing ekonomine 'normal' utawa pejabat2 desa kayadene anake guru2 ngesde, lurah2 dll...mulane sebab nyong anake wong sudra anggepe...kanca2 pada rumangsa ora sepadan nganggep inyong..... Ya ora apa2 kiye crita siki ya kur nggo kawruh kanggo anak putuku mbesuk .... ( wis dhisit..ngesuk sambung maning...)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-834529859563328628?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/834529859563328628/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=834529859563328628' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/834529859563328628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/834529859563328628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/11/karya-satyatukang-ngarit-2.html' title='Karya Satya.......Tukang Ngarit (2)'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyyqUEuCzTI/AAAAAAAAABA/pQc-mt1a9D4/s72-c/doc+17+08+07+058.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-3637708254710724065</id><published>2007-11-03T15:27:00.000+01:00</published><updated>2007-11-11T19:18:34.454+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moga2 pada depringi hidayah....'/><title type='text'>POM...BP3...Komite Sekolah......kepriben jane...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzHA00uCzWI/AAAAAAAAABY/FIPJgJt9FjY/s1600-h/DSC00074+-+Copy.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130093464289201506" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 219px" height="281" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzHA00uCzWI/AAAAAAAAABY/FIPJgJt9FjY/s320/DSC00074+-+Copy.JPG" width="176" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:times new roman;color:#6600cc;"&gt;FOTO DG DUBES RI UTK ARAB SAUDI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#6600cc;"&gt;PROF. DR. SALIM SEGAF &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#6600cc;"&gt;AL JUFRI, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#6600cc;"&gt;BACKYARD SIN WASSENAAR NEDERLAND AUGUST 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#6600cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;MBS = Masyarakat Bayar Sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Darmaningtyas&lt;br /&gt;INAWATI (13) gadis cilik dari Bogor itu menuturkan, dirinya tidak sekolah ke jenjang SLTP karena tidak punya biaya. Ayahnya seorang pengangguran, kadang menjual minuman botol. Sementara ibunya hanya pekerja rumah tangga. Karena keinginan sekolahnya tinggi, ia masuk ke sanggar belajar yang difasilitasi lembaga swadaya masyarakat. Namun, itu tidak dikatakan kepada ibunya karena pasti tidak diizinkan. Ibunya menuntut dia bekerja untuk menopang ekonomi keluarga.&lt;br /&gt;KISAH itu terungkap saat dialog dengan anak-anak miskin di Jakarta, 23 Juli 2004, yang diprakarasai Yayasan Kelopak dan kawan-kawan. Ketika ditanya, "siapa yang tidak bersekolah?", ternyata yang tunjuk jari lebih dari 10 anak atau sekitar 20 persen dari anak-anak yang hadir. Semua anak yang tidak bersekolah itu memiliki alasan sama: tidak ada biaya dan dituntut bekerja oleh orangtuanya. Di Yogyakarta, ada orangtua yang menunda anaknya masuk sekolah dasar (SD) guna menunggu kakaknya lulus dulu sehingga bebannya tidak berat.&lt;br /&gt;Bila kita melihat bahwa stratifikasi sosial di masyarakat "didominasi" kelas bawah, kasus anak-anak tidak bisa sekolah karena masalah biaya itu menjadi amat banyak, jumlahnya mencapai jutaan, hanya saja tidak termonitor.&lt;br /&gt;Atas keadaan itu, negara juga tidak peduli terhadap nasib orang miskin. Terbukti, pada acara dialog itu, tidak seorang pun pejabat negara hadir meski Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) diundang. Bahkan, wakil dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan yang berjanji hadir pun tidak jadi datang. Mereka memilih pergi ke Ancol yang dihadiri Presiden Megawati serta anak-anak kaya dan pintar. Anak-anak yang miskin dan terpinggirkan tidak memperoleh perhatian sama sekali.&lt;br /&gt;Kemiskinan dan ketidakadilan&lt;br /&gt;Kemiskinan dan ketidakadilan merupakan akar masalah dari persoalan rendahnya angka partisipasi di SLTP sehingga Angka Partisipasi Kasar (APK) SLTP baru mencapai 77,40 persen meski program Wajib Belajar Sembilan Tahun sudah berlangsung sepuluh tahun. Mayoritas alasan tidak bersekolah adalah karena faktor biaya. Namun di lain pihak, pertumbuhan kendaraan pribadi di kota-kota besar maupun kecil amat tinggi. Ini menunjukkan adanya suatu ironi ketidakadilan: di antara banyak orang-orang yang hidup dalam kemiskinan, banyak pula yang hidup dalam kemewahan. Masalahnya, adanya ketidakpekaan dari yang kaya terhadap yang miskin.&lt;br /&gt;Ironisnya, ketidakadilan juga diperlihatkan negara. Di satu pihak anggaran pendidikan dikurangi dengan alasan negara sedang bangkrut, tetapi di lain pihak negara bisa membayar bunga dan cicilan utang luar negeri yang mencapai Rp 134 triliun dalam satu tahun, bisa memberi uang pesangon pegawai kontrakan BPPN ratusan miliar (padahal umumnya tidak ada pegawai kontrakan itu dapat pesangon), bisa membeli helikopter, dan membebaskan para koruptor kelas kakap yang selama ini membuat bangsa Indonesia jatuh miskin. Subsidi negara untuk pendidikan terkonsentrasi ke sekolah-sekolah favorit, sementara sekolah-sekolah swasta pinggiran yang menampung golongan miskin dan bodoh malah tidak ada subsidi sama sekali. Lalu kepada siapa anak-anak miskin dan bodoh itu mengeluhkan soal nasibnya bila negeri sendiri tidak peduli pada mereka?&lt;br /&gt;Rasa pedih tidak bisa bersekolah sebetulnya tidak hanya dirasakan anak- anak, tetapi juga oleh orangtua yang berhasrat menyekolahkan anaknya, tetapi terbentur masalah biaya yang tidak terjangkau. Mahalnya biaya pendidikan dari taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi (PT) membuat orangtua miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Mengingat, masuk TK dan SDN saja sekarang ada yang memungut biaya Rp 500.000-Rp 1.000.000, bahkan banyak yang di atas Rp 1 juta. Sementara masuk ke SLTP-SLTA bisa mencapai Rp 1 juta-Rp 5 juta (tergantung sekolah). Celakanya, kini SLTP/SLTA negeri tidak otomatis lebih murah dibandingkan negara sekolah swasta. Semua amat tergantung kebijakan sekolah masing-masing.&lt;br /&gt;Bayar sendiri&lt;br /&gt;Makin mahalnya biaya pendidikan sekarang ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan konsep MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Di negara-negara lain seperti Selandia Baru, Australia, dan Amerika Serikat yang lebih dulu menjalankan MBS, memaknai MBS sebagai proses demokratisasi pengambilan keputusan di sekolah. Bila semula keputusan dilakukan secara tunggal oleh negara, dengan adanya MBS itu proses pengambilan keputusan dilakukan bersama pihak-pihak yang terlibat (multistakeholder), termasuk orangtua murid dan murid sendiri. MBS sama sekali tidak berkait dengan masalah biaya karena pembiayaan pendidikan tetap menjadi tanggung jawab negara.&lt;br /&gt;Namun, di Indonesia MBS dimaknai lain, terutama untuk melakukan mobilisasi dana, bukan sebagai proses demokratisasi pengambilan keputusan pendidikan. Karena itu, pembentukan Komite Sekolah/Dewan Pendidikan-yang merupakan organ MBS-selalu disyaratkan adanya unsur pengusaha. Asumsinya, pengusaha memiliki akses atas modal yang lebih luas.&lt;br /&gt;Hasilnya, setelah Komite Sekolah terbentuk, segala pungutan uang selalu berkedok "sesuai keputusan Komite Sekolah". Namun, pada tingkat implementasinya tidak transparan karena yang dipilih menjadi pengurus dan anggota Komite Sekolah adalah orang-orang dekat Kepala Sekolah. Akibatnya, Komite Sekolah hanya menjadi legitimator kebijakan kepala sekolah, persis seperti Badan Pembantu Penyelenggaraan Pendidikan (BP3) di masa lalu. Dan MBS pun hanya menjadi legitimasi dari pelepasan tanggung jawab negara terhadap masalah pendidikan warganya.&lt;br /&gt;Keluhan masyarakat dalam hal pendidikan, terutama golongan miskin, karena dari soal seragam sekolah, tas, sepatu, buku pelajaran, buku tulis, uang gedung, sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), tabungan, dan sejenisnya harus diusahakan dalam waktu amat singkat dan bersamaan, tidak otomatis mendapat respons dari Komite Sekolah. Sebaliknya, pihak sekolah melalui Komite Sekolah justru menegaskan, semua ini terjadi karena kini MBS, jadi semua harus diusahakan oleh sekolah. Dengan kata lain, MBS kependekan dari "Masyarakat Bayar Sendiri". Karena MBS, masyarakat bayar sendiri pendidikannya.&lt;br /&gt;Kondisinya akan lebih buruk lagi bila kelak RUU tentang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP) disahkan menjadi UU BHP. Berubahnya status lembaga pendidikan dari milik publik ke bentuk badan hukum jelas memiliki konsekuensi ekonomis dan politis amat besar. Dengan perubahan status itu pemerintah secara mudah dapat melemparkan tanggung jawabnya atas pendidikan warganya kepada pemilik badan hukum yang sosoknya tidak jelas. Oleh karena itu, RUU BHP itu harus ditolak, jangan sampai disahkan menjadi undang-undang.&lt;br /&gt;Kehadiran UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SPN) yang semula diharapkan dapat melindungi warga, ternyata malah mengaburkan hak- hak warga negara untuk memperoleh akses pendidikan dari negara. Pasal 34 Ayat (2) UU No 20 Tahun 2003 menyatakan "Pelaksanaan wajib belajar sembilan tahun tanpa memungut biaya". Namun, bunyi ayat ini dianulir oleh Pasal 46 Ayat (1) yang menyatakan, "Pendanaan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat".&lt;br /&gt;Adanya dua pasal kontradiktif itu memperlemah posisi warga. Warga yang menuntut pelayanan pendidikan secara gratis dapat dituntut balik dengan kata- kata "bukankah pendanaan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat?" Pasal 46 UU Nomor 20 Tahun 2003 inilah yang lalu menjadi cantolan pelaksanaan MBS.&lt;br /&gt;Cara pemerintah melempar tanggung jawab pembiayaan pendidikan ke MBS itu lalu ditiru pengelola sekolah swasta. Meski masyarakat sudah tahu kalau sekolah-sekolah swasta itu sejak dulu mendapat subsidi kecil dari pemerintah, para pengelola sekolah swasta selalu melegitimasi pungutannya pada "MBS".&lt;br /&gt;Karena MBS, sekolah harus mandiri sehingga biaya sekolah harus dinaikkan. Namun, transparansi dalam pengelolaan anggaran pendidikan tidak terjadi sama sekali.&lt;br /&gt;Mengakhiri stres&lt;br /&gt;Stres masyarakat yang pusing mencari sekolah dan biaya sekolah harus cepat diakhiri sebelum berkembang menjadi sakit jiwa. Ada beberapa langkah teknis dan strategis guna mengurangi stress itu. Pertama, secara teknis, Depdiknas perlu merevisi kalender pendidikan yang mengatur jadwal ujian akhir, ulangan umum semester genap, libur akhir tahun ajaran, penerimaan murid baru, dan permulaan tahun ajaran baru agar tidak berdekatan. Jadwal yang terlalu berdekatan membuat orangtua maupun murid tidak sempat bernafas. Orangtua terus diburu mencari biaya dan murid terus ditekan untuk belajar tiada henti. Kini, berilah kesempatan kepada orangtua dan murid untuk rileks sejenak melalui kecerdasan membuat kalender pendidikan.&lt;br /&gt;Kedua, yang lebih strategis adalah mengoreksi konsep MBS dan organ (Komite Sekolah/Dewan Pendidikan) agar berfungsi sebagai proses pendemokratisasian pendidikan, bukan untuk mobilisasi dana pendidikan. Dana pendidikan tetap menjadi tanggung jawab negara, negara mampu menggratiskan biaya pendidikan bagi warganya yang miskin dari SD-PT asalkan mau. Terbukti banyak uang negara yang dikorup pejabatnya, pengusaha, bayar utang, membeli Sukhoi, operasi militer, dan inefisiensi lainnya. Jadi, jangan atas karena korupsi pejabat, masyarakat menjadi korban.&lt;br /&gt;Ketiga, revisi UU No 20/2003 yang menjadi titik awal privatisasi pendidikan, sekaligus melempar tanggung jawab negara terhadap urusan pendidikan warganya. Pendidikan tetap menjadi tanggung jawab sepenuhnya oleh negara.&lt;br /&gt;Keempat, batalkan rencana pembahasan dan pengesahan RUU BHP menjadi UU BHP karena hal itu akan mengantarkan bangsa ini masuk ke jurang kebodohan sepanjang masa.&lt;br /&gt;Darmaningtyas Anggota Dewan Penasihat CBE di Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-3637708254710724065?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/3637708254710724065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=3637708254710724065' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3637708254710724065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3637708254710724065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/11/pombp3komite-sekolahkepriben-jane.html' title='POM...BP3...Komite Sekolah......kepriben jane...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzHA00uCzWI/AAAAAAAAABY/FIPJgJt9FjY/s72-c/DSC00074+-+Copy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-651871854521193463</id><published>2007-11-03T09:56:00.000+01:00</published><updated>2007-11-11T20:01:06.631+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggo mawas diri seduluurrr'/><title type='text'>Psikopat.. wong sing jiwane ora waras,,.....</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;madurodam: miniatures of nederlands&lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzdCmYhDNII/AAAAAAAAACI/jjrBt51FoCU/s1600-h/FMILY+IN+MDRODAM+038.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131643527595504770" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 276px; CURSOR: hand; HEIGHT: 209px" height="231" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzdCmYhDNII/AAAAAAAAACI/jjrBt51FoCU/s320/FMILY+IN+MDRODAM+038.jpg" width="274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;I am popularizing the terms of some mankind mental 'heart' diseaseas, that is, &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;jubriyarikikahlim&lt;/span&gt;, short for ujub (arrogant), riya (show off), iri (jealous), dengki (hatred), serakah (greedy) and dlolim (hostile/evil).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;May The Highest, The AllMightiest, The Creator and The Owner of all existences prevent us from those illnesses and lead us to the right and blessed directions and actions.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;PSIKOPAT DI TEMPAT KERJA&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;HATI-hati di tempat kerja. Barangkali ada teman, rekan, anak buah, atau staf yang menderita psikopat. Menurut psikolog kriminal, Dr John Clarke, penderita psikopat di tempat kerja selalu punya rencana licik, yang bisa merugikan bahkan menghancurkan Anda. Dari berbagai penelitian diketahui, satu persen dari pekerja dewasa men-derita penyakit kejiwaan ini.&lt;br /&gt;Psikopat berasal dari kata psyche (jiwa) dan pathos (penyakit). Jadi, secara harfiah berarti sakit jiwa.&lt;br /&gt;Tetapi ia berbeda dengan orang gila (skizofrenia). Sebab seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya.&lt;br /&gt;Menurut Robert Hare, yang telah melakukan penelitian selama 25 tahun, seorang psikopat selalu membuat kamuflase rumit. Memutarbalikkan fakta, berbohong, memanipulasi, mencuri, dan menebar fitnah untuk mendapat kepuasan dan keuntungan diri sendiri.&lt;br /&gt;Lebih-lebih psikopat sejati. Dia bisa menghancurkan semangat, karier, dan reputasi orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;Ciri-ciri&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bagaimana ciri-ciri penderita psikopat? Menurut Clarke, beberapa ciri dari kepribadian dan pola perilaku mereka perlu dikenali, supaya seseorang bisa terhindar dari perilaku tak wajar itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;Pertama,&lt;/strong&gt; tak merasa berdosa. Penderita tak pernah menyesali perbuatan liciknya, berapa pun banyak orang yang menjadi korbannya.&lt;br /&gt;Mereka suka menusuk dari belakang. Misal, mengklaim hasil kerja rekan sebagai karyanya. Atau berusaha menjatuhkan na-ma baik rekannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua,&lt;/strong&gt; tampilan memesona. Sukanya berbicara hebat-hebat, tetapi tidak ada kerja nyata. Ia lebih suka berhadapan empat mata dan menghindari rapat kelompok, supaya kedoknya tidak diketahui banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, manipulatif, membengkokkan sistem atau aturan perusahaan untuk kepentingan diri sendiri &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;strong&gt;Keempat,&lt;/strong&gt; parasitis, mencari penghargaan dari hasil kerja orang lain.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelima,&lt;/strong&gt; pembohong yang patologis. Ini berbeda dari pembohong ulung. Jika ketahuan, mereka mengajukan berbagai dalih untuk mencari selamat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keenam,&lt;/strong&gt; sikapnya tak menentu. Ia hanya punya emosi pokok (senang, sedih, dan marah). Pergantian antaremosi terjadi sangat cepat: semenit senang, semenit marah, semenit lagi sedih.&lt;br /&gt;Penderita psikopat mencari pertemanan dengan orang yang punya kedudukan lebih tinggi agar merasa terlindungi.&lt;br /&gt;Namun mereka akan merongrong, sekaligus berteman dengan bos, serta berusaha meniti kedudukan di perusahaan.&lt;br /&gt;Menurut Clarke, ada dua senjata yang bisa dipakai untuk melindungi diri dari psikopat, yaitu pendidikan dan kerja sama tim.&lt;br /&gt;Kenali betul perilaku dan sifat-sifat mereka. Buat aturan-aturan kepegawaian yang membatasi gerak psikopat.&lt;br /&gt;Selain itu, bentuk tim kerja yang bisa membuat mereka tak berdaya. Ciptakan lingkungan kerja yang menerapkan pendekatan kekeluargaan, sehingga psikopat tak punya kesempatan bergerak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( sekang suara merdeka : Senen 9 april 2007 )&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-651871854521193463?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/651871854521193463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=651871854521193463' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/651871854521193463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/651871854521193463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/11/psikopatjiwane-ora-waras.html' title='Psikopat.. wong sing jiwane ora waras,,.....'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzdCmYhDNII/AAAAAAAAACI/jjrBt51FoCU/s72-c/FMILY+IN+MDRODAM+038.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-4713306628826517712</id><published>2007-11-01T22:14:00.000+01:00</published><updated>2007-11-10T21:10:35.941+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaliyan dubes ri utk rep. ceko bpk salim said ing wisma duta 140307'/><title type='text'>Kungker..Kunjungan kerja...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzYJ4YhDNHI/AAAAAAAAACA/yFawZyIW4Mg/s1600-h/FOTO+DG+DUBES+CEKO+SALIM+SAID+-+Copy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131299689693656178" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzYJ4YhDNHI/AAAAAAAAACA/yFawZyIW4Mg/s320/FOTO+DG+DUBES+CEKO+SALIM+SAID+-+Copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#999900;"&gt;Kungker...stuba...... apamaning kiyeh..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Ya ngger para punggawa praja nek kepengin tindakan nang luar negeri utawa manca negara byasane tujuane ya kunjungan kerja utawa studi banding.....desingkat kungker utawa stuba...&lt;br /&gt;Biayane ya biaya sekang negara lha sebab priyayi priyayi kuwe kan ngode lan ngabdi nggo negara...ben pada tambah kawruhe......mundak pengalamane mula dekon ndeleng jagat liyane....kon milang miling....ngko kon nyonto,,,nek ana sing lewih apik manfangati lan nggawe maju kon ditiru lan detularna...sing ala ora usah degawa gawa..... Upamane babagan pendidikan lan piwulangan sing kungker ya pejabat2 pendidikan daerah utawa pusat........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiye mau dina Kemis tanggal 1 November 2007...sedulur2 Punggawa2 pendidikan sekang Indonesia...ana sing sekang Depdiknas Pusat...sekang Propinsi Maluku, Sulaweai lan Sumatra Utara ya pada ulih kanugrahan kungker nang negara Landa....sempat mampir nang Sekolah Indonesia Nederland antar jam 2 awan nganti jam 4an......sawise sowan Dubes RI ing KBRI Den Haag. Rombongan ya ana wong 12 karo pemandune......sing tujuane ya minangka nggolet sisik melik lan nggawe dalan nggo mbukak program sister school utawa sekolah partner...sing siki lagi akeh dibutuhna nang Indonesia merga Undang Undang Pendidikan ngamanahna tiap kabupaten kudu mbukak sekolah bertaraf Internasional...sekang masing masing jenjang. Lha mula kuwe para pejabat gagehan takon takon lan kungker ben ulih wawasan lan pangerten sing mantep....ngko kena detularna maring sing mbutuhna.....&lt;br /&gt;Lha ngesuk senen tanggal 5 arep kungker lan stuba maring American School ing Den Haag..ben lewih marem..soale nek kur ndeleng Sekolah Indonesia wlo nang luar negeri guru2 lan muride kan pada baen rupa lan werna kulite,,,ben variasi ngesuk ndeleng sekolahan sing akeh bulene he he he.......wis dhidsit lah yauw....&lt;br /&gt;Mas Gunar Jarring aja ngguyu yah.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-4713306628826517712?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/4713306628826517712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=4713306628826517712' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4713306628826517712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4713306628826517712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/11/kungker.html' title='Kungker..Kunjungan kerja...'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzYJ4YhDNHI/AAAAAAAAACA/yFawZyIW4Mg/s72-c/FOTO+DG+DUBES+CEKO+SALIM+SAID+-+Copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-3347922284019822758</id><published>2007-11-01T21:47:00.000+01:00</published><updated>2007-11-11T21:33:32.156+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wonten ing ruang kerja kalih tamu pejabat depdiknas pusat'/><title type='text'>hikayat bocah tukang ngarit ( 1 )</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/Rzdmn4hDNKI/AAAAAAAAACY/uPqh7koo2mM/s1600-h/IMG_2214.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131683135783908514" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 313px; CURSOR: hand; HEIGHT: 241px" height="225" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/Rzdmn4hDNKI/AAAAAAAAACY/uPqh7koo2mM/s320/IMG_2214.JPG" width="260" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;WONG NDESA &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TUKANG NGARIT ( 1 )&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Astaghfirullah...moga moga tulisan kiye udu sarana nggo pamer, sombong ujub utawa sum'ah..ning kur nggo lantaran netese rasa syukur sing tan kena dietung marang Guati Sing Maha Kuwaos..sing molak maliking jaman, sing mobah mosekna bumi, srengenge, langit, alam lan jagat saisine.....&lt;br /&gt;Jan...sekang ati sing jero lan bersih...nyong kur arep ndopok babagan urip sing jan lakone ora kena dinyana...kabeh rahasiane Gusti Allah.....ya mbok ana wong sing ngarani werna werna ya ora apa2. Nalika nyong cilik... kakang adiku dulurku pirang2...ana sewelas cacahe...wong tua ora duwe kodean tetep utawa teratur, kur petani biasa,,,, ora ana kasil tetep....mulane sarayat ya kudu brayan...senasib sepenanggungan ....ben pada bisa mangan...carane ben bisa survivelah...luru pangan, sandang lan sarana urip liyane sing serba kecingkrangan.....Ya apa baen delakoni sing penting halal....ya ngingu pitik...wedus....lan liyane....ning kabeh ya anu ora profesional kur nggo samben thok......mulane kasil ya ora sepiraha....ngingu2 ayam ya kur diedoli endog lan pitike dadi ora anu depangan dewe.....ya mangan daging kur ngger ana acara badan, suran, rajab, syaban sing biasane akeh wong pada slametan lan kendurenan utawa duwe gawe......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lah bocah bocah awit cilik ya delatih kon pada nyambut gawe.....ana sing ngarit, nggolet kayu garing utawa repek nggo masak nang dapur, umbah2, bruwun, momong adine, nyapu ( mesia umahe esih lantai lemah )...nek musim panen pari ya kon pada derep....mangkat subuh bali ngisa mlaku puluhan kilo paling2 ulih pari sejiret,,,enggane dekilo nek wis dadi beras ya kur sekilo rong kilo.....wis kesele pol...gegere pegel kabeh..sikile mrengkel....kulite geseng..raine apa maning...wis pokoke ora rupa bocah......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulane ngger dolan bareng kanca2..wis rupane ora deropea...sandangane ala boa...nggendong adine pirang-pirang...jan langka sing simpatik utawa empatik.....langka sing gelem takon....apamaning mandeng utawa ngelus kanthi welas asih.....malah sering tangga teparo wong wong pada njarag nglarani ati...yakue.....ngger pas kumpul2 kanca pada dolan sing deceluk..dealem2 dewehi panganan, dewehi duit lan dekon mlebu ngumah kue ya kae bocah2 sing mloes mloes...resik2 awake lan apik apik klambine merga wong tuane mandan ana bandane mbuh halal mbuh haram....ning ya alhamdulillah awit cilik nyong ora gampang down lan mutung...nelangsa tah iya ( sedih ya nagis mbatin )...Nyong ya gumun sebabe apa menungsa pada nduweni watek pilih kasih....sewiyah wiyah lan dlolim karo bocah cilik utawa anake wong ora duwe sing jan ora njarag nek delairna dadi anake wong sekeng.....kadangkala malah de enyek nganggo omongan mbarang..dekilani cara bahasa Ngindonesiane ya dipandang sebelah mata...diremehna dan dicap bocah sing ora kabegyan...lah......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semene dhisit lah..ngesuk tek sambung maning...akeh banget sambungane mbok 3 kilometer kertas ya ora cukup/........&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-3347922284019822758?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/3347922284019822758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=3347922284019822758' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3347922284019822758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/3347922284019822758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/11/hikayat-bocah-tukang-ngarit.html' title='hikayat bocah tukang ngarit ( 1 )'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/Rzdmn4hDNKI/AAAAAAAAACY/uPqh7koo2mM/s72-c/IMG_2214.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-4326205717805161319</id><published>2007-10-30T23:46:00.000+01:00</published><updated>2007-11-10T19:22:01.409+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kangge mawas diri'/><title type='text'>Sejatining Urip</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzSt3ohDNEI/AAAAAAAAABo/--8v8JEPc50/s1600-h/17_Agustus_2007__19_%5B1%5D.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130917046762288194" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzSt3ohDNEI/AAAAAAAAABo/--8v8JEPc50/s320/17_Agustus_2007__19_%5B1%5D.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#6600cc;"&gt;Sejatine urip ing alam dunyo iki kadyo wong mampir ngombe. Nanging umume manungso kapincut gebyare panggonan ampiran mau..yaiku dunya saisine sing ora langgeng utowo bakal sirna....iki pancen disengkuyung dening pakartine syetan supoyo menungso lali marang tujuan urip sejati yaiku urip mulya slamet sejahtera ing surgo....mulo ano telung golonganing manungso sing mbesuk arep ngunduh wohing pakarti nalika mampir ngombe yaiku.....manungso mudlarat....manungso mubah.....lan manungso manfangat.... manungso mudlarat iku manungso sing tansah nglakoni pakarti olo, budi candolo, daksio sewiyo wiyo marang sepodo podo.....manungso mubah yaiku manungso sing koyo dene watu meneng nglegeg ora ono gunane opo opo..ono tumindak olo yo ora urusan..ono barang lan tumindak becik yo ora dibelo....sing dipikirke yo mung urusane dewe..untunge dewe..enake dewe...menange dewe....sing penting awake dewe aman ora resiko.......... menungso manfaat yoiku manungso sing tansah ninda'ake amar ma'ruf nahi munkar lan fastabiqul khoirot..ngudi marang kesaenan kanthi ikhlas ati bersih namung krono gusti ingkang Moho Kuwaos ingkang dipun udi ridlonipun......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-4326205717805161319?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/4326205717805161319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=4326205717805161319' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4326205717805161319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/4326205717805161319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/10/sejatining-urip.html' title='Sejatining Urip'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzSt3ohDNEI/AAAAAAAAABo/--8v8JEPc50/s72-c/17_Agustus_2007__19_%5B1%5D.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-1298711737307169629</id><published>2007-10-30T17:04:00.000+01:00</published><updated>2007-11-10T20:18:56.119+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lencana karya satya: dubes ri: wisma duta 170807'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzYDGohDNFI/AAAAAAAAABw/1k4_U1LDFkA/s1600-h/doc+17+08+07+052+-+Copy.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131292237925397586" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzYDGohDNFI/AAAAAAAAABw/1k4_U1LDFkA/s320/doc+17+08+07+052+-+Copy.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Halal bi Halal.....&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000099;"&gt;Halal bi Halal utawi silaturahmi meniko salah sawijining tradisi bangsa Indonesia. Kegiatan meniko dipun wontenaken minongko ajang pepanggihan, salam salaman lan ngapuro ngapuranan sawise rampung puasa ing wulan Romadhon lan sawise sholat Idul fitri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah Indonesia Nederland ( SIN ) inggih ngawontenaken acara meniko dinten wau Selasa tanggal 30 october 2007..ing Aula Sekolah. Acara meniko dipun rawuhi dening para siswa, orangtua/wali, tangga teparo sekolah, masyarakat Belanda lan pihak KBRI. Acara dipun wiwiti  jam 12 siang..ngantos jam 14.30 kanthi dhaharan masakan khusus Indonesia ingkang dipun kontribusi dening para orangtua/ wali murid, guru2 lan siswa...... wonten ing kalodangan meniko inggih dipun selingi hiburan spontanitas saking para siswa SIN minongko ajang kreasi apresiasi lan expresi pengembangan diri siswa  kados maos puisi, kur tembang2 rohani lan nasional. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-1298711737307169629?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/1298711737307169629/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=1298711737307169629' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1298711737307169629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1298711737307169629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/10/halal-bi-halal.html' title=''/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzYDGohDNFI/AAAAAAAAABw/1k4_U1LDFkA/s72-c/doc+17+08+07+052+-+Copy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-7316337805011720553</id><published>2007-10-27T11:06:00.001+02:00</published><updated>2007-11-10T20:07:41.614+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LANGLANG EROPA'/><title type='text'>my images</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAuEuCzOI/AAAAAAAAAAU/Tz2uGRYAraU/s1600-h/IMG_2251%25282%2529%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125941592418602210" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAuEuCzOI/AAAAAAAAAAU/Tz2uGRYAraU/s320/IMG_2251%25282%2529%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAuUuCzPI/AAAAAAAAAAc/M3aGxKCfFRo/s1600-h/17_Agustus_2007__17_%5B1%5D.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125941596713569522" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAuUuCzPI/AAAAAAAAAAc/M3aGxKCfFRo/s320/17_Agustus_2007__17_%5B1%5D.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAvEuCzQI/AAAAAAAAAAk/8maSw1XPwsU/s1600-h/arc_de_triomphe%5B1%5D+-+Copy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125941609598471426" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAvEuCzQI/AAAAAAAAAAk/8maSw1XPwsU/s320/arc_de_triomphe%5B1%5D+-+Copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAvkuCzRI/AAAAAAAAAAs/DAv2Q2_zJTU/s1600-h/FOTO+DG+DEDI+MIZWAR.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125941618188406034" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAvkuCzRI/AAAAAAAAAAs/DAv2Q2_zJTU/s320/FOTO+DG+DEDI+MIZWAR.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAwEuCzSI/AAAAAAAAAA0/oPRlaiKSYSM/s1600-h/IMG_2216.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125941626778340642" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAwEuCzSI/AAAAAAAAAA0/oPRlaiKSYSM/s320/IMG_2216.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;friendly indonesian-nederlander gapple tournament: sin wassenaar nederland, sunday 12 october 2007 ( photo courtesy by danny lim )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;with mz sundari sukotjo, indonesian embassy independence day celebration: sin wassenaar nederland, 17 august 2007 ( photo by wariso siswoyo )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;at arc de triomphe paris france; study tour with students n family 15 march 2007&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;with mr deddy mizwar: indonessian embassy cultural extravaganza : sin wassenaar nederland, 18 may 2007&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;with kapustekkom depdiknas ri, mr lilik gani, at keukenhoff nederland, 17 april 2007&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-7316337805011720553?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/7316337805011720553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=7316337805011720553' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/7316337805011720553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/7316337805011720553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/10/my-images_27.html' title='my images'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RyMAuEuCzOI/AAAAAAAAAAU/Tz2uGRYAraU/s72-c/IMG_2251%25282%2529%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6220654192057895670.post-1566347071764076163</id><published>2007-10-27T11:03:00.001+02:00</published><updated>2007-11-15T22:14:00.261+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Louvre Museum Central Paris Square 15032007'/><title type='text'>Hijrahipun Hamba-Hamba Alloh</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzyzhV1wr8I/AAAAAAAAAEY/ail-xWT7uzM/s1600-h/paris-57+-+Copy+1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133175060675211202" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzyzhV1wr8I/AAAAAAAAAEY/ail-xWT7uzM/s320/paris-57+-+Copy+1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#993399;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;KEPALA SEKOLAH BARU SEKOLAH INDONESIA NEDERLAND ( SIN&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt; )&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#339999;"&gt;Perkenalan di Kedutaan Besar RI di Den Haag 4 April 2007&lt;br /&gt;Eka Tanjung ( Wartawan Radio Nederland Seksi Indonesia- Hilversum Nederland )&lt;br /&gt;16-04-2007&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Sekolah Indonesia di Wassenaar Nederland (SIN) punya Kepala Sekolah baru. Bapak Saidan, sebelumnya adalah guru dan wakil kepada sekolah SMA Negeri Patikraja, Purwokerto Banyumas, Jawa Tengah. Ia terpilih menjadi kepala sekolah SIN itu setelah mengikuti seleksi ketat tingkat daerah, propinsi dan nasional.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3366ff;"&gt;&lt;strong&gt;Target Kedepan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Dalam tiga tahun ke depan sebagai kepala di Sekolah Indonesia di Belanda (SIN), ia ingin menjalankan misi dan tugasnya dalam memberikan bekal maupun akses pendidikan bagi seluruh siswa Indonesia di Belanda dan Eropa. Dengan bangga Pak Saidan menyampaikan bahwa SIN memiliki keunggulan tersendiri di antaranya pendidikan agama, moral, budi pekerti, akhlak mulia serta nilai-nilai luhur dan patriotisme Indonesia.&lt;br /&gt;Membandingkan fasilitas dan kwalitas sekolah Indonesia di Nederland dengan sekolah-sekolah di Indonesia, Pak Saidan mengatakan banyak sekolah di Indonesia juga tidak kalah. Ia mencontohkan jumlah murid sekolah di Indonesia yang sampai seribu siswa. Bahkan sampai harus ada seleksi dan menolak siswa. Sedangkan SIN di Belanda ini jumlah muridnya tahun ajaran 2006/7 hanya 31 siswa (7 siswa SD, 14 siswa SMP dan 10 SMA.) Siswa yang sekolah di SIN itu kebanyakan putra-putra diplomat, putra para tentara AL satgas Korvet yang bertugas di Vlissingen Belanda, dan masyarakat Indonesia yang bermukim di Belanda/Eropa. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#330099;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#330099;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jumlah Siswa Harus Ditingkatkan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;Pak Saidan menyadari jumlah siswa di sekolahnya bisa ditingkatkan. Untuk itu dia akan lebih giat mempromosikan SIN lewat media massa, sosialisasi ke masyarakat Indonesia di Belanda dan Eropa dan para diplomat di KBRI di seluruh Eropa. Untuk siswa yang tinggal di luar Belanda, SIN menyediakan asrama yang mampu menampung sampai 40 siswa."Sekarang ini sudah ada diplomat RI di Roma Italia, Brussel Belgia, Hamburg Jerman, Paris Perancis dan Praha Ceko yang menyekolahkan putra-putri mereka di SIN Belanda," demikian imbuhnya. Ditanya tentang karakter pribadinya, pria kelahiran Kebumen Jawa Tengah, 24 Agustus 1966 itu mengatakan dirinya sebagai seorang yang mengemban amanah yang akan dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat. Ia menganut sistem management modern dimana seorang kepala sekolah merupakan koordinator, sehingga seluruh keputusan, kebijakan maupun hal-hal menyangkut kepentingan umum masyarakat dan kepentingan siswa diambil berdasarkan hasil musyawarah yang melibatkan seluruh komponen sekolah siswa, guru dan orang tua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#6633ff;"&gt;Pimpinan Demokratis dan Sinergis&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Sebagai kepala sekolah Pak Saidan tidak menerapkan model straf atau sangsi secara fisik, jadi kalau ada anak yang "bandel" ia lebih memilih pendekatan psychologis. "Mendengarkan dan mengajak duduk berdiskusi, dan mencarikan solusi secara kekeluargaan. Dari pandangan pendidikan tidak ada anak nakal, yang ada adalah anak yang butuh perhatian dan butuh didengarkan."&lt;br /&gt;Baru sampai di Belanda Pak Saidan sudah berkenalan dengan sulitnya mencari tempat tinggal di Belanda. Setelah satu bulan mencari, ia akhirnya bisa bernafas lega menemukan tempat tinggal di Belanda bersama istri Dwi Noerani dan tiga anaknya yaitu Hilda Latifa Zahrahma SD kelas 1, Muhammad Basyir Berendra SD kelas 6 dan Muhammad Habib Mahendra kelas 3 SMP.&lt;br /&gt;Ketika ditanya kesannya tentang Belanda, Pak Saidan mengatakan bahwa walaupun Belanda dingin tapi keluarganya menikmati dan mensyukuri kesempatan yang tidak bisa dinilai dengan uang. Dia bersyukur Belanda memiliki komunitas Indonesia yang besar dan ada sekolah Indonesianya ( &lt;span style="color:#000099;"&gt;sumber: ranesi 16-04-2007&lt;/span&gt; )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6220654192057895670-1566347071764076163?l=prabulanglangjagat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/feeds/1566347071764076163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6220654192057895670&amp;postID=1566347071764076163' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1566347071764076163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6220654192057895670/posts/default/1566347071764076163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prabulanglangjagat.blogspot.com/2007/10/my-images.html' title='Hijrahipun Hamba-Hamba Alloh'/><author><name>Prabulanglangjagat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03461398834341142854</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dYmIrEuiysQ/R-60k_X2SZI/AAAAAAAAAKQ/5Kg-7FUXdVk/S220/FOTO+RESMI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dYmIrEuiysQ/RzyzhV1wr8I/AAAAAAAAAEY/ail-xWT7uzM/s72-c/paris-57+-+Copy+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
